Mamapedia Logo
Perut Bayi Kembung dan Berbunyi, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Perut Bayi Kembung dan Berbunyi, Benarkah Pencernaan Bayi Terganggu?

author iconIka
date icon06 02 2021
category iconMenyusui, Tumbuh Kembang Anak, Gizi & Kesehatan,

Adakalanya bayi tiba-tiba menangis karena merasakan sesuatu yang kurang baik dalam tubuhnya. Salah satu keluhan yang seringkali datang adalah perut kembung. Terkadang pula, terdengar bunyi yang bersumber dari dalam perut bayi.

Perut kembung termasuk keluhan yang lumrah dialami bayi berusia hingga tiga bulan. Sistem pencernaan yang belum sempurna membuat tubuh bayi mudah bereaksi terhadap pelbagai perubahan pola makan. Lebih jauh mengenai tanda-tanda sistem pencernaan bayi yang rentan terhadap pelbagai keluhan kesehatan, bisa dibaca di sini.

Jangan buru-buru khawatir, ya, Moms. Ketika bayi mengalami perut kembung dan bunyi, mari kita cermati dulu penyebabnya.

1. Menelan banyak udara

Tak ubahnya orang dewasa, udara mungkin sekali turut masuk ke saluran pencernaan bayi. Masuknya udara biasanya dipicu tangisan bayi yang kian sering ketika terdapat keluhan dalam tubuhnya. Atau, bisa jadi lantaran Moms memberi mainan untuk digigit atau teether yang, awalnya, supaya bayi lebih tenang. Ketika membuka mulut untuk mulai menggigit teether, udara justru masuk menuju sistem pencernaan bayi.

Dalam sistem pencernaan bayi, udara berpotensi terjebak pada lengkungan usus atau tempat lainnya selama beberapa menit. Kondisi seperti ini bisa menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Maka ia mulai menangis.

2. Terlalu Cepat Menelan Cairan

Moms, mari sama-sama memperhatikan cepat atau tidaknya Si Kecil meminum susu--dari dot--atau mengisap langsung air susu ibu (ASI). Jika ia meminum susu dari dot, bisa jadi lubang dot nya terlalu besar. Kalau ia mengisap ASI, mungkin juga aliran ASI Moms lebih deras dari hari-hari sebelumnya. Maka, ketika membeli dot, pastikan ukurannya sesuai usia bayi.

3. Pemberian susu formula

Salah satu risiko yang menyertai penggunaan susu formula terkait dengan sistem pencernaan bayi. Bagaimanapun, cairan ASi lebih mudah diterima oleh lambung. Sementara, susu formula, mungkin sedikit lebih sukar. Itulah mengapa bayi yang mengonsumsi susu formula lebih rentan terkena gangguan pada sistem pencernaan. Beberapa keluhan, antara lain perut kembung serta sembelit.

4. Alergi terhadap makanan tertentu

Ketika perut bayi kembung disertai bunyi, barangkali ia alergi terhadap susu formula yang sehari-hari dikonsumsi. Alergi dapat menyebabkan pelbagai keluhan pada sistem pencernaan. Bisa juga bayi mengalami alergi terhadap makanan yang Moms konsumsi. Misalnya produk olahan kedelai, produk olahan susu serta beberapa sayuran. Termasuk kol dan brokoli.

Baca juga: Kenali Jenis Alergi pada Bayi

Bagaimana dengan bunyi yang terdengar dari perut bayi?

Bunyi yang keluar dari perut bayi justru menandakan sistem pencernaan mereka berfungsi dengan baik. Sebaliknya, perut bayi yang tiba-tiba bebas dari bunyi-bunyian malah lebih mengkhawatirkan.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE