mamapedia search icon mamapedia icon

Subtotal

View Bag

Ampuh Tingkatkan Berat Badan, Berikut 8 Sumber Lemak Tambahan untuk MPASI

Ampuh Tingkatkan Berat Badan, Berikut 8 Sumber Lemak Tambahan untuk MPASI

Menu MPASI idealnya mengandung berbagai nutrisi tambahan yang penting bagi tumbuh kembang bayi, termasuk lemak tambahan MPASI.  Selama 6 bulan pertama kehidupan bayi, asupan lemak dapat terpenuhi melalui pemberian ASI eksklusif. Akan tetapi, seiring bertambahnya usia bayi, kebutuhan lemak tidak lagi dapat dipenuhi hanya melalui ASI, namun juga melalui MPASI. Moms, Simak 4 Sumber Lemak Penting untuk MPASI Bayi

Read more : Mengapa Jumlah Lemak Tinggi pada ASI Bagus untuk Bayi?

Ampuh Tingkatkan Berat Badan, Berikut 8 Sumber Lemak Tambahan untuk MPASI

1. Kedelai

Sejumlah penelitian menunjukkan adanya kaitan antara kekurangan kandungan asam lemak esensial dengan lambatnya tumbuh kembang anak. Makanan tambahan berbahan kacang kedelai, seperti tepung kedelai berlemak tinggi atau minyak kedelai, dapat menjadi sumber lemak tambahan MPASI. Kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya sangat baik untuk menunjang pertumbuhan bayi. Kedelai olahan seperti tahu juga baik untuk sumber lemak si Kecil. Tahu Ternyata Kaya Akan Nutrisi! Klik Disini!

2. Ikan berlemak

Ikan berlemak merupakan salah satu sumber lemak tambahan MPASI yang direkomendasikan. Ikan ini bisa menjadi sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk perkembangan otak, kesehatan mata, sistem imun tubuh, serta tumbuh kembang anak secara keseluruhan.

Beberapa jenis ikan yang dikategorikan sebagai ikan berlemak, yaitu salmon, tuna, sarden, kembung, and trout. Moms Wajib Tahu. Berikut 7 Daftar Protein Terbaik Untuk MPASI

3. Kacang tanah

Kacang tanah merupakan sumber protein dan lemak tambahan MPASI yang baik. Makanan tambahan berupa selai kacang dapat diberikan untuk menambah asupan lemak sehat.

Meski bermanfaat, Anda sebaiknya berhati-hati dalam memberikan makanan ini karena tidak jarang alergi kacang ditemukan pada anak-anak. Hindari memberikan kacang utuh atau potongan kacang tanah pada anak karena akan meningkatkan risiko tersedak.
Oleh karena itu, pastikan anak Anda tidak memiliki alergi sebelum diberikan asupan makanan tambahan mengandung kacang tanah.

4. Alpukat

Alpukat merupakan sumber lemak tambahan MPASI yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal. Buah ini juga mengandung protein tinggi yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak.

Daging buah alpukat memiliki tekstur yang sangat lembut sehingga bisa diberikan sebagai MPASI pada bayi yang belum bisa mengunyah. Jangan lupa juga untuk memastikan alpukat yang Anda berikan telah matang dengan baik.

5. Labu madu

Dikenal dengan sebutan labu butternut, labu madu merupakan sumber lemak tambahan MPASI yang digemari bayi. Selain teksturnya yang lembut, rasa labu ini juga manis layaknya madu dan mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk pertumbuhan Si Kecil.

Di samping itu, labu kaya akan antioksidan berupa beta karoten dan vitamin C, serat, kalium, hingga folat. Dengan hanya dikukus saja, labu madu sudah bisa langsung dikonsumsi dengan cara dihaluskan menggunakan sendok.

6. Produk susu

Penambahan produk susu sebagai lemak tambahan MPASI banyak disarankan karena makanan yang bersumber dari hewan ini memiliki peran penting sebagai makanan pendamping apabila asupan ASI tidak mencukupi.

Susu sapi mengandung banyak nutrisi, seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan protein, yang mampu menunjang pertumbuhan bayi.
Berdasarkan penelitian, sebagian besar produk susu menunjukkan dampak positif pada pertumbuhan bayi yang berusia kurang dari 2 tahun. Sejumlah produk susu yang dapat diberikan pada bayi, yakni keju, butter, yogurt, hingga susu formula.  

Perlu diingat bahwa lemak pada makanan harus berada di kisaran 30-45 persen saja dari total energi yang dipenuhi dari ASI dan makanan lemak tambahan MPASI. Lemak tidak boleh diberikan lebih dari ini supaya memberi ruang untuk makanan mengandung protein dan nutrisi penting lainnya, seperti zat besi dan zinc.

7. Minyak kelapa

Ada 2 jenis minyak kelapa yang beredar di pasaran, yaitu virgin coconut oil (VCO) dan minyak kelapa biasa (refined coconut oil). Perbedaan antara kedua jenis minyak tersebut terletak pada proses pengolahannya.

Minyak kelapa biasa dihasilkan dari daging kelapa yang dikeringkan, digiling, lalu diperas. Sementara itu, VCO dihasilkan dari santan kelapa murni. Kedua jenis minyak kelapa ini baik digunakan sebagai lemak tambahan MPASI karena kandungan lemak sehat dan antioksidan yang cukup tinggi.

8. Minyak samin (ghee)

Ghee merupakan lemak padat hasil olahan butter. Ghee diproses dengan cara memisahkan air dan susu, sehingga hanya menyisakan lemak. Dibandingkan butter, ghee mengandung lebih banyak lemak jenuh.

Untuk melengkapi asupan nutrisi Si Kecil, Moms bisa memilih aneka lemak tambahan MPASI di atas. Cara penyajiannya pun sangat mudah, Moms hanya perlu menambahkan 1–2 sendok teh minyak atau lemak di atas pada seporsi MPASI Si Kecil. Moms juga bisa menggunakan minyak atau lemak untuk menumis atau menggoreng makanan Si Kecil.

Read more : Ingin Bayi "Ginuk"? Ini 5 Bahan MPASI untuk Menaikkan Berat Badan Bayi

Keju dan yoghurt juga bisa menjadi alternatif lemak tambahan MPASI. Di samping mengandung lemak, produk olahan susu tersebut juga mengandung protein, kalsium, dan probiotik yang baik untuk kesehatan Si Kecil.

Pemberian lemak tambahan MPASI sering kali lebih disarankan untuk bayi yang memiliki berat badan kurang. Akan tetapi, bayi dengan berat badan normal juga tetap boleh diberikan lemak tambahan MPASI untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya.

Bagikan Artikel: