MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Pentingnya Fase Merangkak pada Bayi

    author icon

    Dwi Ayu Rochani

    calendar icon

    20 Jun 2020

    category icon

    category icon

    Pentingnya Fase Merangkak pada Bayi

    Sebelum belajar berjalan, bayi akan merangkak terlebih dahulu. Aktivitas dan kemampuan merangkak pada bayi sangat diperlukan. Bahkan punya manfaat yang penting. 

    Dalam aktivitas merangkak, bayi akan menggunakan tangan dan kaki untuk mengangkat tubuhnya. Seluruh tubuh bayi akan dilibatkan saat ia merangkak. Selain itu, merangkak juga memperkuat otot, bahu, lengan, kaki, dan tangannya. 

    Pembentukan Kurva Tulang Belakang

    Mengutip buku Parenting tanpa Galau, merangkak penting untuk pembentukan kurva tulang belakang dan fungsi saraf spinal saat si kecil tumbuh besar. Tak hanya itu saja, aktivitas merangkak juga dapat menstimulasi perkembangan visual bayi. Ketika bayi merangkak dari satu tempat ke tempat lain, penglihatan jarak jauh bayi akan semakin terlatih untuk melihat. Kemampuannya mengatur jarak pandang juga bisa meningkat.

    Membantu Bayi Belajar Merangkak

    Orangtua bisa membantu si kecil untuk belajar merangkak. Luangkan waktu untuk membantu bayi tengkurap (tummy time) sebagai dasar merangkak. Apa manfaat tummy time? Tummy time punya manfaat untuk memperkuat otot leher, bahu, dan kepala yang membantunya belajar merangkak.

    Bantu dan ajari bayi untuk meraih benda atau objek yang ditempatkan di sekitarnya. Bisa dimulai dengan meletakkan mainan atau benda yag ia suka di tempat yang tidak jauh dari jangkauannya, kemudian pancing ia untuk meraih benda tersebut. Penting juga untuk memastikan tidak ada barang atau benda yang berpotensi membahayakan atau membuat bayi cedera sewaktu belajar merangkak. Jauhkan benda atau furnitur berbahan kaca, keras, atau berat.

    Baca Juga : Membedong Bayi Punya Banyak Manfaat

    Tumbuh kembang bayi bisa berbeda satu sama lain. Namun, jika ketika bayi sudah berusia 12 bulan tapi tak juga menunjukkan upaya untuk bergerak atau merangkak, serta tak menunjukkan koordinasi tangan dan kaki yang baik saat bergerak, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter anak.

    Nah, jadi aktivitas merangkak pada bayi memang sangat penting. Semoga informasinya bermanfaat, ya. 


    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon