MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Cara Mengatasi Baby Blues yang Harus Moms Sadari Sejak Dini

    author icon

    Ika

    calendar icon

    25 Dec 2020

    category icon

    Persalinan

    category icon

    Persalinan

    Cara Mengatasi Baby Blues yang Harus Moms Sadari Sejak Dini

    Sindrom baby blues atau baby blues syndrome merupakan kondisi psikologis temporer yang mendera seorang ibu pascamelahirkan. Lumrahnya terjadi sekitar dua atau tiga hari sesudah melahirkan dan berlanjut hingga dua pekan berikutnya.

    Sindrom baby blues ditandai perubahan suasana hati dalam waktu yang cepat. Misalnya bermula dari perasaan bahagia, kemudian menjadi begitu sedih, menangis tanpa alasan yang gamblang, resah hingga merasa kesepian. Sindrom baby blues terutama terjadi pada ibu muda yang baru melahirkan anak sulung. Perubahan suasana hati acapkali bersumber dari perasaan memikul tanggung jawab baru sebagai ibu.

    Ibu muda merasa bertanggung jawab sepenuhnya untuk melatih bayi mereka secepatnya menyesap air susu ibu (ASI). Sementara, tak setiap bayi yang baru lahir mampu secara spontan menyusu ASI. Kenyataan ini kadang-kadang membuat ibu muda berangsur khawatir, stres hingga kelelahan.

    Ketika semakin kalut, mungkin sekali Moms jadi banyak makan. Sudah begitu, gizinya pun tak seimbang. Alhasil berat badan meningkat dengan cepat. Lantaran menggemuk, badan jadi cepat lelah dan, mungkin juga, mudah tersinggung. Terlebih ketika bertemu orang lain yang mengomentari kenaikan berat badan Moms.

    Nah, Moms. Sebelum semuanya memburuk, ada baiknya menyimak cara pencegahan diri sindrom baby blues ini, ya.

    1. Ketika bayi sulit menyesap ASI, segera pompa ASI dan simpan di tempat steril. Jangan membuang-buang kolestrum awal ASI karena baik untuk kesehatan bayi.

    2. Belajar menyesuaikan diri dengan tanggung jawab baru sebagai ibu. Tak perlu terburu-buru. Pelan saja, satu-persatu.

    3. Usahakan tidur ketika si bayi mungil juga tengah terlelap.

    4. Belajar menerima ucapan orang lain yang, menurut perasaan Moms, sedang menyinggung. Percayalah, tak semua kata-kata itu bermaksud menyinggung. Terimalah kata-kata orang lain dengan pikiran yang lebih relaks.

    5. Jangan pernah sungkan meminta serta menerima bantuan dari keluarga atau orang lain yang berkenan menjaga bayi kita.

    6. Konsumsi nutrisi menyusui secara rutin dengan PRENAVITA Honey Lychee.

    Dapatkan suplemen menyusui ini di www.mooimom.id atau klik gambar di atas ya Moms!

     

    Moms bisa lho belanja lebih hemat pakai voucher di atas. Klaim sekarang sebelum hangus!

    pasca melahirkan
    baby blues
    new mom

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon