Homepage Loading Icon
New Moms Harus Simak, Ini Cara Menyusui Bayi yang Benar Agar Tidak Muntah

New Moms Harus Simak, Ini Cara Menyusui Bayi yang Benar Agar Tidak Muntah

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon20 11 2020
category iconKehamilan & Menyusui, Gizi & Kesehatan, Menyusui,

Walaupun pertama kali menyusui terasa begitu tidak nyaman, namun banyak yang bisa dipelajari. Jadi semakin Moms mengetahui teknik menyusui yang tepat, tanda bahwa Si Kecil sudah mendapatkan cukup ASI, dan kapan Si Kecil sudah kenyang, maka Moms akan semakin percaya diri untuk menyusui.

Setelah Moms melewati masa trial and error untuk mendapatkan cara menyusui yang tepat ini, menyusui anak akan menjadi tugas Moms yang paling membanggakan dan penuh rasa bahagia. Bukan hanya itu saja, menyusui juga memberikan banyak manfaat bagi Moms dan bayi. Memberikan awal untuk masa depan yang sehat.

ASI sendiri mengandung hingga 400 nutrisi sempurna guna memenuhi kebutuhan bayi. Seiring dengan pertumbuhan Si Kecil, kandungan nutrisi yang ada di dalam ASI akan menyesuaikan kebutuhan bayi.

Oleh karena itu, memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan sangat bermanfaat dalam menekan risiko sakit seperti radang paru-paru (pneumonia), infeksi telinga, radang pencernaan (gastroenteritis), sekaligus mampu meningkatkan kecerdasan si kecil.

Agar Moms tidak kagok, sebaiknya memulai menyusui bayi sejak Si Kecil lahir atau saat Moms masih di rumah sakit segera setelah anak keluar, terutama dengan perawat atau konsultan laktasi di dekat kita.

Walaupun bayi secara alami tahu bagaimana caranya menghisap, membuat bibir bayi dan puting Moms di tempat yang tepat tidak mudah. Puting Moms mungkin akan tergelincir dari bibir bayi, dan akhirnya membuat bayi menangis.

Akan besar kemungkinan jika bayi menangis saat menyusui menyebabkan ia muntah. Berikut ini cara menyusui bayi yang benar.

Baca Juga: ASI Seret? Ternyata Ini Jenis Susu Ibu Menyusui yang Bikin ASI Lancar!

Cara Menyusui Bayi yang Benar agar Tidak Muntah

Muntah mungkin merupakan salah satu hal yang akan terjadi saat bayi menyusui. Nah, untuk satu hal ini, Moms perlu mencegahnya agar anak tidak muntah. Berikut cara menyusui bayi yang benar agar tidak muntah, dicoba ya.

1. Jangan Menyusui sambil Tidur

Mengurus Si Kecil memang tugas yang cukup menantang dan menguras banyak tenaga serta pikiran orang tua. Moms yang kelelahan terkadang memilih menyusui sambil merebahkan dirinya menyamping, sedangkan bayi menyusu sambil berbaring.

Hal ini justru akan membuat ASI yang masuk akan masuk ke saluran pernapasan bagian atas, karena saluran pernapasan atas, mulut, dan tenggorokan saling bersambungan. Hal ini akan memicu terjadinya muntah pada bayi melalui hidung. Jadi agar bisa menyusui bayi dengan benar tanpa muntah, sebaiknya lakukan dengan posisi duduk.

2. Mengatur Frekuensi Menyusui

Seringkali bayi sudah merasa kekenyangan saat menyusui. Namun, karena belum bisa berbicara, Moms terus menyusuinya. Akibatnya saat bayi kekenyangan dan perutnya penuh oleh ASI, ia akan mengalami gumoh. Untuk mencegah hal itu terjadi, frekuensi menyusui yang sering dan sedikit-sedikit lebih baik daripada jarang tapi jumlah ASI yang diminum bayi banyak. Hal ini untuk meminimalisir penuhnya lambung bayi saat meminum ASI.

3. Sendawakan Bayi

Saat bayi menyusu udara mungkin akan masuk ke dalam pencernaan ketika ia menghisap ASI. Udara yang masuk akan menyebabkan tekanan di dalam perut dan membuat bayi muntah setelah minum ASI.

Untuk mencegah agar bayi tidak muntah saat menyusui, usahakan selalu menyendawakan bayi setelah menyusu maupun di tengah-tengah waktu menyusui agar kelebihan udara dalam perut bisa keluar.

4. Hindari Penggunaan Popok yang Sempit

Si Kecil bisa mengalami tekanan pada perutnya jika popok yang ia pakai terlalu sempit. Oleh karena itu, jangan memakaikan popok yang terlalu sempit pada bayi agar pada saat bayi menyusui, tetap ada ruang di perut untuk ASI yang masuk.

5. Jangan Sampai Anak Terlalu Kenyang

Setelah beberapa kali menyusui bayi, orang tua akan terbiasa dan mengetahui kapan kira-kira bayi merasa kenyang. Termasuk saat bayi memperlihatkan reaksi penolakan setelah beberapa saat menyusu seperti menghindari puting, itu pertanda bayi sudah merasa kenyang.

Jangan membuat perut bayi terlalu penuh agar tidak terjadi gumoh atau muntahan yang keluar.

 

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
Rekomendasi Produk
MOOIMOM New Silicone Breast Pump + Free Lid Pompa ASI Silikon Ibu Menyusui
MOOIMOM New Silicone Breast Pump + Free Lid Pompa ASI Silikon Ibu Menyusui

Rp 149,000

MOOIMOM NEW Natural Comfort Electric Breast Pump Pompa ASI Elektrik
MOOIMOM NEW Natural Comfort Electric Breast Pump Pompa ASI Elektrik

Rp 1,390,000

[PRENAVITA] ASI Booster Honey Lychee Flavoured Powder Drink (2 Sachet)
[PRENAVITA] ASI Booster Honey Lychee Flavoured Powder Drink (2 Sachet)

Rp 29,000

MOOIMOM Hands Free Pumping Bra / Bra Pompa ASI Bra Menyusui
MOOIMOM Hands Free Pumping Bra / Bra Pompa ASI Bra Menyusui

Rp 340,000

[PRENAVITA] Honey Lychee Flavoured  Powder Drink 15 Sachet
[PRENAVITA] Honey Lychee Flavoured Powder Drink 15 Sachet

Rp 199,000

Service

E-mail cs@mooimom.id
Customer Care 081212188862
Opening Hours Mon - Fri (09.30 - 17.30)

FOLLOW US ON

Follow MOOIMOM Instagram https://www.instagram.com/mooimom.id/Follow MOOIMOM Line https://line.me/R/ti/p/%40mau7665rFollow MOOIMOM Facebook https://www.facebook.com/mooimomid/Follow MOOIMOM Youtube https://www.youtube.com/channel/UCrRvWHrQqd_lwAAwo-A2xMg

Get updates on new maternity and nursingwear products!

Copyright © MOOIMOM PTE. LTD. All Rights Reserved