Mamapedia Logo
Usia Kehamilan 2 Bulan, Begini Perkembangan Si Kecil dalam Perut Moms!

Usia Kehamilan 2 Bulan, Begini Perkembangan Si Kecil dalam Perut Moms!

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon04 08 2020
category iconKehamilan & Menyusui, Gizi & Kesehatan, Masa Kehamilan,

Bagi kebanyakan Moms, memasuki usia 2 bulan baru terasa banyak perkembangan terkait kehamilan, mulai dari mual yang lebih intens, pola makan yang berubah, dan sebagainya.

Moms perlu mempersiapkan diri dengan beradaptasi agar tubuh tetap kuat dan mendapat segala asupan yang dibutuhkan.

Gejala Kehamilan 2 Bulan

Pada bulan ke-2 kehamilan, sebagian besar Moms mulai mengalami banyak gejala yang merupakan tanda bagi hadirnya bayi baru di rahimnya.

  • Mual atau Morning Sickness. Pada tingkat biologis, itu tidak memiliki efek negatif pada bayi atau kesehatan Moms. Namun, perasaan terus-menerus ingin muntah dapat menyebabkan gangguan makan dan kegagalan untuk fokus pada pekerjaan.
  • Mood Swing. Ini sangat umum terjadi selama 1-10 minggu pertama kehamilan, menurut The American Pregnancy Association. Sebagian besar disebabkan oleh progesteron dan estrogen, yang mengakibatkan pergeseran komposisi kimia otak. Namun Moms tetap bisa mengatasi mood swing ini.
  • Banyak BAK. Frekuensi BAK yang meningkat Ini merupakan hasil dari mensekresi hormon human Chorionic Gonadotropin (hCG), dan akan terus ada selama kehamilan. Oleh karena itu, hidrasi menjadi prioritas tertinggi untuk setiap ibu hamil.
  • Mengidam. Kondisi ngidam akan lebih parah dari pada mood swing, karena biasanya berujung pada kekurangan nutrisi biasanya disebabkan mengidamkan sesuatu yang aneh.

Perkembangan Janin saat Hamil 2 Bulan

Saat hamil 2 bulan, bayi baru dalam tahap awal mengambil bentuk manusia. Saat USG, bayi terlihat seperti makhluk luar angkasa dari planet yang berbeda. Bayi terlihat menyerupai tabung melengkung, dengan kepala di satu ujung, dan bokong di ujung lainnya.

Tabung ini adalah tempat sumsum tulang belakang mulai berkembang, bersama dengan plasenta. Sekecil apa pun kelihatannya, pertumbuhan bayi di bulan ke-2 kehamilan hampir sepuluh ribu kali tahap pertama dari keberadaannya.

Ciri-ciri wajah, termasuk mata, hidung, telinga mulai perlahan muncul di kepala, sementara dahi tetap berukuran raksasa. Dokter mungkin akan Meminta Moms untuk mendengarkan detak jantung bayi pada sekitar minggu ke-6 kehamilan.

Pada periode ini, alat kelamin dan anggota badan juga terbentuk meskipun hampir tidak dapat dibedakan. Sebagian besar organ tubuh juga sudah mulai berkembang pada tahap ini.

Dilansir Webmd tabung saraf (otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf lainnya dari sistem saraf pusat) telah terbentuk dengan baik. Saluran pencernaan dan organ indera mulai berkembang.

Embrio juga mulai bergerak, meskipun Moms belum bisa merasakannya. Pada akhir bulan kedua kehamilan, janin memiliki sekitar 2,54 cm panjangnya dengan berat sekitar 9,45 g.

Bentuk Perut saat Hamil 2 Bulan

Baby bump mungkin belum terlihat saat hamil 2 bulan. Moms bahkan mungkin kehilangan berat badan jika mengalami morning sickness atau kepekaan yang parah terhadap makanan yang biasanya dimakan.

Namun, ketika Moms mulai menambah berat badan sedikit, banyak perempuan merasa kembung tetapi seiring berjalannya minggu, Moms akhirnya akan menambah berat badan. Tenang, ini hanya awal dari perjalanan!

Pada tahap ini Moms sudah harus siap dengan perubahan bentuk perut hingga akhir masa kehamilan. Gunakan Belly Cream MOOIMOM yang mampu memberikan efek relaksasi pada kulit perut yang kian membesar.

Moms harus bersiap menghadapi munculnya stretch mark pada bulan berikutnya, sehingga Belly Cream MOOIMOM akan sangat membantu Moms dalam memudarkan bekas stretch mark di perut.

Moms tidak perlu khawatir, karena Belly Cream MOOIMOM ini berbahan aman sehingga tidak menimbulkan efek samping di kulit, serta cocok pada semua jenis kulit.

Baca Juga: 10 Fakta Tentang Stretch Mark Pada Ibu Hamil

Pantangan untuk Ibu Hamil 2 Bulan

Dilansir dari Sanfordhealth.Org, ada beberapa hal yang dilarang dilakukan oleh Moms yang sedang hamil 2 bulan. “Yang pertama adalah jangan merokok,” kata JoLyn Seitz, MD, seorang dokter kandungan di Sanford Health.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), perempuan yang merokok selama kehamilan lebih berisiko keguguran, dan bayi yang dilahirkan berisiko lebih tinggi untuk cacat lahir, seperti bibir sumbing atau langit-langit mulut sumbing, prematur, dan sebagainya.

Selanjutnya, jangan makan daging mentah karena berisiko tertular listeriosis dan toksoplasmosis. Ini dapat menyebabkan penyakit serius dan mengancam jiwa. Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan cacat lahir yang parah hingga keguguran.

Ibu hamil 2 bulan juga dilarang mengunjungi tempat sauna. Ada risiko terlalu panas, dehidrasi, dan pingsan jika menggunakan sauna, bak mandi air panas atau ruang mandi uap.

Sangat mungkin bahwa kenaikan suhu inti yang signifikan dapat memengaruhi perkembangan bayi, terutama pada trimester pertama kehamilan.

Pepatah ibu hamil harus makan untuk dua orang telah lama ada . Tapi, abaikan saja karena banyak ibu hamil yang menambah berat badan tidak normal karena terlalu banyak selama kehamilan. Ketika itu terjadi, bayi berisiko lebih besar mengalami obesitas di kemudian hari.

Vitamin Saat Hamil 2 Bulan

Asupan makanan yang seimbang akan memenuhi seluruh kebutuhan tubuh Moms dan bayi. Tapi, ada juga ibu hamil yang kesulitan melakukannya sehingga direkomendasikan mengkonsumsi vitamin dan mineral tertentu.

  • Asam Folat. Food and Drugs Administration (FDA) merekomendasikan agar ibu hamil mengonsumsi 800 mcg folat setiap hari selama kehamilan. Kadar asam folat berdampak pada penutupan tabung saraf dan karena perkembangan ini terjadi pada awal kehamilan, calon ibu harus yakin bahwa mereka mengonsumsi asam folat dalam jumlah cukup.
  • Zat Besi. Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan ibu hamil untuk mendapatkan 18 mg zat besi setiap hari. Zat besi yang cukup membantu bayi yang sedang tumbuh menerima jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengembangkan jantung, paru-paru, dan otot yang kuat.
  • DHA. Banyak manfaat DHA yang direkomendasikan untuk dikonsumsi selama trimester pertama kehamilan. DHA sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fungsional otak bayi.
  • Vitamin B6. Food and Drugs Administration (FDA) merekomendasikan agar ibu hamil mengonsumsi 2,5 mg vitamin B6 setiap hari selama kehamilan. Vitamin B6 dibutuhkan untuk membantu meringankan mual selama kehamilan.

Memasuki usia 2 bulan kehamilan menjadi sangat krusial karena saat terpenting pertumbuhan pertama janin. Karena itu, selalu konsultasikan dengan gejala kehamilan yang Moms rasakan ya, terutam ajika ini adalah kehamilan pertama Moms.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE