Mamapedia Logo
Ragam Manfaat Tummy Time dan Cara Membuat Bayi Nyaman Saat Melakukannya

Ragam Manfaat Tummy Time dan Cara Membuat Bayi Nyaman Saat Melakukannya

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon18 05 2021
category iconTumbuh Kembang Anak, Gizi & Kesehatan, Tips,

Melihat bayi tengkurap memang menggemaskan ya, Moms. Berita baiknya, membiarkan bayi tengkurap beberapa saat (atau yang biasa disebut dengan istilah tummy time) ini juga memberikan banyak manfaat untuk bayi Anda, lho.

Tummy time adalah sesi latihan tengkurap pada bayi. Tidak ada aturan pasti usia ideal bayi untuk melakukan aktivitas ini. Namun, American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar tummy time sudah dilakukan beberapa hari setelah bayi lahir dan tidak ditunda.

Baca Juga: Bayi Tengkurap, Duduk, Merangkak Hingga Berjalan Pada Usia Berapa?

Manfaat Tummy Time

Ketika melakukan tummy time, bayi akan berusaha mengangkat kepalanya ke atas. Latihan ini bermanfaat untuk mengembangkan otot-otot tubuhnya, khususnya otot leher, dada, bahu, dan lengan. Manfaat Tummy time lainnya juga dapat melatih keseimbangan tubuh bayi agar bisa segera berguling, merangkak, duduk, dan berjalan.

Selain itu, masih banyak manfaat tummy time lain yang diperoleh bayi jika dilakukan dengan rutin. Manfaat tersebut antara lain:

1. Melatih Kemampuan Koordinasi Mata dan Tangan

American Academy of Pediatrics menyarankan untuk mulai memberikan tummy time, setidaknya 5 menit per hari untuk permulaan. Agar semakin seru, letakkan mainan di depan anak saat ia tengkurap. Dengan begitu, ia akan berusaha meraihnya, dan ini membantu anak melatih koordinasi mata dan tangannya.

2. Memperkuat Otot

Saat tengkurap, bayi akan banyak menggunakan otot yang jarang ia gunakan jika hanya telentang saja. Aktivitas ini memperkuat otot leher, perut, punggung, dan lengannya.

3. Mempertajam Penglihatan

Pandangan anak saat telentang tentu beda dengan saat tengkurap. Posisi saat tengkurap membuatnya mampu melihat perspektif baru, melihat ke segala penjuru, dan bayi juga belajar untuk mengenali suara dan gerakan dari lingkungan sekitarnya.

4. Motorik Kasarnya Semakin Kuat

Saat pertama tengkurap, bayi mungkin akan menolaknya. Namun itu yang membuatnya menendang dan mendorong sekuat tenaga. Tanpa ia sadari, itu bisa meningkatkan kemampuan motorik kasarnya lho, Moms. Ketika motorik kasarnya semakin kuat, maka ia juga akan lebih siap belajar merangkak, berjalan, dan berlari.

5. Belajar Mandiri

Tummy time membuat tubuh si Kecil semakin kuat, dan ketika tubuhnya semakin kuat maka secara alami ia akan memiliki naluri untuk menjelajah lebih jauh lagi. Sifat eksploratif itu juga memicu sikap mandiri, yang akan terus berguna sampai ia dewasa kelak.

6. Mencegah Kepala Peyang

Risiko kepala bayi peyang atau flat head syndrome bisa berkurang dengan rutin memberikan tummy time lho, Moms. Tentu saja ini bisa dicegah, karena salah satu penyebab flat head syndrome adalah bayi terlalu sering berbaring telentang.

Baca Juga: Bolehkah bayi tidur tengkurap? Simak Disini, Moms!

Cara Membuat Bayi Nyaman Melakukan Tummy Time

Para ahli mengatakan bayi yang jarang melakukan tummy time, kemampuan motoriknya lebih berisiko terlambat. Pengalaman berbaring di atas perut membantu bayi belajar mengangkat tubuhnya dalam posisi push up, sit up, berguling, merangkak, dan juga memanjat untuk berdiri. 

Jika bayi tidak nyaman dengan posisinya saat tummy time, Moms tidak usah khawatir. Itu adalah hal biasa. Biarkan si Kecil berusaha mengangkat kepalanya. Berusahalah membuat bayi nyaman melakukan aktivitas ini. Tidak perlu waktu lama, cukup 2-5 menit per hari. Jika bayi sudah terbiasa, tingkatkan menjadi 3-5 kali sehari selama 5 menit.

Berikut beberapa tip agar bayi nyaman melakukan tummy time.

1. Cari Waktu yang Tepat

Pastikan bayi tidak lapar saat melakukan tummy time. Tapi tidak juga dalam perut yang kenyang. Jangan lakukan tummy time setelah makan, tunggulah hingga 1 jam agar si Kecil tidak muntah.

2. Ajak Bayi Berinteraksi

Bayi akan sebentar bertahan bila perutnya sudah terasa tidak nyaman. Selain menangis, dia juga akan berusaha berguling agar merasa lega. Moms bisa mengajak bayi berbicara, bernyanyi atau bermain "ci luk ba" untuk mengalihkan perhatiannya.

3. Cari Posisi Alternatif

Moms bisa meletakkan bayi berada di atas perut. Carilah posisi paling nyaman dengan berbaring di ranjang, kursi santai, ataupun diatas karpet lantai. Moms juga bisa meletakkan gulungan handuk kecil atau bantal kecil untuk menopang dada dan bawah ketiaknya.

Setelah berusia 4 bulan, Moms bisa lakukan bermain pesawat terbang. Letakan perut bayi di atas kaki, mulai dari lutut-pangkal bawah kaki. Angkat dia layaknya pesawat terbang. Moms juga bisa memposisikan wajahnya ke samping, agar bisa berinteraksi dengannya.

4. Berikan Permainan

Letakanlah mainan berwarna-warni seperti rattle, atau gunakan playmate dengan banyak gambar menarik. Sediakanlah bola karet yang bisa menopang tubuh bayi, posisikan perut bayi bersandar di bola, ayunkan tubuhnya ke depan dan kebelakang secara pelan. Bayi akan menyukainya seakan diayun-ayun.

5. Berikan Alas yang Nyaman

Terakhir, yang tak kalah penting adalah Moms harus memberikan bayi alas yang nyaman. Moms bisa memilih MUGU Folding Play Mat karena berbahan lembut dengan ketebalan 1 cm, sehingga cocok digunakan untuk bayi. Memiliki desain permukaan anti-slip dan bertekstur, menjadikannya tidak licin serta membantu melatih perkembangan motorik bayi.

MUGU Folding Play Mat ini tidak beracun dan tidak berbau, bebas BPA, phtalates, dan timbal. Selain itu, alas ini juga multifungsi, cocok untuk berbagai keperluan: Alas balita, matras bermain, matras piknik, matras yoga.

Dapatkan manfaat tummy time untuk si Kecil secara maksimal dengan membeli MUGU Folding Play Mat di www.mooimom.id ya!

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE