Mamapedia Logo
Mencegah Overheating yang Berlebihan Selama Kehamilan

Mencegah Overheating yang Berlebihan Selama Kehamilan

author iconDwi Ayu Rochani
date icon12 07 2020
category iconKehamilan & Menyusui, Masa Kehamilan,

Sebagian besar perempuan hamil akan merasakan suhu dalam tubuh meningkat. Meski demikian, penting untuk memperhatikan bagaimana perasaan Mom. Suhu tubuh yang terlalu panas saat hamil bisa menjadi masalah besar, terlebih jika peningkatan suhu dalam tubuh ini berlangsung lama. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mencegah overheating atau peningkatan suhu tubuh selama kehamilan

Mengonsumsi Cukup Air Putih Setiap Hari

Minum adalah salah satu hal yang sering dihindari oleh ibu yang sedang hamil. Pasalnya mereka jadi sering besar dan akhirnya bolak-balik kamar mandi. Kalau kandungan masih kecil mungkin tidak akan masalah. Namun, kalau sudah besar pasti capai dan bisa membuat badan jadi lelah.

Meski demikian, minum saat hamil adalah hal yang sangat penting. Wanita harus mencukupi 7-8 gelas atau dua liter air sehari. Saat musim panas jumlah ini tidak boleh kurang karena dehidrasi bisa membahayakan ibu dan janinnya.

Air putih yang dikonsumsi usahakan yang bersuhu ruangan dan tidak terlalu panas atau dingin. Tujuan kita mengonsumsi air adalah menghindari terjadinya dehidrasi pada tubuh yang berlebihan.

Kurangi atau Hindari Makanan yang Asin dan Berkafein

Hindari makanan yang terlalu asin setiap harinya. Makanan yang asin akan membuat Moms merasa kehausan setiap saat. Cairan di dalam tubuh juga bisa menurun sehingga kondisi dehidrasi bisa terjadi. Sesekali mengonsumsi makanan asin tidak masalah, tapi dibarengi dengan minum yang banyak.

Moms juga tidak disarankan untuk banyak mengonsumsi kopi atau minuman dengan kandungan kafein lainnya. Minum kopi akan membuat tubuh sering buang air kecil dan tubuh jadi dehidrasi. Efek diuretik pada kopi membuat Moms semakin lemas dan saat hari panas tiba, kondisi tubuh bisa semakin memburuk.

Selalu Pakai Pakaian yang Longgar dan Nyaman

Kalau sedang hamil gunakan pakaian yang nyaman dan juga longgar. Pakaian ini akan membuat wanita jadi tidak mudah kepanasan dan berkeringat. Coba gunakan pakaian dengan bahan katun atau satin agar tidak membuat kulit jadi panas atau membuat goresan luka di sana.

Menggunakan pakaian yang longgar juga bisa membuat Anda jadi lebih adem. Pasalnya pakaian yang ketat bisa meningkatkan kelembaban tubuh khususnya di area vagina. Anda bisa mudah berkeringat dan akhirnya tidak nyaman.

Jangan Terlalu Banyak di Luar Ruangan

Kalau wanita tidak bekerja atau hanya bekerja di dalam ruangan saja mungkin hamil tidak akan jadi masalah. Mereka tetap merasakan dingin dari kipas angin atau mungkin AC. Kondisi dingin yang nyaman ini akan membuat wanita tidak mudah dehidrasi meski harus bekerja.

Kalau wanita tetap harus bekerja atau sering di luar ruangan. Lebih baik membawa payung atau menghindari terkena sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang lama. Membawa air di dalam botol bisa membantu untuk mencegah dehidrasi.

Artikel terkait : Bahaya Dehidrasi Selama Kehamilan

Mandi secara Rutin Setiap Hari

Kalau wanita tidak tahan dengan panasnya udara di luar atau di dalam ruangan dan minum saja tidak meredakannya. Mandi adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan. Coba mandi atau gunakan shower untuk membuat tubuh menjadi dingin dari atas hingga ke bawah.

Anda tidak perlu mengonsumsi es atau sejenisnya yang justru berbahaya. Setelah merasa dingin, minum air putih tanpa tambahan gula untuk membuat tubuh bagian dalam segar. Lakukan secara rutin bila perlu membawa botol air ke mana saja.

Saat sedang mandi, usahakan untuk tidak menggunakan air dingin dalam jumlah banyak. Ada baiknya menggunakan shower atau kalau ingin berendam bisa menggunakan air hangat. Setelah mandi dengan air hangat, tubuh akan cenderung lebih dingin.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE