MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Sulit Tidur Nyenyak Saat Hamil? Ini Solusinya Moms!

    author icon

    Dinda Ayu Saraswati

    calendar icon

    01 Oct 2020

    category icon

    category icon

    Sulit Tidur Nyenyak Saat Hamil? Ini Solusinya Moms!

    Moms berpikir bahwa begitu hamil lantas akan lebih mudah lelah dan lebih gampang tertidur pulas? Nyatanya justru sebaliknya.

    National Sleep Foundation mencatat, 84 persen perempuan hamil mengatakan bahwa mereka mengalami sulit tidur nyenyak saat hamil sedikitnya beberapa malam dalam seminggu.

    Penyebabnya bisa beragam, mulai dari hormon yang berbicara, hingga perut yang sudah membesar sehingga posisi tidur menjadi tidak lagi nyaman. Bekali diri Moms dengan solusi berikut.

    1. Heartburn

    Heartburn terjadi jika asam perut terdorong kembali ke esofagus. Hal ini sebenarnya bisa terjadi kapan saja selama kehamilan, tetapi bisa semakin menjadi-jadi di trimester tiga ketika tekanan pada perut lebih besar karena terdesak bayi. Setengah ibu hamil mengalami heartburn.

    Solusi: Mulailah dengan mengubah pola makan. Misalnya, makanlah dalam porsi kecil tapi sering, 5-6 kali sehari. Saat tidur, gunakan bantal tinggi atau ganjal sehingga asam perut turun.

    2. Sesak

    Perut yang semakin membesar di trimester ketiga, mungkin membuat Moms merasa semakin sesak dan tidur nyenyak menjadi semakin di awang-awang.

    Solusi: Dengan perut yang sudah besar, hindari berbaring telentang. Cobalah berbaring ke kiri sambil menekuk lutut. Gunakan pula body pillow. Moms juga bisa mengganjal tubuh dengan meletakkan bantal di bawah perut dan satu lagi di antara lutut.

    Baca Juga: Simak Moms, Ini 10 Tips Mengatasi Susah Tidur saat Hamil Trimester 2

    3. Restless Leg Syndrome (RLS)

    Disebut juga sebagai sindroma tungkai gelisah, RLS ini dialami oleh satu dari empat ibu hamil. Penyebab Moms mengalami RLS ini adalah kurangnya asam folat atau bisa juga zat besi. Kekurangan salah satu atau keduanya membuat ibu hamil merasa kakinya tidak nyaman sehingga ingin terus menggerak-gerakkan kaki sepanjang malam.

    Solusi: Mintalah bantuan pasangan untuk memijat kaki Moms. Bisa juga gunakan kompres dingin agar Moms merasa lebih rileks. Umumnya gejala RLS hilang setelah melahirkan. Oh iya, Moms bisa mencegah RLS dengan melakukan tes darah sehingga akan diketahui apakah kekurangan zat besi atau asam folat atau tidak. Jika kurang, pemberian suplemen bisa menjadi alternatif.

    4. Kulit Gatal

    Moms akan terbangun di tengah malam karena rasa gatal yang mengganggu. Rasa gatal ini disebabkan oleh meregangnya kulit di perut dan payudara selama kehamilan. Moms akan lebih heboh menggaruk bila hormon, khususnya estrogen, membuat efek gatal ini semakin menjadi-jadi dan kulit menjadi sangat kering atau timbul semacam eksim.

    Solusi: Mandilah dengan air sejuk, tidak terlalu dingin tapi juga tidak hangat, apalagi panas. Mandi air hangat bisa membuat kulit kering dan membuat rasa gatal semakin menjadi. Hindari menggosok kulit dengan handuk setelah mandi, sebaiknya cukup tepuk-tepuk kulit dengan handuk untuk mengeringkan. Oleskan pelembab tanpa wewangian ketika kulit masih sedikit lembap dan perbanyak konsumsi air putih.

    Apakah Moms pernah mengalami hal-hal tersebut? Mana yang lebih mengganggu tidur Moms?


    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon