Mamapedia Logo
Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda? Cek Faktanya

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda? Cek Faktanya

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon11 05 2021
category iconKehamilan & Menyusui, Gizi & Kesehatan, Menyusui,

Bolehkah ibu menyusui minum soda ? Pertanyaan ini kerap kali muncul di benak banyak perempuan. Anggapannya, segala macam kandungan dalam minuman soda akan terserap ke dalam ASI sehingga dikhawatirkan akan memengaruhi kesehatan si Kecil. Bahkan, ada pula mitos yang bermunculan jika minuman bersoda untuk ibu menyusui menyebabkan bayi kembung.Lantas, apa "hukum"nya minum soda saat menyusui jika dilihat dari sisi kesehatan?

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda?

Selain harus lebih selektif pilah-pilih makanan untuk ibu menyusui, jenis minumannya pun juga.Beberapa makanan dilarang untuk ibu menyusui. Namun, apakah minuman soda juga dilarang untuk ibu menyusui? Ada yg bilang demikian karena minuman bersoda mengandung kafein yang bisa tererserap dalam ASI. Menurut riset yang diterbitkan pada jurnal Drugs and Lactation Database, ibu menyusui minum soda sebenarnya boleh saja. Asalkan, porsinya dibatasi. Sebagai patokan, asupan kafein pada ibu menyusui yang dibolehkan dalam sehari hanya sebanyak 300-500 mg per hari. Artinya, ibu menyusui tidak disarankan untuk minum soda lebih dari 3 kaleng dalam satu hari.

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Kafein Berpengaruh pada Kesuburan

Efek Ibu Menyusui Minum Soda pada Bayi

bolehkah ibu menyusui minum soda

American Academy of Pediatrics menyatakan, kafein yang terserap ke dalam ASI hanya kurang dari 1% dari total yang dikonsumsi ibu.Kelihatannya sedikit. Namun, bayi cenderung lebih sensitif terhadap efek kafein, terutama bayi prematur dan bayi yang baru lahir.Sebab, tubuh bayi masih belum sepenuhnya mampu memetabolisme kafein yang masuk ke tubuhnya melalui ASI yang dikonsumsi.Secara umum, nilah efek ibu menyusui minum soda yang ditemukan pada bayi:

1. Gangguan Pencernaan Bayi

Sebenarnya, soda cenderung aman dikonsumsi ibu menyusui. Namun, tidak semua bayi bisa menerimanya.Pada bayi yang sensitif, soda yang diminum ibunya dapat menyebabkan mereka mengalami gangguan pencernaan.Bayi dapat mengalami sakit perut, kembung dan sering buang gas. Maka, sebaiknya dibatasi dalam mengonsumsinya.

2. Rentan Alami Anemia

Jika pada soda Anda terdapat campuran kopi, harap berhati-hati.Kandungan kafein dalam minuman soda dalam takaran lebih dari 450 ml sehari dapat menyebabkan kadar zat besi di dalam ASI berkurang.Hal ini akan menyebabkan bayi berisiko mengalami anemia defisiensi besi ringan. Terlebih, pada bayi baru lahir yang supan nutrisi utamanya hanya berasal dari ASI eksklusif.

3. Bayi Susah Tidur

Efek kafein yang membuat susah tidur pun tidak hanya dialami orang dewasa. Bayi dapat merasakan yang sama.Pola tidur yang buruk, bayi rewel, serta gelisah muncul saat bayi menerima ASI dari ibu yang mengonsumsi kafein sangat tinggi.Risiko ini cenderung dapat terlihat ketika ibu menyusui minum soda 10 cangkir atau lebih setiap hari.

Efek Ibu Menyusui Minum Soda Bagi Kesehatan

bolehkah ibu menyusui minum soda

Ibu menyusui minum minuman bersoda tidaklah dilarang. Namun, tetap akan ada efek buruk yang akan menghantui kesehatan tubuh jika konsumsinya berlebihan dan dalam jangka panjang.Inilah bahaya minuman bersoda untuk ibu menyusui:

1. Merusak Ginjal

Rupanya, minuman bersoda untuk ibu menyusui mampu mengganggu fungsi ginjal. Hal ini pun dibuktikan pada riset yang diterbitkan pada jurnal American Society of Nephrology.Penelitian ini menemukan, konsumsi soda lebih dari dua kaleng setiap hari mampu menurunkan fungsi ginjal perempuan.Biang keladi di balik hal tersebut adalah tingginya kadar pemanis buatan berjenis high-fructose corn syrup di dalam minuman soda. Mengonsumsi pemanis buatan ini mampu meningkatkan risiko ginjal mengalami albuminuria, yaitu adanya protein albumin dalam urine berlebih. Hal ini dikarenakan kerusakan pembuluh darah kecil (glomerulus) pada ginjal.

2. Meningkatkan Risiko Diabetes

Bahaya ibu menyusui minum soda selanjutnya adalah meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Tahukah Anda bahwa 65% dari satu sajian minuman soda adalah gula berupa sirup jagung fruktosa? Fruktosa dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 lebih tinggi daripada jenis gula lainnya. Meningkatnya risiko diabetes menyusui pun berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas dan penyakit kardiovaskular. Sebab, kadar lemak yang terkandung dalam darah (trigliserida) meningkat ketika mengonsumsi fruktosa.

3. Mengganggu Sistem Organ Tubuh

Kaleng soda mengandung senyawa yang membahayakan kesehatan, yaitu bisphenol A (BPA).BPA ternyata mampu larut ke dalam soda dan mampu mengacaukan sistem endokrin pada tubuh.Akibatnya, banyak sistem yang ada di dalam tubuh pun ikut rusak. Beberapa jaringan yang rusak ditemukan pada sistem saraf, sistem kekebalan tubuh, dan sistem reproduksi. Studi dari National Institute of Public Health of Polandia menyatakan, BPA mampu meningkatkan risiko ketidaksuburan hingga dan kanker payudara.

4. Memicu Kanker

Umumnya, minuman bersoda dengan warna cokelat kehitaman dibuat dengan “pewarna karamel” yang tertera pada label komposisinya.Pewarna tersebut diduga bersifat karsinogenik atau zat yang memicu kanker. Namun agar efek karsinogen tersebut tampak nyata sampai menyebabkan kanker, seorang  ibu menyusui harus minum 1000 kaleng soda dalam sehari. Tentu, hal ini tidaklah realistis, bukan?

5. Merusak Gigi dan Tulang

Soda seperti kola mengandung asam fosfat dan asam sitrat. Kedua jenis asam ini mampu membuat lapisan pelindung mahkota gigi (enamel) terkikis lebih cepat atau disebut erosi gigi. Padahal, enamel merupakan bagian tubuh yang paling keras.Terlebih, kandungan asam fosfat juga mampu meningkatkan risiko osteoporosis pada wanita. Risiko tersebut muncul karena konsumsi soda kola mampu menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh.Hal ini berimbas pada tulang kekurangan kalsium sebagai mineral penyusun tulang. Oleh karena itu, kepadatan tulang pun berkurang dan rapuh.

6. Meningkatkan Risiko Gangguan Metabolik

Riset yang diterbitkan pada The International Journal of Clinical Practice menemukan, konsumsi soda erat kaitannya dengan gangguan metabolik.Hal ini dikarenakan tingginya kadar gula pada soda. Bahkan, tidak hanya gula, pemanis buatan yang kerap ditemukan pada minuman soda untuk diet juga mampu meningkatkan risiko gangguan metabolik. 

bolehkah ibu menyusui minum soda - prenavita

Untuk menjaga kesehatan selama masa menyusui, Moms bisa mengonsumsi suplemen menyusui PRENAVITA Honey Lychee. Mengandung nutrisi lengkap untuk memperlancar ASI dan baik untuk kesehatan si Kecil. Dapatkan di www.mooimom.id ya!

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE