Mamapedia Logo
Membedong Bayi yang Baik dan Aman, Inilah Caranya Moms!

Moms, Inilah Cara Membedong Bayi yang Baik dan Aman

author iconNandita Adilfi
date icon22 03 2021
category iconTumbuh Kembang Anak, Tips, Kelahiran Anak,

Membedong bayi adalah kebiasaan yang diwariskan turun-temurun dan masih dilakukan oleh banyak ibu sampai sekarang ini. Kain atau selimut yang digunakan untuk membedong dianggap dapat membuat bayi merasa hangat dan nyaman saat tidur. Moms harus tahu cara membedong bayi yang baik dan aman agar bayi nyaman dan tidak terganggu perkembangan tubuhnya.

Membedong adalah teknik membalut bayi yang baru lahir dengan menggunakan kain atau selimut. Dilansir dari laman Health Harvard, membedong bayi bukanlah suatu kewajiban. Jadi Moms jangan khawatir jika bayi memberontak ketika dibedong. Hindari juga untuk membedong bayi sepanjang hari. 

 

Baca juga: 5 Perlengkapan Tidur Bayi Agar Si Kecil Nyaman dan Aman

 

Manfaat Membedong Bayi

Membedong bayi dengan selimut atau kain flanel berbentuk persegi empat memang sudah sejak lama dilakukan oleh para ibu. Namun, hal tersebut bukanlah sebuah kewajiban. Mitos yang beredar terkait bayi harus dibedong agar kaki bayi lurus adalah salah dan hanya mitos belaka. Berikut ini adalah manfaat membedong bayi:

1. Membantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Masih dilansir dari laman Health Harvard, tertulis bahwa membedong bayi dapat membuat bayi tidur lebih nyenyak dan nyaman, serta menenangkan bayi. Manfaat ini secara efektif akan terasa pada bayi, jika Moms membedongnya dengan cara yang benar dan tidak terlalu kencang. 

2. Dapat Membuat Bayi Merasa Nyaman

Membedong bayi dengan kain otomatis akan membuatnya merasa lebih hangat. Kondisi ini akan mengingatkan mereka pada lingkungan saat mereka masih berada di dalam rahim. Bayi yang dibedong juga biasanya jarang menangis. Hal ini terjadi karena membedong bayi membuat mereka merasa seperti dipeluk.

3. Membantu Ibu Saat Menyusuinya

Sebagian ibu yang baru pertama kali menyusui sering kesusahan mencari cara dan posisi menyusui yang benar. Seringkali bayi juga banyak bergerak untuk mencari posisi yang pas untuk menyusu, sehingga ibu semakin sulit menempatkannya dalam posisi yang nyaman. Dengan membedong, bayi merasa tenang, sehingga proses belajar menyusui menjadi lebih lancar.

4. Dapat Membuat Bayi Tidur Lebih Lama

Bayi yang baru lahir kadang-kadang mengalami refleks kejut tanpa sebab saat memasuki fase tidur nyenyak atau deep sleep. Hal ini bisa mengganggu tidur bayi. Membedong bayi dapat membantu bayi mengatasi refleks kejut tersebut dan membuatnya dapat segera tertidur kembali karena ia merasa seperti dipeluk.   

5. Menenangkan Bayi yang Sedang Rewel

Bayi yang sedang rewel biasanya akan menangis terus menerus dan menarik kedua tungkai kakinya. Dengan membedong dan menggendong, bayi akan merasa hangat dan nyaman, sehingga ia akan menjadi lebih tenang. Moms juga bisa menidurkan bayi tanpa menggendongnya dengan cara ini.

6. Mengurangi Risiko Terjadinya Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)

Saat bayi tidur dalam posisi terbedong, otomatis membuat posisi tidurnya berada dalam posisi telentang, sehingga kematian mendadak pada bayi atau SIDS pun dapat dicegah. SIDS pada bayi seringkali terjadi karena posisi tidur bayi yang menyamping atau menumpu perut (telungkup) yang membuat bayi kesulitan bernapas. Beberapa faktor lain penyebab SIDS bisa dicek di sini.

 

Cara Membedong Bayi yang Baik dan Aman

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk mencegah bahaya membedong bayi adalah menghindari bedong terlalu kencang. Moms harus memberikan ruang untuk bayi menggerakkan kakinya agar perkembangan bayi tidak terhambat. Moms juga bisa menggunakan produk Flat-head Prevention Pillow yang membuat bayi tidur dengan posisi rata dan nyaman, serta terhindar dari risiko kepala peyang.

Berikut ini panduan untuk Moms dalam membedong bayi yang baik dan aman:

  • Tempatkan kain atau selimut untuk membedong bayi di permukaan yang rata. Kemudian, lipat ujung bagian atasnya sedikit hingga kain hampir menyerupai bentuk segitiga. Gendong bayi, dan perlahan tempatkan di atas kain bedong, tepat di bagian tengah. Pastikan batas lipatan atas kain bedong bayi di sekitar bahu.
  • Luruskan tangan kiri bawah bayi kemudian rapatkan dengan tubuh. Tarik ujung kain di sisi kiri bayi hingga menutupi lengan kiri hingga dadanya. Selipkan ujung kain tersebut di bagian bawah ketiak kiri lalu ke punggung. 
  • Lipat kain bedong bayi bagian bawah ke arah pundak bayi. Jangan melipat terlalu ketat, biarkan ada ruang di sekitar kaki bayi. 
  • Sambil memegang lembut bayi agar tidak berpindah posisi, ambil ujung kain bedong sebelah kanan bayi hingga menutupi tubuhnya. Kemudian lipat sisa kain bedong bayi ke bagian punggung bayi.

 

Baca juga: Daftar Perlengkapan Bayi yang Wajib Dibawa Saat Liburan 

 

Moms itulah manfaat dan tips untuk membedong bayi dengan baik dan aman agar bayi merasa nyaman saat tidur. Moms juga harus pastikan tidak membedong bayi terlalu ketat agar bayi masih bisa sedikit bergerak dan bisa bernapas dengan leluasa. Bila bayi terlihat mengeluarkan keringat, rambutnya basah dan pipinya memerah, sebaiknya Moms lepaskan kain atau selimut yang membedongnya.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE