MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Perkembangan Sistem Pencernaan Bikin Bayi Sering Kentut

    author icon

    Ika

    calendar icon

    02 May 2021

    category icon

    0-6 bulan

    category icon

    0-6 bulan

    Perkembangan Sistem Pencernaan Bikin Bayi Sering Kentut

    Sistem pencernaan yang masih berkembang dan belum sempurna kerap membuat perut Si Kecil penuh gas dan sering kentut dengan suara yang cukup nyaring. Tanpa kita sadari, mungkin sekali bayi juga sedang stres. Misalnya lantaran perpisahan yang cukup lama dengan Moms atau ayah mereka. Ia jadi enggan minum susu. Stres, jika tak segera ditangani, membuat bayi sering kentut.

     

    Penyebab Bayi Sering Kentut

    Bayi sering kentut sebenarnya bukan masalah besar, bahkan jika disertai rewel sekalipun. Sering kentut tapi tidak lekas buang air besar (BAB) kerap dialami oleh bayi baru lahir. 

    Sistem pencernaan bayi bekerja seperti halnya orang dewasa. Saat ada makanan seperti ASI masuk ke sistem cerna, usus halus akan menyerap zat yang bermanfaat sementara limbahnya akan diolah di usus menjadi feses dan gas. Namun karena belum sempurna, Bayi rentan mengalami kembung akibat proses pembuangan gas-nya masih tidak lancar.

    Berikut adalah beberapa penyebab umum bayi kentut terus yang perlu diketahui:

    1.       Menelan banyak udara

    Ada banyak momen yang menyebabkan bayi bisa menelan udara lebih banyak dari seharusnya. Contohnya saat perlekatan menyusui tidak tepat, saat posisi botol dot kurang pas, atau hanya saat mengoceh atau menangis.

    2.       Menangis terlalu lama

    Saat sedang menangis, bayi punya kecenderungan menelan udara. Hal ini menyebabkan perut mereka akan terasa penuh gas. Biasanya, kondisi ini terjadi apabila bayi menangis dalam periode waktu terlalu lama.

    3.       Masalah pencernaan ringan

    Bayi kentut terus juga bisa disebabkan oleh masalah pencernaan ringan seperti konstipasi atau sembelit. Pada kondisi ini, mungkin bayi akan jarang BAB dan sering kentut. Apabila kondisi ini berlangsung terus menerus dan membuat bayi tampak tidak nyaman, konsultasikan pada dokter spesialis anak.

    4.       Sistem pencernaan masih berkembang

    Tubuh mungil bayi masih beradaptasi cara mencerna makanan. Itulah salah satu sebab bayi sering kentut, karena cenderung menyimpan gas lebih banyak ketimbang orang dewasa.

    5.       Mengenal makanan baru

    Pada saat anak memasuki fase MPASI, wajar jika bayi kentut terus saat berkenalan dengan jenis makanan baru. Pada beberapa anak, kondisi ini bisa jadi mengindikasikan reaksi sensitif terhadap jenis makanan tertentu.

    Untuk mengenali apakah bayi kentut terus perlu mendapat perhatian lebih atau masih terbilang normal, berikut beberapa gejala yang perlu diperhatikan:

    · Bayi menangis saat kentut atau setelah kentut

    · Melengkungkan punggung

    · Mengangkat kedua kaki

    · Perut tampak seperti membengkak

    Jika bayi menunjukkan gejala seperti di atas, maka segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lengkap.

     

    Cara Mengatasi Bayi Sering Kentut

    Apabila Si Kecil tampak tidak nyaman dengan banyaknya gas dalam perutnya, ada beberapa hal untuk membantunya. Coba beberapa metode ini saat bayi kentut terus:

    1. Gerakan mengayuh sepeda

    Pertama, baringkan bayi dan angkat kedua kakinya dengan lutut ditekuk. Kemudian, gerakkan kaki seumpama sedang mengayuh sepeda untuk membantu melepaskan gas yang terjebak dalam perutnya. Perhatikan Si Kecil jangan sampai dia merasa tidak nyaman karena Moms mengayuh terlalu cepat dan justru menyakiti Si Kecil.

    2. Mengangkat kepala

    Angkat kepala bayi lebih tinggi dari posisi perutnya. Selain itu, gendong juga bayi dengan posisi tegak untuk membantu mereka sendawa (burping). Hal ini bisa membantu mengeluarkan gas dalam tubuhnya sehingga kentut bayi bisa berkurang. Moms bisa membantu menepuk perlahan punggungnya saat mengendong secara tegak usai menyusu untuk membantu sendawa.

    Baca juga: 7 Penyebab Bayi Rewel yang Seringkali Disepelekan

    3. Memijat perut

    Cara lain untuk membuat bayi merasa lebih nyaman adalah dengan memijat perut bayi secara perlahan. Moms bisa menekan dengan gerakan searah atau berlawanan dengan jarum jam. Gerakan I L U juga bisa membantu melancarkan konstipasinya. Gerakan ILU biasanya efektif, membuat Si Kecil nyaman tanpa menyakitinya.

    4. Tummy time

    Sebisa mungkin, biasakan bayi berada dalam posisi tummy time atau tengkurap saat sedang terjaga dan dalam pengawasan orang dewasa. Cara ini dapat memperkuat otot bagian tubuh atasnya dan memberi stimulus untuk mengangkat kepalanya. Posisi ini dapat membebaskan gas yang terjebak di perut sekaligus memperkuat otot bayi.

    Untuk membantu Si Kecil tidur lebih pulas, Moms dapat membaringkannya di atas bantal yang dirancang khusus bayi. Salah satunya Mooimom Sloped Pillow. Bantal antigumoh ini dapat diperoleh lewat situs Mooimom, penyedia kebutuhan terbaik bagi ibu dan anak.

    bantal bayi

    kesehatan bayi
    0-6 bulan
    7-12 bulan

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon