MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Memahami Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

    author icon

    Farhan Emerald

    calendar icon

    11 May 2021

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    Memahami Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

    Cara mengatasi keputihan saat hamil ada beragam. Namun, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa penyebab Anda mengalami keputihan kuning saat hamil. Pada kebanyakan kasus, keputihan terjadi karena proses alami dalam kehamilan.

    Cara utama  yang bisa dilakukan untuk mengatasi keputihan kuning saat hamil adalah dengan menjaga kebersihan area organ intim. Hal ini penting untuk dilakukan, karena selain mampu mengatasi keputihan, risiko untuk terkena infeksi bakteri pada vagina juga dapat diminimalkan.

    Penyebab Keputihan pada Ibu Hamil

    Saat hamil, leher rahim dan dinding vagina menjadi lebih lunak dari biasanya, sehingga tubuh secara otomatis mengirimkan lebih banyak aliran darah dan memproduksi lebih banyak cairan vagina atau lendir untuk melindungi bagian ini. Produksi lendir yang lebih banyak ini juga turut dipengaruhi oleh tingginya kadar hormon estrogen dalam tubuh ibu hamil.

    Jika keputihan yang Anda alami lebih banyak dari biasanya, tidak perlu khawatir. Selama berwarna bening atau putih susu dan tidak berbau menyengat, keputihan tersebut masih termasuk keputihan normal.

    Namun, lain halnya jika keputihan mengalami perubahan warna menjadi kuning, hijau, atau abu-abu, berbau tajam, dan disertai dengan gatal atau bengkak pada area vagina. Keputihan seperti ini perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya gangguan kehamilan atau gejala infeksi, termasuk infeksi menular seksual. 

    Cara Mengatasi Keputihan Kuning Saat Hamil

    Cara mengatasi keputihan saat hamil tidak terlepas dari cara Anda menjaga kebersihan organ intim. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan:

    • Ganti pakaian dalam Anda lebih sering dari biasanya, agar area organ intim tetap kering dan bersih.
    • Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan dengan daya serap yang baik, misalnya katun alami.
    • Pilih pantyliner yang tidak mengandung parfum. Ganti pantyliner sesegera mungkin jika dirasa telah lembap.
    • Hindari penggunaan pakaian atau pakaian dalam yang terlalu ketat.

    Jika keputihan berwarna kuning atau kehijauan, mengeluarkan bau tidak sedap, atau disertai gejala lain yang mengganggu, akan diperlukan penanganan dengan obat. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter untuk mengatasinya.

    Dokter biasanya akan merekomendasikan obat dengan jenis dan dosis yang sesuai dengan penyebab keputihan Anda. Obat yang dipilih juga tentu akan dipastikan aman untuk ibu hamil.

    Tips Mencegah Keputihan karena Infeksi Saat Hamil

    Meskipun kebanyakan bersifat normal, keputihan saat hamil juga bisa disebabkan oleh infeksi. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah keputihan karena infeksi, antara lain:

    1. Selalu cuci tangan

    Biasakan untuk mencuci tangan dengan benar sebelum atau sesudah menyentuh area organ intim. Ini penting dilakukan untuk mencegah masuknya kuman dan bakteri ke dalam vagina.

    2. Bersihkan organ intim dengan cara yang benar

    Setelah buang air besar atau buang air kecil, bersihkan organ intim menggunakan air dengan cara yang tepat. Dahulukan membersihkan vagina lalu anus untuk mencegah bakteri dari anus masuk ke vagina. Jika dirasa sudah bersih, keringkan menggunakan handuk atau tisu yang lembut agar vagina tetap kering dan terjaga kelembapannya.

    3. Hindari hal-hal berikut

    Dalam membersihkan organ intim, Anda disarankan untuk menghindari penggunaan sabun yang mengandung parfum, terutama bila Anda memiliki kulit yang sensitif. Selain itu, hindari pula melakukan vaginal douche atau terlalu sering menggunakan sabun pembersih kewanitaan.

    Hal-hal tersebut dapat mengacaukan pH dan keseimbangan bakteri baik pada vagina. Apabila keseimbangan bakteri baik tidak terjaga dengan baik, risiko untuk terkena infeksi vagina akan semakin besar.

    4. Gunakan pakaian dalam yang nyaman

    Pakaian dalam dari bahan katun yang longgar dapat menjadi pilihan ibu hamil. Selain itu, disarankan untuk mengganti pakaian dalam lebih sering dari biasanya, terutama jika keputihan sedang banyak. Ini dilakukan agar area organ intim Anda tetap kering dan bersih.

    Keputihan saat hamil bisa terjadi pada setiap ibu hamil dan termasuk hal yang normal, kecuali bila keluhannya sudah mulai mengganggu. Jika cara mengatasi keputihan saat hamil seperti di atas tidak meringankan keluhan Anda, konsultasikanlah kepada dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi. Jika moms sedang mencari keperluan saat hamil, moms bisa langsung mengunjungi Mooimom.id serta dapatkan penawaran dengan harga terbaik!

    ibu hamil
    masalah kehamilan
    trimester pertama
    trimester kedua
    trimester ketiga

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon