Mamapedia Logo
Begini Cara Merangsang Anak agar Cepat Berbicara

Begini Cara Merangsang Anak agar Cepat Berbicara

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon06 08 2020
category iconTumbuh Kembang Anak, Gizi & Kesehatan, Tips,

Setiap anak tentu memiliki perkembangan yang berbeda. Ada anak yang mulai berjalan terlebih dahulu, ada pula yang berbicara terlebih dahulu. Keduanya tergantung dengan usia tumbuh kembang anak itu sendiri.

Saat si Kecil memasuki usia 10-12 bulan, ia mulai mengingat lebih banyak kosakata dan mulai mengucapkan kalimat yang panjang. Barulah saat usianya menginjak 1-3 tahun, si Kecil akan lebih fasih dalam berbicara dengan Moms, Dads, dan orang sekitarnya.

Meskipun perkembangan berbicara anak tidaklah sama, tetapi apabila si Kecil masih belum bisa mengucapkan satu kata apapun hingga usianya 2 tahun, kondisi seperti ini perlu Moms waspadai. 

Nah, untuk merangsang si Kecil yang belum bisa berbicara, berikut ini cara merangsang anak agar cepat berbicara secara efektif. Simak yuk, Moms!

Baca Juga: 3 Kata yang Harus Dihindari Ketika Berbicara kepada Si Kecil

1. Ajak Anak Bernyanyi

Cara mudah dan menyenangkan yang pertama ialah melalui bernyanyi. Moms bisa membuat suara yang dipasangkan dengan gerakan. Hal ini karena balita pada umumnya mudah meniru ucapan saat dipasangan dengan gerakan.

Alasannya karena bunyi lebih mudah dipelajari usia balita daripada kata-kata.

Moms bisa menyanyikan sebuah lagu yang telah Moms karang sendiri saat anak tengah bermain, hal ini akan lebih mudah merangsang anak untuk menirukan apa yang Moms lantunkan.

2. Sering-sering Ajak Anak Berbicara

Tak perlu menunggu usianya cukup untuk diajak bicara, Moms sudah bisa mengajak anak berbicara saat ia baru saja dilahirkan kok!

Meskipun anak tak bisa menjawab apa yang Moms dan Dads bicarakan, tetapi sel-sel pada syaraf otaknya telah menangkap sinyal dengan baik dan menyimpannya dalam memori. 

Jadi, semakin sering Moms mengajaknya berbicara, maka ia akan semakin mengingat kosakata yang Moms ajarkan. Ajak bicara yang baik-baik dan jangan pernah lelah berbicara di depan si Kecil ya, Moms.

3. Terus Mengulang Kata yang Sama

Jika ingin buah hati Moms segera berbicara, Moms bisa menggunakan kata-kata dalam rutinitas sehari-hari yang terus diulang beberapa kali.

Moms bisa memilih kata yang mudah untuk anak ketahui, misalnya saja melatihnya menyebutkan kata mudah sehari-hari seperti makan, minum, main, dan sebagainya.

Teruslah mengucapkan kata-kata tersebut setiap hari, sebab semakin banyak diulang maka akan semakin baik dan anak akan lebih mudah mengingat kosakata tersebut.

4. Jangan Terlalu Lama Menatap Layar TV atau HP

Hidup di era teknologi tentu membuat siapa saja menghabiskan banyak waktu screen time harian. Jika anak dibiarkan menonton TV atau bermain dengan HP, itu akan membuatnya malas berbicara lantaran asyik melihat film atau video melalui layar.

Alih-alih mengajak anak terlalu sering melihat layar TV atau HP, Moms bisa mengajaknya bermain bersama sambil sesekali menyanyikan lagu kesukannya atau mengajaknya berbicara hal-hal ringan untuk melatihnya berbicara.

5. Membacakan Dongeng

Cara melatih anak agar cepat ebrbicara adalah membacakan mereka buku cerita atau dongeng. Ada banyak dongeng yang bisa Moms bacakan seperti dongeng legenda, kisah nabi dan para sahabat, serta dongeng kisah hewan.

Saat membacakan dongeng, Moms bisa membacanya secara perlahan dan dengan ekspresi yang tepat untuk menarik perhatiannya.

Moms juga bisa lho menggunakan properti boneka tangan untuk bercerita. Metode ini terbilang efektif untuk meningkatkan kemampuan bicara si Kecil, Moms.

6. Pahami Bahasa Tubuh Anak

Anak yang belum bisa bericara umumnya akan menangis, merengek, tertawa dan sebagainya untuk mengungkapkan keinginannya.

Sebagai orangtua, Moms harus pandai membaca dan memahami apa yang ingin diucapkan si Kecil. Moms bisa memahami ekspresinya terlebih dahulu, lalu coba menjawabnya dengan ucapan.

Misal, ketika anak menangis sambil menunjuk makanan, maka Moms bisa mengatakan, "Adik, mau makan? Makan?" Ulangi kata makan sehingga anak mengerti bahwa ketika ia lapar dan menunjuk makanan itu tandanya ia ingin makan.

7. Mencukupi Nutrisi Hariannya

Jika cara-cara di atas sudah dicoba, hal terpenting lainnya adalah untuk memberikan nutrisi harian yang seimbang. Moms bisa memberikan makanan dengan kandungan gizi dan vitamin untuk menstimulasi pertumbuhannya.

Perlu diingat, pemberikan nutrisi yang tepat juga mejadi pengaruh perkembangan syaraf motorik dan sensorik si Kecil, Moms. Bahkan, Moms bisa lho penuhi nutrisi si Kecil sejak dalam kandungan dengan mengonsumsi PRENAVITA Vanilla Flavoured Powder Drink yang merupakan Nutrisi sehari-hari untuk Ibu & calon bayi. Produk ini dirancang untuk kehamilan yang sehat.

Penuhi nutrisi Moms dan si Kecil sejak dalam kandungan ya! Dapatkan produk PRENAVITA Vanilla Flavoured Powder Drink di mooimom.id.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE