MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Bayi Mudah Kaget. Wajarkah?

    author icon

    Dinda Ayu Saraswati

    calendar icon

    11 Jun 2020

    category icon

    0-6 bulan

    category icon

    0-6 bulan

    Bayi Mudah Kaget. Wajarkah?

    Apakah Moms sering memperhatikan Si Kecil terlihat mudah kaget? Bayi mudah kaget sebenarnya merupakan hal yang wajar. Bahkan hal tersebut biasa terjadi pada bayi. Dimana rasa mudah kaget pada bayi tersebut dikenal sebagai reaksi refleks yang bersifat normal dan harus dimiliki setiap bayi.

    Namun, Moms juga perlu mengetahui apabila Si Kecil sudah berusia 2 tahun dan masih sering menunjukkan ekspresi mudah kaget justru bisa menjadi masalah. Seperti yang disampaikan Dr. Dr. Rini Sekartini, SpAK, semakin besar usia anak, refleks yang menyebabkannya mudah kaget bisa saja semakin berkurang.

    Banyak orang beranggapan bahwa tindakan mengagetkan bayi menggunakan suara secara tiba-tiba saat bayi berusia kurang dari dua minggu dianggap mampu mengatasi masalah bayi mudah kaget. Meskipun tidak sedikit pula yang beranggapan bahwa cara tersebut sebenarnya justru akan menimbulkan dampak yang berbahaya bagi bayi.

    Apa penyebab sebenarnya bayi mudah kaget dan adakah cara untuk mengatasinya?

    Penyebab Bayi Mudah Kaget

    Pada dasarnya penyebab bayi mudah kaget sangat bermacam-macam. Beberapa diantaranya merupakan kondisi normal, namun ada juga yang tidak normal. Untuk mengetahuinya secara pasti, Moms harus menelusuri kebiasaan dan perilaku Si Kecil.

    Kondisi bayi yang mudah kaget secara normal merupakan keadaan refleks. Kaget merupakan refleks yang timbul sebagai bentuk adaptasi bayi baru lahir dengan lingkungan barunya.

    Refleks pada bayi yang membuatnya mudah kaget disebut sebagai refleks moro, refleks bayi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Kemampuan refleks moro sudah ada beberapa saat sejak bayi lahir. Seiring pertumbuhan usia bayi, perlahan-lahan refleks moro tersebut akan menghilang.

    Saat bayi menunjukkan ekspresi kaget juga menandakan otot-otot refleksnya bekerja dengan baik. Selain itu, hal tersebut juga menandakan bahwa daya pendengarannya dapat berfungsi dengan baik. Bahkan jika si kecil tidak menunjukkan refleks moro, atau lemah refleksnya, perlu dikhawatirkan.

    Bayi akan kaget saat mendengar apa yang dianggapnya sebagai suara asing. Beberapa dari Moms mungkin menganggapnya hal biasa, namun ada juga yang merasa khawatir karena Si Kecil mudah kaget akibat refleks moro.

    Artikel terkait: Bayi Sering Menangis Tanpa Alasan, Mungkin Karena Wonder Week

    Cara Mengatasi Bayi Mudah Kaget

    Moms bisa melakukan beberapa hal mudah untuk mengatasi si kecil yang mudah kaget. Adapun beberapa cara yang bisa Mama lakukan agar si kecil tidak mudah kaget, yaitu:

    1.  Saat Moms hendak memindahkan Si Kecil tidur ke dalam boksnya, dekatkan dahulu si kecil dengan tubuh Moms. Peluklah sesaat sebelum melepaskannya. Begitu Si Kecil merasakan kasurnya, biasanya Si Kecil akan merasa cukup nyaman.

    2.  Menyusui Si Kecil sambil berbaring bersamanya membantu Si Kecil lebih tenang, selain bisa memberikan kesempatan kepada Moms untuk beristirahat.

    3.  Buat suasana tenang agar Si Kecil merasa aman sekaligus nyaman.

    Jika Moms merasa khawatir Si Kecil mungkin mengalami masalah karena mudah kaget atau justru kurang reaktif, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter atau ahli perkembangan anak.

    Dokter akan melakukan pengenalan serta pemeriksaan dengan tujuan mengetahui gejala kelainan sejak dini sangat membantu dalam tumbuh kembang Si Kecil.

    Selain itu, Moms perlu waspada jika rasa kaget pada Si Kecil disebabkan karena gangguan pada pernapasan atau gangguan pada jantung Si Kecil. Segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    tumbuh kembang bayi
    0-6 bulan
    7-12 bulan

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon