MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    5 Tips Menurunkan Berat Badan Saat Menyusui

    author icon

    Ika

    calendar icon

    03 Jan 2021

    category icon

    Tips Menyusui

    category icon

    Tips Menyusui

    5 Tips Menurunkan Berat Badan Saat Menyusui

    Saat hamil, berat badan Moms biasanya meningkat puluhan kilogram. Namun saat melahirkan berat badan tersebut tidak serta-merta berkurang dengan lahirnya Si Kecil. Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan tanpa mengganggu Moms selama memberikan air susu ibu (ASI) kepada Si Kecil.

    1. Perhatikan asupan dan jenis makanan yang dikonsumsi

    Ibu menyusui masih membutuhkan energi lebih untuk memproduksi ASI. Untuk itu, asupan makannya harus diperhatikan, terutama pada ibu yang ingin melangsingkan tubuh. Cara diet saat menyusui bisa dengan memilih jenis makanan yang sehat. Konsep paling penting bukan diet ketat, tapi mengontrol dan melihat jenis makanan yang baik untuk ibu dan ASI-nya. Ibu yang memilih jenis makanan yang tepat tak perlu lagi mengonsumsi obat pelangsing tubuh. Jenis makanan sehat untuk dikonsumsi sehari-hari bisa didapatkan dengan mudah.

    2. Makan teratur

    Jadwal makan ibu menyusui juga harus teratur. Jadwal meliputi, tiga kali makan besar (pagi, siang, malam) dan maksimal tiga kali makan camilan. Kalori satu kali makan besar sekitar 350 sampai 500 kalori. Semantara, satu kali makan camilan sekitar 150 kalori. Bagi ibu yang ingin melangsingkan tubuh, jadwal makan tanpa camilan sudah termasuk mengontrol asupan makan. Artinya, dengan tiga kali makan besar tanpa camilan, berat badan ibu bisa turun dengan sendirinya.

    3. Minum cukup air

    Cukup minum akan membantu persediaan ASI. Selain itu, terhidrasi bisa membantu ibu menyusui lebih berenergi dan membantu menurunkan berat badan karena mengurangi nafsu makan. Ingat, minumlah saat haus dan kurangi minuman berkafein. Selain air putih, konsumsi juga jus buah, smoothies, atau buah potong.

    4. Jangan terlalu memaksakan diri

    Berat badan yang naik setelah masa persalinan merupakan sesuatu yang wajar dialami Mama. Jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat menurunkan berat badan dengan waktu yang ekstra cepat ya.

    Baca juga: Berapa Berat Badan Bayi yang Dikatakan Prematur?

    Abaikan kelebihan berat badan setidaknya selama dua minggu pertama setelah persalinan. Jadi, fokuslah untuk mengurus si Kecil terlebih dahulu sebelum menjalani program diet. Temukan dahulu ritme pada peran sebagai orangtua yang saat ini baru saja memiliki bayi, sehingga tubuh dapat lebih siap untuk menjalani diet.

    5. Hindari Diet

    Menyusui bukan waktu tepat untuk mencoba diet cairan, diet rendah karbohidrat, keto diet, puasa jus atau cara apa saja untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Pengurangan kalori secara drastis hanya akan mengurangi persediaan ASI. Itu juga akan memengaruhi kandungan gizi di ASI. Diet yang miskin gizi mungkin akan menghasilkan ASI yang miskin gizi juga.

    ibu menyusui
    tips menyusui
    asi booster
    diet sehat
    menyusui

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon