Mamapedia Logo
3 Makanan yang Mempercepat Penyembuhan Pascaoperasi Caesar

3 Makanan yang Mempercepat Penyembuhan Pascaoperasi Caesar

author iconIka
date icon23 01 2021
category iconKehamilan & Menyusui, Gizi & Kesehatan, Kelahiran Anak,

Persalinan Caesar bisa direncanakan. Bisa juga tidak. Ketika sebelumnya tak direncanakan, meretas komplikasi yang juga tak terduga. Secara fisik maupun mental, prosedur operasi Caesar cukup menyakitkan. Karenanya, seorang ibu membutuhkan pola makan yang baik disertai istirahat cukup agar lekas pulih.

Nutrisi pascaoperasi Caesar menjadi sangat penting. Bukan hanya bagi Moms, melainkan juga bayi yang baru lahir. Bayi membutuhkan nutrisi yang baik ketika menyusu. Sumber nutrisi bagi bayi itu hanya bisa diperoleh ketika sang ibu lebih dulu mengasup makanan dengan gizi seimbang.

Moms perlu memastikan pola makan diri sendiri dulu. Makanan dengan gizi yang baik nantinya juga membantu penyembuhan dinding perut dan rahim. Keduanya, jika diingat kembali, melalui banyak kesulitan sepanjang operasi Caesar.

Dalam sepiring makanan hendaknya berpadu bahan-bahan yang sarat nutrisi. Tentu, dalam takaran yang tepat. Berikut beberapa makanan yang dapat membantu pemulihan pascaoperasi Caesar.

1. Makanan yang kaya protein, kalsium dan mineral
Protein adalah bahan penyusun sel. Membantu pertumbuhan sel jaringan baru sekaligus penyembuhan tubuh dengan cepat. Di lain sisi, kalsium menopang kekuatan tulang dan gigi, membantu pembekuan darah serta mengendurkan otot.

2. Makanan yang kaya akan vitamin
Makanan kaya vitamin sangat penting setelah operasi Caesar. Vitamin membantu tubuh memperbaiki jaringan.

Baca juga: Jenis Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Melahirkan

Sayuran seperti bayam dan brokoli termasuk sumber vitamin A dan vitamin C yang baik. Begitu juga buah-buahan seperti jeruk, semangka, stroberi, dan  anggur yang memperkuat sistem kekebalan tubuh serta memerangi infeksi.

3. Biji-bijian utuh
Nasi merah kaya akan biji-bijian yang mengandung zat besi, asam folat, dan serat. Ketiganya sangat penting pada tahap awal perkembangan bayi.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share