MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Apa Normal Kulit Menjadi Lebih Gelap Saat Hamil?

    author icon

    nadhilapn

    calendar icon

    05 Jun 2018

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    Apa Normal Kulit Menjadi Lebih Gelap Saat Hamil?

    Selain perut yang semakin membesar, berat badan naik, rambut rontok, kaki bengkak, ada satu lagi perubahan yang dapat dialami oleh Moms yang sedang hamil, yaitu warna kulit yang menjadi lebih gelap. Moms mungkin bertanya-tanya juga apakah hal tersebut merupakan suatu hal yang normal? Dan apakah kulit Moms akan kembali menjadi seperti semula setelah melahirkan?

    Moms mungkin sering kali pernah menemukan bahwa kulit menjadi lebih gelap dari biasanya dan muncul bercak ataupun bintik hitam pada kulit saat hamil, padahal Moms jarang keluar rumah dan jarang terkena sinar matahari. Namun, Moms tidak perlu khawatir apabila mengalami kondisi ini. Sebab kondisi ini wajar dan banyak dialami oleh ibu hamil lainnya.

    Baca juga: Perawatan Wajah Disaat Hamil, Begini Caranya

    Dalam dunia medis, salah satu kondisi yang menyebabkan kulit lebih gelap disaat hamil disebut melasma. Kondisi ini biasanya dipicu oleh perubahan hormone pada masa kehamilan yang merangsang produksi melanin dalam tubuh. Melanin sendiri merupakan pigmen alami tubuh yang memberi warna pada mata, kulit, dan juga rambut.

    Dilansir dari suatu sumber, melasma ditandai dengan munculnya bercak-bercak berwarna lebih gelap disekitar hidung, bagian atas bibir, dahi, tulang pipi, leher, rahang, lengan dan bagian lain yang terpapar sinar matahari. Begitu juga bagian kulit yang sering mengalami gesekan, seperti sisi dalam paha dan ketiak. Melasma sering menyerupai bentuk masker wajah sehingga kondisi ini sering disebut sebagai topeng kehamilan atau chloasma gravidarum.

    Baca juga: Amankah Ibu Hamil Bepergian Jauh Untuk Mudik Lebaran?

    Pada saat Moms mengalami melasma, bagian tubuh lain yang memang sudah berwarna gelap seperti bekas luka, putting, dan kulit di sekitar alat kelamin akan menjadi bertambah gelap. Sebaiknya Moms menghindari paparan sinar matahari berlebihan, sebab dapat memperburuk kondisi kulit. Tetapi, Moms tidak perlu khawatir karena melasma dapat hilang dengan sendirinya setelah melahirkan, jadi Moms tidak perlu khawatir kulit Moms akan menjadi gelap selamanya. Ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk meredakan dan membantu mengurangi risiko timbulnya melasma, antara lain:

    • Gunakan tabir surya
    • Gunakan pakaian yang menutup kulit
    • Batasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari
    • Jangan sembarangan menggunakan pembersih wajah
    • Jangan melakukan waxing
    • Samarkan melasma dengan make up yang aman

    Apabila warna kulit belum kembali seperti semeula hingga beberapa bulan setelah melahirkan, ada baiknya Moms memeriksakan ke dokter kulit. Dokter dapat meresepkan obat-obatan oles seperti krim atau obat minum apabila diperlukan. Namun, obat yang diberikan perlu dikonsultasikan lebih dulu jika akan digunakan saat masih menyusui.

    Setelah kulit Moms kembali normal, tidak ada salahnya apabila Moms selalu menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, terutama jika ingin beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Dengan begitu, Moms tidak perlu khawatir kulit akan kembali menjadi gelap karena sengatan sinar matahari.

    info kesehatan
    masalah kehamilan

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon