Mamapedia Logo
Benarkah Menyusui Bisa Mengurangi Resiko Terkena Kanker Payudara?

Benarkah Menyusui Bisa Mengurangi Resiko Terkena Kanker Payudara?

author iconNovia Luciana
date icon04 10 2017
category iconKehamilan & Menyusui, Menyusui, Tips,

Salah satu jenis penyakit mematikan adalah kanker, dan kanker payudara menempati posisi kedua sebagai penyakit mematikan dan momok mengerikan bagi para wanita. Ada banyak penyebab mengapa penyakit kanker bisa di derita. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah, sekitar 70 persen pasien kanker baru menyadari hal tersebut dan baru menjalani pengobatan setelah ia berada di stadium lanjutan.

Pencegahan penyakit kanker dapat melalui banyak cara seperti menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga minimal tiga kali seminggu, mengkonsumsi makanan sehat (sayur dan buah), dan masih banyak lagi. Menurut banyak penelitian, menyusui dapat membantu para wanita terhindar dari penyakit kanker payudara, tak hanya itu saja, menyusui juga terbukti memberikan dampak positif terhadap kesehatan ibu dalam jangka panjang.

 

Dikutip dari situs vemale, sekelompok peneliti dari Universitas of North Carolina – Chapel Hill telah melakukan penelitian terhadap riwayat kesehatan 60,075 wanita dan pengalaman menyusui mereka. Sekitar 8 tahun kemudian, resiko kemunculan kanker payudara ini dibandingkan dan hasilnya pun cukup mencengangkan. Bila Moms tidak memiliki anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara, maka hasilnya memang tidak terlalu kelihatan drastic. Namun bila Moms memiliki keluarga yang pernah menderita payudara, maka resikonya akan menurun sekitar hampir 59%.

 

Itulah mengapa badan PBB yaitu WHO sangat menganjurkan kepada setiap wanita yang sudah menjadi ibu untuk bisa menyusui bayinya minimal 6 bulan atau maksimal 2 tahun. Menurut sebuah penelitian juga, dikutip dari Kompas, mengungkapkan bahwa wanita yang tidak menyusui, maka jaringan di payudaranya akan kembali seperti pada saat sebelum hamil. Sayangnya, hal ini bukan sepenuhnya hal yang baik karena ditakutkan akan terjadi peradangan yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker.

 

Beberapa mitos tentang efek menyusui yang dianggap buruk pun tak jarang menjadi alasan dari banyak wanita untuk tak mau ambil pusing tentang menyusui dan memilih menggunakan susu formula. Hal – hal berikut ini adalah beberapa di antaranya :

 

  1. Menyusui bisa membuat bentuk payudara menjadi tidak indah dan kendur.
  2. Menyusui itu ribet, apalagi di tempat umum.
  3. Menyusui membuat anak tergantung pada ibunya.
  4. Menyusui punya efek yang luar biasa terhadap psikologis sang ibu apabila tak berhasil memberikan ASI eksklusif. Baby blues adalah salah satunya.
  5. Produksi ASI tak banyak, jadi sudah terlanjur berkecil hati tak bisa ASI eksklusif

 

Padahal kenyataannya, menyusui punya banyak manfaat dan kemudahan terutama untuk sang ibu, seperti :

 

  1. ASI ekslusif dapat membantu Moms menurunkan berat badan lebih cepat dari biasanya.
  2. Sudah ada alat bantu menyusui yang simple dan praktis seperti Silicon Breast Pump,  Nursing Cover dengan desain – desain elegant, hingga breast pad yang akan membantu Moms saat ASI rembes.
  3. ASI adalah waktu yang tepat untuk melakukan bonding dengan si kecil. Ikatan batin antara ibu dan anak pun dapat mudah terjalin melalui menyusui.
  4. Menyusui dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara pada setiap wanita
  5. ASI eksklusif itu lebih hemat daripada susu formula

 

Nah Moms, sudah tahu kan tentang info bermanfaat satu ini? Masih mau menghindari diri dari ASI eksklusif?  Namun untuk beberapa Moms yang memang dengan kondisi tertentu tetap tak bisa menyusui si kecil meski sudah berusaha, jangan patah semangat ya! Moms tetap ibu terbaik untuk buah hati kok. Inagt satu hal, semangatmu adalah semangat mereka juga.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE