MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Moms, Kenali Penyebab Hamil Anggur yang Jarang Disadari!

    author icon

    Grandys Sofia

    calendar icon

    12 Dec 2020

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    Moms, Kenali Penyebab Hamil Anggur yang Jarang Disadari!

    Moms saat kehamilan, memang banyak sekali risiko dan harus mengetahui salah satunya seperti penyebab hamil anggur. Tahukah Moms jika ada namanya hamil anggur yang dalam dunia medis dikenal dengan Mola Hydatidosa yang terjadi karena adanya ari-ari yang terbentuk secara tidak normal. Prosentase terjadinya kehamilan ini memang sangat kecil namun perlu diwaspadi oleh Moms yang sedang dalam masa kehamilan. 

    Ketahui Penyebab Hamil Anggur dan faktor risikonya

    Keadaan hamil anggur ini dapat terjadi karena adanya pembuahan di awal dalam dua kondisi yaitu:
    Pembuahan yang terjadi karena sperma ini bertemu dengan sel telur dalam keadaan kosong
    Pembuahan yang terjadi saat ada dua sperma yang bertemu dengan satu sel telur
    Keaadan ini membuat janin tidak berkembang dengan baik sedangkan dari sisi plasenta yang terus bertumbuh.
    Dan faktor risiko hamil anggur ini adalah saat usia Moms saat mendapatkan kehamilan lebih dari 35 tahun, riwayat kehamilan yang pernah mengalami hamil anggur juga atau keguguran.
    Hal ini akan meningkatkna betapa besarnya seorang Moms untuk mengalami kehamilan anggur kembali.

    Hamil Anggur Kapan Terdeteksinya?

    Hamil anggur ini terdeteksi saat sudah mulai memeriksakannya ke dokter kandungan. Artinya di awal-awal kehamilan, tidak ada gejala atau tanda yang nyata akan hamil anggur ini. Janin di dalam kandungan tidak berkembang sehingga jika di awal kehamilan mengalami hamil anggur, akan ada indikasi di kemudian hari akan mengidapnya juga.

    Hamil Anggur dan Gejalanya

    Saat di awal kehamilan, tidak ada sebuah keanehan yang harus diwaspadai. Ketika selesai dari dokter kandungan dan mendapatkan hasil diagnosanya, selama itu juga ada tanda-tanda yang bisa menjadi gejala terjadinya hamil anggur ini. Diantaranya:
    - Adanya pendarahan di awal kehamilan
    - Muncul cairan kecoklatan dan juga menggumpal menyerupai anggur dari area miss V
    - Kesakitan berlebih pada area panggul
    - Mengalami morning sickness yang terlampau menganggu
    - Perut membesar dari usia kehamilan yang seharusnya

    Moms juga perlu ketahui apa saja hasil pemeriksaan dokter kandungan saat mengetahui kehamilan anggur ini dengan dua keadaan, yaitu hamil anggur lengkap dan hamil anggur parsial.  Hamil anggur parsial ini yang memperlihatkan kondisi dari cairan ketuban yang tidak optimal, ari-ari kondisinya menebal. Sedangkan untuk hamil anggur lengkap, kondisinya ini tidak tampak janin yang bertumbuh, adanya kista ovarium dan plasentanya yang menunjukkan seperti gumpalan bulat menyerupai anggur. Dokter setelah mendiagnosa kehamilan anggur ini, akan meminta Moms untuk melaksanakan pemeriksaan darah, apakah Moms mengidap anemia atau preeklamsia.

    Hamil anggur dan penanganannya

    Hamil anggur dapat dilakukan kuretase dengan melakukan pelebaran di area serviks untuk mengambil jaringan yang tidak bertumbuh tadi dengan sebuah alat medis. Hal ini juga bisa jadi pertimbangan buat Moms yang mengalami hamil anggur atau dengan melakukan pengangkatan rahim atau Histerektomi apabila tidak merencanakan kehamilan lagi.

    Risiko terjadinya penyakit Gestational Trophoblastic Neoplasia ini menjadi pertimbangan untuk melakukan Histerektomi ini karena keadaan jika hamil kembali akan sangat berisiko. Ketika selesai kuretase ini, ada baiknya untuk menunda kehamilan hingga satu tahun untuk mendapatkan pemulihan yang baik dan juga selalu menjaga kesehatan Moms. Pencegahan hamil anggur ini agar tidak terjadi kembali memang bergantung dari proses pembuahan yang membuat kondisi ini akan sulit untuk dikontrol. Namun seperti yang sudah dijelaskan bahwa untuk mengatur kehamilan berikutnya di satu tahun mendatang. 

    ibu hamil
    hamil muda
    info kehamilan
    masalah kehamilan

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon