Homepage Loading Icon
Pahami 5 Tahapan Penglihatan Bayi Baru Lahir Hingga Bisa Melihat Sempurna

Pahami 5 Tahapan Penglihatan Bayi Baru Lahir Hingga Bisa Melihat Sempurna

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon22 06 2020
category iconTumbuh Kembang Anak, Gizi & Kesehatan, Kelahiran Anak,

Beberapa saat setelah lahir, sebagian bayi sudah bisa membukakan matanya. Meski begitu, bukan berarti ia mampu melihat dengan jelas. Bayi baru lahir belum bisa melihat dengan baik seperti kita orang dewasa. Ya, begitu lahir, penglihatan bayi belumlah sempurna.

Bahkan, hingga di minggu-minggu pertama kehidupannya, bayi belum bisa melihat dengan baik bahkan belum bisa membedakan warna. Memang, kemampuan penglihatannya terus berproses beberapa bulan lamanya. 

Lalu, bagaimana tahap perkembangan penglihatan bayi? Berikut di antaranya:

Bayi Baru Lahir

Ketika lahir, bayi hanya mampu melihat warna hitam dan putih serta bayangan abu-abu. Itu terjadi karena sel sel saraf pada retina belum berkembang secara optimal.

Selain itu, bayi baru lahir belum bisa memfokuskan penglihatan terhadap suatu objek yang dekat. Alhasil, ia belum bisa fokus menatap Moms.

Meski begitu, sebuah riset mengungkapkannya, dalam beberapa hari ke depan, bayi akan bisa mengenali wajah ibunya, ketimbang wajah orang lain/orang asing.

Luar biasa, ya Moms! 

Bayi Usia 1 Bulan

Bagaimana perkembangan penglihatan bayi pada bulan pertama? Yang jelas, matanya belum terlalu sensitif terhadap cahaya. Karena itu, Moms tak perlu cemas menyalakan lampu saat Si Kecil tidur. Ia takkan merasa terganggu, kok.

Nah, pada usia 1 bulan ini, bayi sudah memiliki kemampuan  melihat warna. Warna apa saja? Mulai dari merah, jingga, kuning, dan hijau. Sementara untuk warna yang lain, semisal biru atau ungu, ia perlu waktu lebih panjang.

Kenapa? Karena cahaya biru memiliki panjang gelombang yang pendek dan jumlah reseptor warna biru pada manusia lebih sedikit. 

Bayi Usia 2-3 Bulan


 

Pada rentang usia ini, kemampuan penglihatannya makin berkembang. Penglihatan Si Kecil menjadi lebih tajam. Kedua matanya mulai bisa bekerja sama sehingga mampu melihat objek lebih jelas.

Kemudian, Si Kecil juga mulai bisa mengikuti pergerakan suatu objek. Ia pun berupaya meraih objek yang dilihatnya tersebut. Si Kecil juga mulai belajar untuk mengalihkan pandangan dari satu objek ke objek lain. Ia melakukan hal itu tanpa menggerakkan kepala.

Selanjutnya, bayi mulai lebih sensitif terhadap cahaya. Karena itu, redupkan kamar tidur agar ia bisa tidur dengan nyenyak.

Pada rentang usia ini, koordinasi kedua matanya belum optimal. Bila Moms melihat matanya tampak juling, tak perlu khawatir karena hal itu normal. Akan tetapi, bila mata juling tampak terlalu sering, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Artikel terkait: Tips Merawat Bayi Baru Lahir tanpa Panik

Bayi Usia 4-6 Bulan

Pada kurun usia ini, Si Kecil mengalami perkembangan yang pesat pada otak yang mengatur penglihatan. Jangan heran bila ia mampu melihat lebih tajam serta menggerakkan bola mata lebih cepat . Matanya pun bisa dengan akurat mengikuti suatu objek.

Nah, ketajaman penglihatannya terus berkembang. Bahkan, ia mampu melihat warna seperti orang dewasa. 

Selain itu, Si Kecil sudah memiliki kemampuan koordinasi tangan dan mata lebih baik. Karena itu, ia mampu mengambil atau mengarahkan suatu benda ke arah mulutnya dengan tepat, misalnya.

Pada usia 5 bulan, bayi sudah mengenal depth perception. Artinya, ia mulai bisa mengenali jarak antara suatu objek dengan objek lainnya. Bahkan, pada usia ini, bayi bisa melihat secara tiga dimensi.

Pada usia 6 bulan, saatnya Moms memeriksakan mata Si Kecil ke dokter untuk mendeteksi kemungkinan ada masalah atau gangguan penglihatan serta ketajaman matanya.

Bayi usia 7-12 bulan

Umumnya di rentang usia ini bayi sudah bisa merangkak. Ia pun mulai belajar mengoordinasikan penglihatan dengan gerakan tubuhnya. Si Kecil juga makin bisa menentukan jarak, makin akurat dalam mengambil dan melempar suatu objek.

Nah, pada usia ini, Moms perlu memberi perhatian lebih untuk menjaga Si Kecil dari kemungkinan cedera. Pasalnya, ia mulai aktif menjelajah lingkungan.

Namun, Moms, juga harus waspada bila dicurigai ada gangguan mata pada Si Kecil, ya.

Gangguan penglihatan dapat menimbulkan keterlambatan perkembangan penglihatan dan menghambat perkembangan Si Kecil. Karena itu, kenali potensi terjadinya gangguan penglihatan mata anak.

Lengkapi kebutuhan bayi baru lahir hingga 1 tahun hanya di mooimom.id.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
Rekomendasi Produk
Sloped Pillow Bantal Bayi
Sloped Pillow Bantal Bayi

Rp 449,000

Mombella Mushroom Soothing Teether Mainan Gigitan Bayi - Orange
Mombella Mushroom Soothing Teether Mainan Gigitan Bayi - Orange

Rp 119,000

[MOMBELLA] Dancing Elephant Teether Mainan Gigitan Bayi - Blue
[MOMBELLA] Dancing Elephant Teether Mainan Gigitan Bayi - Blue

Rp 139,000

MOOIMOM Flat-head Prevention Pillow - Bantal Bayi
MOOIMOM Flat-head Prevention Pillow - Bantal Bayi

Rp 315,000

MOOIMOM Head Shaping pillow - Bantal Bayi
MOOIMOM Head Shaping pillow - Bantal Bayi

Rp 299,000

Service

E-mail cs@mooimom.id
Customer Care 081212188862
Opening Hours Mon - Fri (09.30 - 17.30)

FOLLOW US ON

Follow MOOIMOM Instagram https://www.instagram.com/mooimom.id/Follow MOOIMOM Line https://line.me/R/ti/p/%40mau7665rFollow MOOIMOM Facebook https://www.facebook.com/mooimomid/Follow MOOIMOM Youtube https://www.youtube.com/channel/UCrRvWHrQqd_lwAAwo-A2xMg

Get updates on new maternity and nursingwear products!

Copyright © MOOIMOM PTE. LTD. All Rights Reserved