mamapedia search icon mamapedia icon

Subtotal

View Bag

3 Kondisi Penyebab Bayi Jarang Pipis

3 Kondisi Penyebab Bayi Jarang Pipis

Mengganti popok merupakan tugas kecil yang dilakukan orangtua. Tujuannya, agar tubuh bayi tetap bersih dan terhindar dari masalah kulit. Namun, pernahkah Moms mendapati popok bayi tetap kering padahal sudah waktunya ganti popok? Kira-kira apa penyebabnya? Berikut kemungkinan masalah kesehatan yang dialami sehingga bayi jarang pipis.

Saat baru lahir, bayi hanya mendapatkan makanan berupa ASI. Ini membuat bayi buang air hingga 20 kali dalam 24 jam. Akibatnya, Anda  harus mengganti popok bayi sebanyak 6 hingga 10 kali.

Akan tetapi, bayi juga bisa buang air lebih sedikit ketika baru lahir. Penyebabnya adalah asupan makan pertama yang ia dapat masih berupa kolostrum, bukan ASI. Jika ASI sudah diproduksi, bayi akan pipis lebih sering.

Seiring waktu, bayi jarang pipis karena sistem kandung kemihnya sudah mulai beradaptasi.

Baca Juga: Penyebab Pipis Bayi Bau Menyengat yang Perlu Moms Ketahui

$[banner_single]$

Penyebab Bayi Jarang Pipis

Walaupun buang air kecil pada bayi akan berkurang, bukan berarti ia akan jadi sangat jarang pipis, yaitu kurang dari 6 kali ganti popok.

Jika kondisi ini terjadi, segera pergi ke dokter untuk mengetahui penyebab sekaligus cara mengatasinya. Ada beberapa masalah kesehatan yang bisa menyebabkan bayi jarang buang air kecil lebih, di antaranya:

1. Dehidrasi

Moms pasti paham kenapa dehidrasi menyebabkan bayi jarang pipis. Ya, semakin sedikit cairan yang masuk ke tubuh, semakin sedikit juga cairan yang akan dikeluarkan oleh tubuh.

Dehidrasi sangat umum terjadi pada bayi dan anak-anak, terutama saat ia demam dan tidak mendapatkan cairan yang cukup.

Jarang pipis merupakan gejala ringan dari dehidrasi pada bayi. Ini ditandai dengan pipis yang hanya satu atau dua kali dalam sehari.

Baca Juga: Sering Menahan Pipis Pasca Melahirkan ? Ini Alasannya

2. Disfungsi kandung kemih

Penyebab bayi jarang pipis lainnya adalah disfungsi kandung kemih. Buang air kecil yang kurang dari 3 kali sehari bisa menandakan terjadinya kondisi ini.

3. Penyumbatan urine

Jarang buang air kecil pada bayi bisa disebabkan oleh penyumbatan urine. Kondisi ini umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir akibat adanya cacat lahir di saluran kemih yang menghalangi aliran urine. Akibatnya, bayi akan buang air kecil sangat jarang atau sama sekali tidak bisa pipis.

Berikan ruang gerak yang nyaman untuk si Kecil menggunakan MUGU Playmat. Dengan material yang empuk dan memiliki ketebalan 1 cm menjadikannya mampu mencegah si Kecil cedera. Dapatkan di www.mooimom.id atau klik gambar di atas ya Moms!

Bagikan Artikel: