MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Tampek: Penyebab, Gejala dan Cara Penanganannya pada Si Kecil

    author icon

    Allysa Denia Putri

    calendar icon

    01 Mar 2022

    category icon

    7-12 bulan

    category icon

    7-12 bulan

    Tampek: Penyebab, Gejala dan Cara Penanganannya pada Si Kecil

    Si kecil terkena tampek moms? Tampek atau biasa disebut campak (morbili, measles, rubeola) pada si kecil disebabkan oleh virus yang hidup di tenggorokan dan hidung. Virus ini menyebabkan demam dan juga ruam merah yang khas pada tubuh. Indonesia sendiri merupakan salah satu dari negara dengan kasus tampek atau campak terbanyak di dunia berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2018. 

    Jika si kecil tertular hal ini bisa melalui kontak langsung dengan penderita atau melalui percikan ludah yang keluar dari batuk, bersin maupun pilek. Dikutip dari cdc.gov bahwa jika satu orang terinfeksi tampek maka 9 dari 10 orang sekitarnya dapat terinfeksi, si kecil akan mudah terkena tampek dalam waktu singkat jika tidak imunisasi bahkan hanya berada di ruangan yang sama dengan penderita tampek berada. 

    Penyebab Tampek pada Si Kecil  

    Penyakit tampek pada si kecil dapat disebabkan oleh virus dalam golongan paramixovirus dan dapat menular langsung ketika kontak langsung dengan penderita yang umumnya disebarkan melalui udara. Penderita tampek dapat menularkan infeksi dalam waktu 2-4 hari sebelum timbul ruam pada kulit dan empat hari setelah ruam kulit mucul. Virus ini dapat menginfeksi saluran pernapasan si kecil dan menyebar ke seluruh tubuh. Jika si kecil yang terinfeksi maka dibutuhkan penangan dengan segera agar kondisi si kecil dapat segera membaik sehingga tidak sampai terjadi komplikasi. 


    Baca Juga:
    Cara Mengobati Tampek pada Bayi, Moms Perlu Waspada Nih!


    bannerbanner

    Gejala Tampek pada Si Kecil

    Gejala tampek pada si kecil yang dilansir dari aboutkidshealth.ca yaitu tampek akan mulai menimbulkan gejala ruam-ruam kemerahan dimulai dari wajah, leher bagian atas, belakang telinga dan menyebar kebagian tubuh lainnya. Ruam ini akan disertai dengan demam yang akan berlangsung beberapa hari, batuk, pilek dan terkadang menyebabkan mata merah. Selang beberapa hari ruam akan mulai berkurang dan meninggalkan bercak-hitam-coklat yang nantinya akan menghilang. 


    Baca Juga:
    Vaksin Campak: Manfaat, Efek Samping, dan Waktu Jadwal Pemberian Pada Si Kecil


    bannerbanner

    Cara Penanganan Tampek pada Si Kecil  

    Penyakit ini tidak boleh dianggap enteng apalagi jika si kecil yang terinfeksi maka dibutuhkan penangan yang cepat agar kondisi si kecil dapat segera membaik dan tidak sampai komplikasi. Penderita tampek yang mengalami komplikasi butuh dirawat inap di rumah sakit, dikutip dari kidshealth.org beberapa komplikasi yang bisa menyertai tampek pada si kecil yaitu infeksi telinga, infeksi pneumonia, diare, batuk berat dan ensefalitis (infeksi otak) yang jarang terjadi.

    Komplikasi sendiri bisa terjadi karena penyebaran melalui aliran darah ke jaringan tubuh lainnya, namun bagi si kecil yang tidak pernah mendapatkan imunisasi maka dapat menjadi sangat berat bahkan bisa menyebabkan kematian pada si kecil. Cara penanganan tampek pada si kecil tergantung pada gejala, usia dan kesehatan umum anak atau tergantung pada seberapa parah kondisinya. Bila tampek pada si kecil bergejala ringan maka cukup dengan obat jalan tanpa perawatan di rumah sakit, jika campak disertai komplikasi maka harus segera dilakukan perawatan di rumah sakit.

    Menurut dr.Eiyta Ardinasari dalam bukunya disebutkan beberapa penangan campak atau tampek pada si kecil jika bergejala ringan yaitu perlu perawatan di tempat terpisah agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain, diberi asupan makanan yang bergizi seimbang dan cukup untuk si kecil sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mandikan si kecil untuk menjaga kebersihannya, cegah si kecil untuk tidak menggaruk kulit dan istirahat yang cukup. Untuk menjaga kebersihan dan kenyaman si kecil dalam masa penyembuhan moms bisa mencuci baju si kecil dengan Oh My Orange Antibacterial Laundry Detergent dengan wangi jeruk yang menyegarkan bisa bikin si kecil nyaman. 

    tips parenting
    kesehatan anak
    gizi anak
    penyakit anak
    tumbuh kembang anak

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon