MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Moms, Hindari 6 Kesalahan dalam Menyimpan ASIP Ini

    author icon

    Dinda Ayu Saraswati

    calendar icon

    02 Dec 2020

    category icon

    Tips Menyusui

    category icon

    Tips Menyusui

    Moms, Hindari 6 Kesalahan dalam Menyimpan ASIP Ini

    WHO menyarankan pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan.

    Jika kondisi sang ibu tidak memungkinkan untuk menyusui langsung, baik karena kondisi fisik, kesehatan, atau pekerjaan, WHO menyarankan untuk memberikan ASI perah.

    Namun, memompa dan menyimpan ASIP terkadang menjadi pekerjaan yang tidak mudah. Padahal penyimpanan ASIP yang salah dapat membahayakan kondisi kesehatan bayi.

    Nah, pastikan Moms tidak melakukan kesalahan-kesalahan dalam menyimpan ASIP yang ada di bawah ini:

    1. Melupakan Label

    Memberi label pada setiap tempat penyimpanan ASIP yang digunakan adalah hal penting yang tidak boleh Moms lewatkan.

    Jika tidak memberikan label pada masing-masing kantong penyimpanan, maka Moms akan kesulitan untuk mengetahui tanggal dan waktu ASIP tersebut dipompa.

    Akibatnya Moms berpotensi menggunakan ASIP yang sudah disimpan terlalu lama atau kadaluwarsa.

    2. Tidak Memerhatikan Lama Penyimpanan

    Menggunakan ASIP yang sudah disimpan terlalu lama atau kadaluwarsa tentunya dapat berdampak sangat buruk bagi bayi.

    Maka dari itu, penting untuk memperhatikan berapa lama ASIP sudah disimpan. Inilah mengapa Moms perlu melabeli setiap kantong ASIP sebelum disimpan.

    Ketika mengambil ASIP yang disimpan, baca label tersebut dan buang ASIP yang sudah tidak layak konsumsi.

    ASIP yang disimpan di dalam kulkas dapat bertahan setidaknya selama delapan hari. Penyimpanannya juga harus diperhatikan, yakni di rak bawah di bagian belakang kulkas, bukan di bagian pintu.

    Jika Moms menyimpan ASIP di dalam cooler box, pastikan tidak lagi memberikannya pada si Kecil setelah lewat dari 24 jam.

    Sementara ASIP yang disimpan di freezer dapat digunakan hingga maksimal 9 – 12 bulan.

    3. Menggunakan Lemari Es Umum

    Kembali bekerja mungkin membuat Moms bingung mencari tempat untuk menyimpan ASIP di kantor.

    Meskipun begitu, jangan pernah menggunakan lemari es umum yang ada di kantor untuk menyimpan ASIP karena sangat berbahaya.

    Selain sangat mungkin rekan kerja salah mengambil ASIP tersebut karena mengiranya sebagai susu biasa atau creamer, ASIP yang disimpan di dalam kulkas kantor juga berisiko terkontaminasi dengan berbagai makanan yang ada di dalam kulkas tersebut.

    Salah satu solusi yang bisa digunakan untuk menyimpan ASIP saat berada di kantor adalah cooler bag.

    4. Menggunakan Plastik Liner dan Kantong Plastik Biasa

    Plastik liner dan kantong plastik biasa adalah penyimpanan yang sangat tidak direkomendasikan untuk menyimpan ASIP.

    Kedua bahan tersebut mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan bayi.

    5. Membiarkan Kantong ASIP Miring

    Membiarkan kantong penyimpanan ASIP dalam kondisi miring saat berada di dalam kulkas, freezer, atau cooler bag sangatlah berbahaya.

    Penyimpanan ASIP harus berdiri sedatar mungkin dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain apapun di dalam pendingin yang digunakan.

    Baca Juga: 5 kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menyimpan ASI

    6. Mencampur ASIP Segar dengan ASIP Beku

    Menambahkan ASI perah yang masih segar dan baru dipompa ke dalam ASIP yang sudah dibekukan sebaiknya tidak pernah Moms lakukan.

    Apalagi ASIP yang dicampur memiliki selisih tanggal yang cukup jauh, tentu keduanya memiliki kualitas ASI yang sudah tidak lagi sama dan tidak seharusnya dicampur.

    Itulah Moms beberapa kesalahan dalam menyimpan ASI yang harus dihindari. Jangan lupa untuk menggunakan MOOIMOM Breastmilk Storage Bags yang mampu memenuhi semua kebutuhan Moms dalam menyimpan ASIP.

    Memiliki double zipper untuk mencegah tumpah dan menjaga kesegaran ASIP, Moms juga bisa menuliskan tanggal ASIP dipompa, dan berukuran pas untuk asupan ASI si Kecil.

    ibu menyusui
    asi eksklusif
    pejuang asi
    asi perah
    asi
    menyimpan asi

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon