MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Puting Lecet saat Menyusui: Penyebab, Cara Mengatasi dan Pencegahan

    author icon

    Ika

    calendar icon

    23 Jan 2021

    category icon

    Tips Menyusui

    category icon

    Tips Menyusui

    Puting Lecet saat Menyusui: Penyebab, Cara Mengatasi dan Pencegahan

    Puting lecet pada masa awal menyusui menjadi masalah hampir sebagian besar ibu. Bahkan diperkirakan 9 dari 10 wanita mengalami puting lecet saat mulai menyusui. Meski begitu, hal ini tidak dapat disepelekan. Pasalnya akan berdampak pula pada Si Kecil kalau Moms tidak segera mengobatinya. Saat puting lecet, Moms akan merasa kesakitan sehingga bisa mengurangi produksi Air Susu Ibu (ASI). Si Kecil mungkin juga jadi enggan menyusu.

    Penyebab Puting Lecet saat Menyusui

    Ada beberapa hal yang membuat puting lecet saat menyusui, seperti:

    1. Cara Menyusui yang Salah

    Penyebab puting lecet yang paling umum adalah pelekatan yang tidak sempurna. Ini bisa terjadi ketika puting dan bagian sekitar payudara tidak masuk dengan benar ke dalam mulut bayi. Meski awalnya hanya menyebabkan sakit atau tidak nyaman saat menyusui, lama kelamaan hal ini bisa membuat puting terluka.

    2. Infeksi Payudara

    Puting lecet saat menyusui juga bisa menjadi tanda adanya infeksi atau peradangan pada jaringan payudara, yang disebut mastitis. Kondisi ini terjadi ketika bakteri menginfeksi jaringan payudara melalui luka di puting maupun saluran air susu. Biasanya bakteri ini berasal dari mulut bayi dan permukaan kulit payudara. Terkadang, infeksi atau peradangan pada payudara juga bisa disebabkan oleh sumbatan atau peradangan pada kelenjar Montgomery di payudara.

    3. Saluran Susu Tersumbat

    Kondisi ini ditandai dengan adanya lapisan kulit tipis berwarna putih atau kuning yang tumbuh di bagian atas saluran susu. Saluran susu yang tersumbat akan membuat ASI sulit untuk keluar, akibatnya bayi akan menyedot lebih kuat dan akhirnya puting pun terasa sakit. Selain itu, saluran ASI yang tersumbat juga bisa menyebabkan peradangan, sehingga payudara dan puting terasa sakit.

    4. Infeksi Jamur

    Karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih lemah, bayi rentan mengalami infeksi jamur pada mulut dan lidah. Jamur ini bisa menempel pada puting ibu saat bayi menyusu. Jika puting terinfeksi, akan timbul gejala berupa lecet, kemerahan, gatal, permukaan puting terlihat mengkilap, dan payudara terasa nyeri pada saat menyusui atau setelahnya.

    5. Tali Lidah

    Selain infeksi jamur, masalah tali lidah atau tongue-tie juga bisa membuat bayi kesulitan mengisap puting saat menyusu, dan menyebabkan puting ibu menjadi lecet atau nyeri pada saat menyusui.

    6. Gesekan Pompa ASI atau Mulut Bayi

    Puting lecet juga bisa disebabkan oleh penggunaan pompa ASI yang tidak benar atau kesalahan posisi menyusui. Akibatnya, gesekan pada saat menyusui atau memompa ASI membuat puting melepuh.

    Cara Mengatasi

    Kalau sudah lecet Moms harus segera mengobatinya. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

    1. Oleskan ASI sebelum memulai menyusui
    2. Kompres puting dengan air hangat
    3. Kurangi penggunaan sabun saat mandi yang membuat puting kering
    4. Oleskan pelembang alami seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak almond
    5. Pakai Salep untuk mengurangi rasa sakit, namun pastikan salep ini aman untuk Moms dan juga Si Kecil
    6. Pastikan puting kering usai menyusui dan tidak lembap untuk mencegah berkembangnya jamur
    7. Gunakan bra yang nyaman dan tidak terlalu ketat serta berbahan katun. Kalau Moms menggunakan breast pad, pastikan secara rutin menggantinya agar tidak lembap dan menyebabkan jamur yang memperparah lecet.
    8. Pastikan posisi nyaman dan benar saat menyusui
    9. Kompres puting dengan es batu
    10. Konsumsi makanan sehat dan bergizi

    Pencegahan

    1. Sama seperti mengobati puting yang lecet, untuk mencegahnya, Moms juga bisa mencoba beberapa cara seperti:
    2. Pastikan lakukan pelekatan dengan baik dan cari posisi nyaman
    3. Lembutkan payudara untuk memudahkan pelekatan bayi
    4. Susui bayi setidaknya setiap 2 hingga 3 jam
    5. Usahakan kulit di sekitar payudara dan puting sehat
    6. Berhati-hatilah saat melepaskan bayi setelah menyusu
    7. Gunakan pompa payudara yang tepat

    Baca juga: Payudara Kendur Setelah Menyusui? Ini Alasannya

    Berhati-hati

    Puting lecet saat menyusui umum ditemukan pada ibu baru melahirkan. Biasanya, puting sakit saat menyusui diakibatkan beberapa hal, mulai dari pelekatan yang tidak tepat hingga infeksi jamur. Namun berhati-hatilah, nyeri pada puting payudara ini sebenarnya juga merupakan indikasi jika ibu mengalami radang payudara atau mastitis.

    Jika menyusui terasa tidak nyaman karena puting nyeri, Moms bisa rutin mengoleskan MOOIMOM Lanaolin Nipple Cream yang aman untuk Moms dan si Kecil. Kenapa aman? Karena kim puting ini mengandung Lanollin dan eksta vitamin E sehingga Moms tidak perlu menghapusnya terlebih dulu sebelum mulai menyusui.

    Dapatkan di www.mooimom.id atau klik gambar di atas ya Moms!

    ibu menyusui
    masalah menyusui
    penyakit ibu menyusui

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon