MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    5 Ciri Darah Implantasi yang Membedakannya dari Menstruasi

    author icon

    Ika

    calendar icon

    19 Jun 2021

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    5 Ciri Darah Implantasi yang Membedakannya dari Menstruasi

    Pendarahan implantasi merupakan proses keluarnya bercak darah dari vagina pada masa awal kehamilan. Ketika Moms mengalaminya, bisa jadi menganggap pendarahan tersebut merupakan gejala menstruasi. Anggapan membuat Moms akhirnya tak menyadari darah implantasi ternyata salah satu tanda kehamilan.

    Proses implantasi sebetulnya wajar dialami ibu hamil. Masa-masa keluarnya darah implantasi terjadi pada 25% kehamilan. Dengan kata lain, pendarahan implantasi merupakan salah satu gejala dari sekian tanda kehamilan. Gejala itu termasuk terlambat menstruasi, mual disertai muntah dan kelelahan. Perdarahan ini tidak berbahaya dan umumnya tidak membutuhkan penanganan dokter.

    Moms, implantasi itu biasanya akan muncul sekitar 6-12 hari setelah pembuahan atau berhubungan intim, setelah sel telur dibuahi. Artinya, darah implantasi keluar kadang sekitar sepekan setelah ovulasi.

    Bagaimana membedakan darah implantasi, apalagi periode keluarnya terjadi beberapa hari sebelum siklus menstruasi. Kalau Moms masih bingung membedakan, berikut ciri-ciri saat keluarnya darah implantasi:

    • Warna. Bercak darah implantasi berwarna merah muda atau cokelat kemerahan, maupun cokelat gelap yang tampak samar-samar. Warna darah pada menstruasi lebih terang dan bercaknya tampak jelas.
    • Gumpalan darah. Pada darah menstruasi, umumnya terdapat gumpalan darah, sedangkan darah implantasi tidak memiliki gumpalan ataupun lendir.
    • Aliran. Aliran darah pada pendarahan implantasi bersifat ringan, mengalir pelan dan tidak bertambah deras. Sebaliknya, aliran darah menstruasi semakin lama akan semakin deras.
    • Keram. Keram perut terjadi baik pada perdarahan implantasi maupun saat menstruasi. Apabila tidak ada keram ataupun keram hanya bersifat ringan, kemungkinan terjadi pendarahan implantasi. Jika keram terasa lebih hebat dibarengi keluarnya darah berwarna merah terang dan berjumlah cukup banyak, kemungkinan mengalami menstruasi. 
    • Waktu. Darah menstruasi keluar terus menerus sekitar 2-7 hari, sedangkan pendarahan implantasi memiliki jeda waktu. Misalnya, saat ini muncul bercak, beberapa saat kemudian tidak muncul lagi sampai beberapa jam ke depan. Atau pagi muncul bercak, lalu berhenti, dan muncul lagi pada sore hari. 

    Namun, secara kasat mata Moms tidak selalu bisa membedakan apakah itu pendarahan menstruasi atau pendaharan implantasi hanya dengan melihatnya. Ketika terjadi pendarahan yang Moms anggap tidak biasa, sebaiknya segera beristirahat satu hingga dua hari saat perdarahan terjadi.

    Jangan lupa, Moms perlu mencatat waktu pertama flek atau darah muncul. Tandai di kalender untuk melihat perkembangannya. Sementara itu, untuk memastikan apakah perdarahan yang dialami merupakan tanda kehamilan atau hanya menstruasi bulanan, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk kepastiannya.

    Baca juga: Yuk Menghitung HPL dengan Rumus Ini

    Selain pendarahan implantasi, ada beberapa kemungkinan lain yang menyebabkan pendarahan pada vagina. Periksa saja, apakah pendarahan itu termasuk salah satu jenis di bawah ini:

    • Hubungan seksual

    Pendarahan saat berhubungan seks erat kaitannya dengan aktivitas fisik selama hubungan intim atau hormon tubuh. Pendarahan ini tidak serius dan akan berhenti secara cepat.

    • Pendarahan Ektopik

    Pendarahan dari vagina juga bisa jadi salah satu gejala kehamilan ektopik, kondisi saat embrio menanamkan diri di luar dari dinding rahim. Gejala lain dari pendarahan ektopik adalah sakit perut atau kram hebat. Segera periksa jika hal ini terjadi.

    • Keguguran

    Sekitar 15% kehamilan yang sudah diketahui memiliki potensi keguguran pada trimester pertama. Banyak hal yang menyebabkan keguguran dini. Jika hal ini terjadi, segera hubungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut.

    Baca juga: Keguguran Berulang? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Apabila keluarnya bercak darah disertai dengan tanda awal kehamilan lainnya tapi Moms masih ragu, coba saja untuk melakukan tes kehamilan dengan test pack.

    Test pack bekerja dengan cara mendeteksi keberadaan human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini diproduksi oleh plasenta, segera setelah embrio menempel pada lapisan rahim dan menumpuk dengan cepat di tubuh dalam beberapa hari pertama kehamilan. Pergeseran hormon yang cepat inilah yang memicu sebagian besar gejala kehamilan yang Moms rasakan.

    Untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat, Moms dapat mengasup suplemen pendukung. Salah satunya adalah Prenavita Milk Vanilla. Kandungan dalam Prenavita Milk Vanilla dapat memperkuat daya tahan tubuh selama kehamilan sekaligus menopang perkembangan janin. Prenavita Milk Vanilla dapat diperoleh melalui website Mooimom, platform penyedia kebutuhan ibu dan anak.

    ibu hamil
    hamil muda
    masalah kehamilan
    trimester pertama

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon