mamapedia search icon mamapedia icon

Subtotal

View Bag

Minyak Kelapa, Peredam Gejala Bercak Putih pada Mulut Si Kecil

Minyak Kelapa, Peredam Gejala Bercak Putih pada Mulut Si Kecil

Si Kecil hari ini rewel saat menyusu, padahal kemarin baik-baik saja. Saat mulutnya terbuka, ada bercak-bercak putih di mulutnya. Moms mungkin mengira bercak putih tersebut adalah sisa air susu ibu (ASI) atau susu formula. Namun, ketika Moms mengusap dan menunggu sekitar satu jam, bercak putih tersebut tidak juga menghilang. Tarik napas dalam-dalam ya, Moms, karena Si Kecil mengalami infeksi jamur di mulut.

Adalah Candida albicans, penyebab infeksi jamur pada mulut bayi. Jamur ini sebenarnya bisa hidup di bagian tubuh mana saja tanpa menimbulkan masalah. Namun, jika pertumbuhan jamur ini berlebihan dapat menimbulkan bercak-bercak putih di area mulut, di sekitar area pantat, juga puting ibu. Jika bayi mengalami infeksi jamur ini di mulut akan menimbulkan ketidaknyamanan, rewel, dan gelisah. Infeksi jamur di mulut bayi bisa mengenai langit-langit, gusi, bibir, lidah, bahkan menyebar ke tenggorokan dan kerongkongan.

 

Penyebab Bercak Putih di Mulut Bayi

 Bercak putih di mulut dapat muncul selama beberapa minggu atau bulan pertama kehidupan bayi. Para peneliti masih belum memiliki alasan medis paling tepat mengapa hal ini bisa terjadi. Namun, alasan paling mendekati ialah, sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir memang belum terbentuk sempurna, sehingga belum mampu melawan infeksi dengan baik.   

 Selain sistem kekebalan bayi yang lemah, jika Moms sedang dalam pengobatan dan mengonsumsi obat antibiotik ternyata memberi pengaruh munculnya infeksi jamur. Antibiotik dinilai mengurangi peran bakteri baik di dalam tubuh, dan ini berarti memudahkan jamur untuk tumbuh.

 Kemungkinan penyebab lain munculnya bercak putih di mulut bayi ialah terjadi infeksi jamur lebih dulu di vagina ibu. Jamur yang tumbuh di vagina ibu bisa terjadi karena efek samping hormon kehamilan. Apabila bayi lahir melalui persalinan spontan dan melewati area vagina yang terinfeksi jamur, maka besar kemungkinan bayi terinfeksi jamur pula.

 

Cara Mengobati Bercak Putih di Mulut Bayi

Untuk mengobati bercak putih di mulut bayi ada beberapa cara yang bisa Moms coba. Berikut ini beberapa cara pengobatannya.

  1. Obat anti jamur rekomendasi dokter

Biasanya dokter merekomendasikan obat anti jamur bisa bentuk tetes atau salep yang mengandung nistatin. Cara pemakaiannya, Moms mengusapkan obat tersebut ke area yang timbul bercak selama 10 hari.

  1. Konsumsi Probiotik

Jika Si Kecil sudah makan makanan padat, Moms dapat menawarkan makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt. Probiotik dapat memberi manfaat bagi tubuh dengan cara memicu pertumbuhan bakteri baik baru yang hilang karena pengobatan antibiotik.

  1. Bubuk Soda Kue

Pengobatan rumahan dapat dicoba untuk mengobati bercak putih di mulut. Tambahkan setengah sendok teh soda kue ke dalam secangkir air matang. Moms bisa memakai cotton buds untuk mengusap area bercak dengan soda kue. Namun, pengobatan alternatif sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter karena bayi tetap menelan kandungan dari soda kue meskipun sedikit.

  1. Minyak Kelapa Murni

Minyak kelapa yang murni dapat digunakan untuk mengobati infeksi jamur.

 

Mencegah Bercak Putih di Mulut Kembali

            Apabila Si Kecil sudah pernah mengalami bercak putih di mulutnya, usahakan jangan terulang kembali ya, Moms. Jamur Candida ini termasuk jamur dimorfik yang mudah menular ke area lainnya karena terbantu suhu udara. Pastikan Moms merawat area mulut bayi, supaya jamur tidak berpindah ke puting ibu dan kembali lagi ke mulutnya. Berikut langkah-langkah yang dapat Moms upayakan untuk mencegah bercak putih kembali.

  • Cuci tangan sebelum menyusui bayi atau membuat susu formula untuk bayi.
  • Sterilkan peralatan makan dan minum bayi.
  • Cuci handuk, pakaian bayi, pakaian ibu yang mungkin bersentuhan dengan jamur Candida. Lebih baik lagi jika pakaian dicuci dengan sebelumnya direndam air panas.
  • Jika Moms memompa ASI, simpanlah di lemari es sebelum digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur.
  • Sterilkan alat pompa payudara dan komponennya sebelum digunakan.
  • Pastikan payudara kering setelah selesai menyusui bayi.
  • Hindari menggunakan bantalan menyusui yang basah.
  • Kurangi asupan gula ibu karena diduga konsentrasi glukosa tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan jamur Candida.

Bagikan Artikel: