MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Tak Kunjung Menstruasi Selepas Melahirkan, Apakah Hamil Lagi?

    author icon

    Ika

    calendar icon

    16 May 2021

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    Tak Kunjung Menstruasi Selepas Melahirkan, Apakah Hamil Lagi?

    Sehabis melahirkan, kebanyakan Moms tentu menantikan siklus menstruasi yang kembali datang. Tapi ini kok, enggak datang-datang juga? Jangan-jangan hamil lagi?

    Siklus menstruasi yang kembali datang sesudah melahirkan merupakan penanda sistem reproduksi Moms telah bekerja lagi seperti sebelum mengandung. Setiap perempuan yang baru melahirkan membutuhkan waktu berbeda-beda untuk bisa pulih. Organ tubuh masing-masing perempuan juga membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk bisa kembali berfungsi seperti sediakala.

    Banyak faktor yang memengaruhi siklus menstruasi sesudah melahirkan. Kalau tak kunjung haid, bukan berarti Moms pasti mengandung lagi. Kalau haid sudah datang lagi, bukan berarti juga Moms tak akan bisa hamil kembali.

    Cepat atau lambat kedatangan silus menstruasi turut dipicu kinerja hormon dalam masing-masing tubuh perempuan yang baru melahirkan. Terlebih lagi dalam masa menyusui.

    Saat menyusui, tubuh menghasilkan hormon prolaktin. Saat bayi sudah memasukkan puting payudara Moms ke mulutnya dan mulai mengisap, saraf payudara Moms dirangsang untuk mengirim sinyal yang akan terkirim ke otak untuk memproduksi hormon prolaktin dan oksitosin. Kedua hormon ini kemudian dilepaskan ke aliran darah Moms.

    Hormon prolaktin bertugas untuk memproduksi ASI, sementara oksitosin bertugas untuk memicu keluarnya ASI. Dalam kinerjanya, hormon prolaktin dapat menekan aktivitas indung telur. Artinya, bisa saja Moms tak kunjung menstruasi. Atau sebaliknya, menstruasi datang lebih cepat dibanding sesama Moms lainnya.

    Jika Moms menyusui Si Kecil dan menstruasi tak kunjung datang hingga lebih dari tiga bulan, Moms bisa menghubungi dokter untuk lebih lanjut berkonsultasi. Selama belum sempat bertemu dokter, jangan cepat-cepat khawatir ketika haid tak segera datang, ya.

    Moms tetap dapat menyusui. Meski terkadang volume cairan air susu ibu (ASI) yang keluar ternyata lebih sedikit dibanding biasanya. Kenapa bisa begitu?

    Dilansir Healthline, perubahan pada produksi ASI saat siklus haid Moms sudah kembali datang mungkin saja terjadi. Penurunan volume ASI turut dipicu perubahan hormon dalam tubuh selepas melahirkan. Selain itu, menurut beberapa studi, rasa ASI juga dapat berubah.

    Baca juga: Cari Tahu Rasa ASI yang Aman untuk Bayi

    Apapun itu, Moms tak perlu cemas. Sebab, Moms tetap dapat menyusui Si Kecil. Dan sebaliknya, Si Kecil lantas tak enggan menyusu. Ketika ia tampak ogah-ogahan menyusu, mungkin saja disebabkan faktor lain. Seperti berikut ini.

    1. Ibu memiliki puting datar

    Tidak semua bayi bisa menyusu secara langsung pada puting ibu yang datar, khususnya untuk bayi yang baru lahir. Hal inilah yang kemudian bisa memicu bayi menolak menyusu. Untuk mengatasi hal ini, gunakanlah pompa ASI untuk menyedot puting agar lebih menonjol keluar.

    2. Posisi menyusui yang keliru

    Bisa saja Si Kecil enggan untuk menyusu akibat Moms menaruhnya di posisi yang tidak membuatnya nyaman. Untuk mengatasi hal ini, tentu saja Moms harus mengubah posisi menyusui.

    info kehamilan
    postpartum
    trimester pertama
    pra-kehamilan

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon