Mamapedia Logo
Penyebab Bayi Ngences dan Cara Mengatasinya

Penyebab Bayi Ngences dan Cara Mengatasinya

author iconDwi Ayu Rochani
date icon14 06 2020
category iconGizi & Kesehatan, Tumbuh Kembang Anak, Tips,

Ngiler atau ngeces pada bayi merupakan hal yang umum terjadi pada Si Kecil. Terutama pada Si Kecil yang berusia enam sampai delapan bulan. Walau hal ini wajar, memiliki Si Kecil yang ngiler, terkadang merepotkan karena harus membersihkan air liurnya terus menerus ketika keluar dari mulut.

Secara umum, ada 3 penyebab keluarnya air liur secara berlebihan pada bayi., berikut ini ulasannya seperrti dilansir dari website halodoc. 

Aktivasi Air Liur

Yang pertama adalah terjadinya aktivasi air liur bayi pada saat berumur 3 bulan. Dikarenakan pada usia ini, bayi telah mulai belajar mengunyah dengan cara memasukkan tangannya ke mulut. Sehingga, terjadi proses produksi air liur.   

Tumbuhnya Gigi

Ketika gigi mulai tumbuh untuk pertama kalinya, keadaan ini otomatis berdampak pada berlebihnya produksi air liur. Pertumbuhan gigi ini juga akan disertai oleh rasa nyeri. Akibatnya, bayi akan lebih rewel serta mengalami susah tidur.

Adanya Gangguan Saraf

Apabila di otak terjadi kerusakan, hal ini akan menyebabkan gangguan saraf. Salah satu gangguan saraf yang berhubungan dengan air liur berlebihan adalah gangguan fungsi otot kunyah. Gangguan ini dikenal dengan istilah cerebral palsy.  

Radang Tenggorokan

Faktor lain penyebab bayi ngeces adalah munculnya radang di tenggorokan yang membuat nyeri ketika menelan. Radang inilah yang membuat sang bayi menjadi malas menelan sehingga air liurnya sering keluar.

Nah, untuk mengatasi hal ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, antara lain sebagai berikut:

Lap Daerah Mulut

Ketika bayi mulai ngeces, segera bersihkan air liurnya. Pasalnya, jika dibiarkan begitu saja, akan terjadi ruam di daerah mulut. Sehingga, bisa berdampak buruk pada bayi. Gunakan kain kering yang lembut dan bersih.

Ubah Posisi Tidurnya

Dengan memiringkan posisi bayi ketika tidur, hal ini bisa menghentikan air liur yang keluar. Sebab, dengan posisi telentang air liur akan menggenang di tenggorokan bayi. Akibatnya, akan muncul batuk disertai bising napas tambahan yang akan mengganggu tidur bayi.

Gunakan Teething Ring

Jika gigi bayi sedang dalam masa pertumbuhan, gunakan teething ring atau mainan khusus untuk digigit. Mainan ini berguna untuk mengurangi rasa nyerinya. Alternatif lainnya adalah urut gusi bayi dengan lembut menggunakan tangan yang bersih.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE