Homepage Loading Icon
Sulit Menahan Pipis Pasca Melahirkan? Ini Alasannya!

Sulit Menahan Pipis Pasca Melahirkan? Ini Alasannya!

author iconnadhilapn
date icon06 06 2018
category iconGaya Hidup, keluarga, Gizi & Kesehatan, Tips, Kelahiran Anak,

Biasanya 1 dari 3 orang perempuan mengalami inkontinensia urin atau sulit menahan buang air kecil. Terlebih lagi perempuan yang telah melahirkan secara normal. Dilansir dari suatu sumber, Dr Budi Iman Santoso, SpOG memaparkan bahwa sulit menahan buang air kecil membuat Moms tidak bisa menahan keluarnya air kemih disaat beraktivitas, terutama ketika sedang bersin, batuk, dan juga tertawa.

Dalam Bahasa medisnya, sulit menahan buang air kecil disebut sebagai Stress Urinary Incontinence(SUI). Kondisi ini terjadi karena memanjangnya, melemahnya atau adanya kerusakan pada otot dasar panggul. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti obesitas, riwayat operasi panggul, cedera pada saraf, kehamilan, atau jumlah persalinan, batuk dalam waktu yang lama, dan merokok.

Baca juga: Ini Penyebab Si Kecil Cegukan Dalam Kandungan

Sulit buang air kecil cenderungg dialami oleh perempuan yang melahirkan secara normal, dan berisiko meningkat pada usia manula. Dr Budi juga menjelaskan, meskipun laki-laki bisa mengalami namun perempuan lebih berisiko mengalami sulit menahan buang air kecil karena otot dasar panggul perempuan mudah melemah.

Pada usia kehamilan yang memasuki trimester kedua, kondisi panggul Moms akan merenggang, apalagi ketika Moms melahirkan secara normal karena pada umumnya akan mengalami kerusakan otot dasar panggul lantaran saat kepala bayi keluar ada peningkatan tekanan di kantong kemih juga uretra. Hal inilah yang akhirnya berisiko merusak struktur otot dasa panggul.

Baca juga: Waspadai Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu Hamil

Berdasarkan penelitian dr Budi, berat janin lebih dari 3.200 gram dan saat Moms menjalani proses melahirkan lebih dari 60 menit, akan kemungkinan 72% otot urinary terlepas. Sebanyak 50% perempuan pasca melahirkan mengalami SUI dan 80-90% dapat pulih sendiri pada rentang waktu 3-9 bulan.

Pada umumnya, keluhan ini akan hilang dengan sendirinya. Namun, apabila sudah lebih dari 9 bulan setelah melahirkan masih mengalami keluhan, sebaiknya diperiksakan ke dokter. Kondisi berkemih yang tidak bisa ditahan tenntu saja bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan tidak sedikit akan mengganggu aktivitas seksual. Untuk itu, dr Budi mengingatkan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan mencegah terjadinya keluhan akibat adanya gangguan pada organ panggul. Karena itu, perlu dilakukan screening dengan prinsip cepat, sedergana, dan bukan diagnostik.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
Rekomendasi Produk
Seamless Maternity & Nursing Bra Top / Tank Top Bra Hamil Menyusui
Seamless Maternity & Nursing Bra Top / Tank Top Bra Hamil Menyusui

Rp 239,000

MOOIMOM Maternity & Nursing Dress in Lace with Cold Shoulder in Rib Baju Hamil Menyusui
MOOIMOM Maternity & Nursing Dress in Lace with Cold Shoulder in Rib Baju Hamil Menyusui

Rp 399,000

anello® Polyester Large Multi-Border Backpack Tas Ransel- Navy
anello® Polyester Large Multi-Border Backpack Tas Ransel- Navy

Rp 1,290,000

Striped Half Sleeve Nursing Dress Baju Hamil Menyusui
Striped Half Sleeve Nursing Dress Baju Hamil Menyusui

Rp 499,000

MOOIMOM Star Nursing T-shirt Couple Set Baju Hamil Menyusui Couple Ibu Anak
MOOIMOM Star Nursing T-shirt Couple Set Baju Hamil Menyusui Couple Ibu Anak

Rp 529,000

Service

E-mail cs@mooimom.id
Customer Care (021) 24520868
Opening Hours Mon - Fri (09.30 - 17.30)

FOLLOW US ON

Follow MOOIMOM Instagram https://www.instagram.com/mooimom.id/Follow MOOIMOM Line https://line.me/R/ti/p/%40mau7665rFollow MOOIMOM Facebook https://www.facebook.com/mooimomid/Follow MOOIMOM Youtube https://www.youtube.com/channel/UCrRvWHrQqd_lwAAwo-A2xMg

Get updates on new maternity and nursingwear products!

Copyright © MOOIMOM PTE. LTD. All Rights Reserved