Mamapedia Logo
Hati-Hati Moebius Syndrome, Sindrom Tanpa Ekspresi yang Diderita Anak

Hati-Hati Moebius Syndrome, Sindrom Tanpa Ekspresi yang Diderita Anak

author iconIntan
date icon25 07 2020
category iconTumbuh Kembang Anak,

Tangisan, tawa, dan jeritan bayi menjadi tanda bahwa ia hidup dengan merespon keadaan sekelilingnya. Namun, bagaimana jika sejak lahir bayi tidak memberikan respon apapun?

Ya, itulah moebius syndrome. Sindrom tanpa ekspresi ini bisa terjadi pada bayi baru lahir.

Apa itu moebius syndrome?

Moebius syndrome adalah kondisi neurologis langka yang mempengaruhi otot-otot wajah sehingga berpengaruh pada ekspresi wajah dan gerakan mata.

Kondisi ini merupakan bawaan sejak lahir, yang menjadi tanda bahwa perkembangan otot dan saraf bayi tidak sempurna. Moebius syndrome terbilang langka, yaitu hanya 1 dari 500ribu kelahiran bayi.

Apa gejala moebius syndrome?

Bayi yang lahir dengan moebius syndrom umumnya menjadi sulit berekspresi, tidak bisa tersenyum dan tertawa, selalu mengerutkan kening dan mengangkat alis.

Otot wajah bayi terkesan kaku dan tidak bisa berekspresi. Saat bayi tumbuh besar, hal ini tentunya bisa berdampak pada kesulitan makan.

Apa tanda bayi mengalami moebius syndrome?

Dikutip dari jurnal National Library of Medicine tentang moebius syndrome, ciri-ciri bayi mengalami sindrom ini antara lain:

- Dagu kecil (micrognathia)
- Mulut kecil (microstomia)
- Lidah pendek atau berbentuk tidak biasa
- Langit-langit mulut terlalu tinggi dan melengkung
- Memiliki kelainan berbicara
- Kesulitan melakukan kontak mata
- Selalu melihat ke arah yang sama (strabismus)
- Kelopak mata sulit dipejamkan
- Kelainan di tulang tangan dan kaki
- Gangguan pendengaran
- Memiliki spektrum autisme

Apa penyebab moebius syndrome?

Hingga saat ini, penyebab utama moebius syndrome belum diketahui. 

Namun, tentu saja hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor kesehatan janin selama kehamilan seperti lingkungan, makanan, obat-obatan, serta genetik.

Hingga saat ini, peneliti masih terus berusaha mencari dan mengidentifikasinya. 

Tugas kita, adalah menjaga kesehatan kita selama hamil dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya untuk tubuh kita saja, melainkan juga untuk kesehatan janin di dalam kandungan.

Selain dengan mengonsumsi makanan sehat, menjaga kebersihan lingkungan harian, rutin kontrol ke dokter dan menghindari obat-obatan yang sembarang, Moms juga wajib memperhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh Moms selama hamil.

Salah satunya adalah asupan-asupan penting yang wajib dikonsumsi selama kehamilan seperti asam folat, kalsium dan vitamin D.

Penuhi nutrisi tersebut dengan #SatuSachetSetiapHari Prenavita Milk Vanilla Flavoured. Tersedia dengan rasa yang lezat dan segar, Prenavita juga bisa Moms konsumsi dengan mencampurkannya ke dalam jus, smoothies ataupun susu.

Selamat mencoba, Moms. Klik di sini untuk order Prenavita.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE