MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Keputihan Berwarna Cokelat saat Hamil Tua, Normalkah?

    author icon

    Dinda Ayu Saraswati

    calendar icon

    12 Jan 2021

    category icon

    Trimester Ketiga

    category icon

    Trimester Ketiga

    Keputihan Berwarna Cokelat saat Hamil Tua, Normalkah?

    Keputihan yang tipis, bening, atau putih adalah hal normal bagi perempuan, biasa dikenal juga dengan leukorrhea.

    Saat sedang hamil, perubahan hormon menyebabkan Moms mengalami keputihan lebih banyak dari sebelumnya. Biasanya, perubahan warna pada keputihan adalah hal yang normal. Meski begitu, perubahan warna biasanya menandakan ada sesuatu yang terjadi di dalam tubuh.

    Apabila perubahan warna pada keputihan terjadi saat Moms hamil, mungkin ini akan membuat Moms menjadi khawatir. Terutama bila warnanya cenderung kecoklatan.

    Lalu apakah normal bila keputihan berwarna cokelat saat hamil? Yuk, simak jawabannya erikut ini.

    Mengapa Keputihan Berwarna Cokelat saat Hamil?

    Keputihan yang berwarna kecokelatan biasanya disertai dengan sedikit darah. Ini biasanya terjadi karena sebagian darah di rahim membutuhkan waktu lebih lama untuk ke luar. Semakin lama, maka warnanya menjadi cokelat.

    Berita baiknya adalah keputihan selama kehamilan biasanya normal dan bukan pertanda bahwa ada masalah pada Moms dan janin. Dalam kebanyakan kasus, ini sama sekali tidak berbahaya.


    Baca Juga:
    Keputihan saat Hamil, Waspada Infeksi Vagina


    bannerbanner

    Apa Penyebab Keputihan saat Hamil?

    Penyebab paling umum untuk keluarnya bercak atau cairan kecokelatan adalah iritasi. Lonjakan hormon dan peningkatan aliran darah ke seluruh tubuh selama kehamilan membuat serviks menjadi lebih sensitif. Hubungan seks selama kehamilan atau pemeriksaan panggul juga dapat memperburuknya. Semua ini akan menghasilkan sedikit bercak berwarna cokelat atau bercak terang.

    Jika Moms mendekati akhir kehamilan, bercak cokelat juga bisa menjadi tanda bahwa persalinan sudah dekat. Beberapa minggu hingga beberapa hari sebelum Moms melahirkan, Moms akan kehilangan sumbat lendir. Ini adalah gumpalan lendir yang menutup pembukaan serviks selama kehamilan.

    Dan pada hari-hari sebelum persalinan, Moms mungkin akan mengeluarkan darah berwarna merah muda atau cokelat dengan darah. Jika Moms merasa khawatir ada komplikasi atau masalah yang serius, segera hubungi dokter

    Komplikasi yang Berhubungan dengan Keputihan selama Kehamilan

    Dalam kasus yang sangat jarang, bercak cokelat dapat menjadi tanda masalah yang lebih serius. Masalah tersebut antara lain gejala akan terjadinya keguguran, kehamilan ektopik, masalah dengan plasenta, atau tanda infeksi serviks atau rahim.

    Jika sewaktu-waktu cairan tersebut berubah menjadi bercak atau perdarahan berwarna merah terang, mengalami kram perut, kontraksi rahim yang cepat atau nyeri punggung, segera hubungi dokter.


    Baca Juga:
    Keputihan Gatal Saat Hamil, Yuk Moms Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Apa yang Dapat Moms Lakukan apabila Mengalami Bercak Kecokelatan?

    Jika bercak muncul setelah Moms melakukan hubungan seks, gunakan panty liners selama satu atau dua hari. Namun jika ini berlangsung lebih lama atau vagina terasa gatal, ada bau menyengat, dan disertai kram, segera hubungi dokter. Karena ini bisa menjadi tanda infeksi atau kondisi lain yang lebih serius.

    Para ahli merekomendasikan ibu hamil untuk menghubungi dokter setiap kali mereka mengalami perdarahan atau bercak.

    Meskipun kemungkinan besar itu bukan pertanda bahwa ada sesuatu yang salah, selalu lebih baik untuk berhati-hati dan membiarkan dokter atau bidan menentukan langkah selanjutnya.

    Dokter dapat melakukan pemeriksaan USG dan panggul untuk memastikan semuanya baik-baik saja. Jika ditemukan masalah, maka dokter dapat segera melakukan tindakan yang terbaik bagi Moms dan janin.

    Keputihan atau bercak kecokelatan biasanya normal, namun jika disertai gejala di atas atau Moms merasa ada suatu masalah, jangan ragu untu berkonsultasi dengan dokter. Lebih baik mengobati daripada mencegah.

    bannerbanner

    Sebagai tindakan pencegahan, Moms bisa rutin menggunakan korset hamil dari MOOIMOM yang terbuat dari serat bambu. Korset hamil ini adjustable dan tidak menekan perut, sehingga membuat Moms nyaman selama masa kehamilan. Dapatkan di www.mooimom.id yah Moms!

    ibu hamil
    hamil tua
    masalah kehamilan
    tips kehamilan
    kesehatan ibu hamil

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon