Mamapedia Logo
Keputihan Setelah Melahirkan Pertanda Ada Gangguan?

Keputihan Setelah Melahirkan Pertanda Ada Gangguan?

author iconAnggraini Nurul F
date icon22 08 2021
category iconKehamilan & Menyusui, Gizi & Kesehatan,

Keputihan setelah melahirkan merupakan hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Keputihan juga memiliki manfaat lain, yaitu membantu menjaga jaringan vagina tetap sehat, memberikan pelumasan, serta melindungi dari infeksi dan iritasi. Kondisi tersebut juga dengan istilah white discharge atau vaginal discharge yah Moms.

Beberapa Kondisi yang Menyebabkan Terjadinya Keputihan Setelah Melahirkan

Baca Juga: 6 Tanda-Tanda Melahirkan Selain Keputihan

  • Menjelang menarche, atau menstruasi pertama pada perempuan yang baru mengalami pubertas. Kondisi tersebut dipengaruhi hormon estrogen, dan akan menghilang dengan sendirinya.
  • Mendapat rangsangan seksual pada wanita dewasa.
  • Wanita yang sedang mengalami masa ovulasi atau masa subur, karena sekret dari kelenjar-kelenjar serviks uteri menjadi lebih encer.
  • 10 hari setelah persalinan. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh pengaruh hormon estrogen dari ibu.

Tanda Keputihan Tidak Normal Setelah Melahirkan

Baca Juga: Apakah Keputihan saat Hamil 9 Bulan Merupakan Tanda Akan Melahirkan?

Moms perlu waspada bila keputihan yang dialami memiliki bau, terasa gatal, serta berwarna kuning atau kehijauan. Kondisi tersebut menjadi pertanda adanya infeksi di saluran reproduksi yang disebabkan oleh kuman, parasit, atau jamur. Jika mengalami sejumlah gejala tersebut, silahkan periksakan diri ke dokter kandungan di rumah sakit terdekat, ya.

Apalagi jika sejumlah gejala disertai dengan keputihan berulang dan tidak kunjung membaik. Gejala tersebut merupakan kondisi yang menjadi pertanda jika ibu tengah mengalami infeksi saluran kemih dan radang panggul.

Tips Mengatasi Keputihan Setelah Melahirkan

  • Menjaga kebersihan organ kewanitaan dengan rutin membersihkannya. Lakukan dengan air mengalir dari arah depan ke belakang.
  • Menjaga vagina tetap kering dan tidak lembap. Rutin mengganti celana dalam, minimal 2–3 kali sehari, terutama bila banyak beraktifitas.
  • Jika sedang menstruasi, ganti pembalut secara teratur.
  • Gunakan celana dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat, serta jangan terlalu ketat.
  • Hindari berhubungan intim dengan banyak orang.
  • Batasi penggunaan cairan pembersih kewanitaan, parfum, bedak atau produk sejenisnya pada daerah kewanitaan.
  • Konsumsi makanan sehat dengan nutrisi seimbang.
  • Hindari stres berlebihan setelah melahirkan, dengan mencukupi kebutuhan istirahat dan sesekali meluangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri.

Moms jangan lupa konsumsi Prenavita Health Food Honey Lychee Flavoured yah!

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE