MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Bolehkah Ibu Hamil Makan Rambutan?

    author icon

    Ika

    calendar icon

    26 Feb 2021

    category icon

    category icon

    Bolehkah Ibu Hamil Makan Rambutan?

    Buah rambutan adalah buah eksotis asli Asia Tenggara, dikenal memiliki beragam sumber nutrisi bagi tubuh. Buah rambutan berwarna merah cerah, memiliki kulit tipis berbulu, serta daging buahnya berwarna putih. Rambutan adalah buah musiman yang banyak dijual pada bulan Juni hingga Desember. Karena rasanya yang manis, buah ini banyak difavoritkan oleh banyak orang, tak terkecuali ibu hamil. Namun, amankah kandungan buah ini bagi ibu hamil?

    Di beberapa komunitas di Asia, ibu hamil dilarang makan buah rambutan karena diyakini menyebabkan keguguran pada minggu-minggu awal kehamilan. Hal ini dikarenakan muncul rasa panas dari mengonsumsi rambutan. Selain itu, konsumsi rambutan disebut dapat menghalangi jalan lahir dan mempersulit persalinan. 

    Jangan khawatir, ya, Moms. Sejumlah anggapan di atas termasuk informasi yang tidak berdasar pada pengetahuan dan penelitian. Faktanya buah rambutan tingggi lemak dan kalori yang membantu Moms memenuhi kebutuhan kalori harian semasa hamil.

     

    Manfaat Buah Rambutan Selama Kehamilan

    Kandungan gizi dalam buah rambutan, antara lain, vitamin B2, B3, C, serat, kalium, kalsium, fosfor, zat besi, zinc, dan natrium. Semua nutrisi tersebut tidak hanya baik untuk ibu hamil, tetapi juga baik untuk janin. Manfaat rambutan apabila dikonsumsi oleh ibu hamil, sebagai berikut:

    1. Vitamin C yang terkandung dalam rambutan sebagai antioksidan alami, meningkatkan kekebalan tubuh, serta melawan penyakit.
    2. Rasa manis dan sedikit asam pada rambutan dapat membantu meredakan mual, muntah, dan pusing yang Moms alami.
    3. Serat tidak larut di rambutan berguna untuk melancarkan proses pengeluaran tinja dari dalam tubuh, sehingga mencegah sembelit selama hamil.
    4. Zat besi dalam rambutan membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah sehingga terhindar dari pusing dan kelelahan, bahkan anemia.
    5. Selain zat besi, kandungan vitamin C di rambutan juga tergolong tinggi. Vitamin C berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu penyerapan zat besi dari makanan.
    6. Mengonsumsi rambutan saat hamil juga dapat memenuhi kebutuhan kalsium selama kehamilan. Mineral ini diperlukan ibu hamil untuk menjaga kesehatan tulangnya, sekaligus membantu pembentukan tulang janin.

    Meskipun belum ada batasan seberapa banyak ibu hamil sebaiknya mengonsumsi buah ini, ada baiknya tetap terukur dan dibatasi. Jika ibu hamil makan rambutan berlebihan dapat menyebabkan masalah seperti lonjakan kadar gula darah. Rambutan yang terlalu matang memiliki kandungan gula tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi berlebihan. Selain itu, buah rambutan yang terlalu matang memiliki kandungan alkohol dan kandungan gula yang tinggi. Dua hal ini tentunya akan memengaruhi perkembangan janin.

    Baca juga: Manfaat Buah Sirsak untuk Ibu Hamil

    Cara Memilih dan Mengonsumsi Buah Rambutan

    Lalu, bagaimana memilih dan mengonsumsi buah rambutan yang aman? Moms, bisa menyimak tips di bawah ini saat memilih buah.

    1. Buah rambutan tersedia dari bulan Juni hingga Desember, pada bulan-bulan ini merupakan masa terbaik membeli rambutan.
    2. Moms bisa memilih buah rambutan berwarna merah cerah. Kemudian gunakan jari untuk meraba dan memeriksa apakah bulu buah rambutan bertekstur lembut dan lentur.
    3. Pilihlah buah yang keras karena memiliki daging yang baik dan berair.
    4. Hindari buah kusam atau kecoklatan dan rambut buah kering atau rapuh karena merupakan buah tua.
    5. Simpan buah di tempat yang sejuk dan kering. Buah rambutan cenderung tetap segar hingga lima hari.
    6. Kupas kulit rambutan menggunakan tangan atau pisau. Hindari mengupas kulit rambutan menggunakan mulut, karena kuman yang ada di kulitnya dapat masuk ke dalam tubuh ibu hamil.
    7. Sebaiknya Moms memakan buah rambutan dalam keadaan segar dan dimakan apa adanya tanpa bumbu atau tambahan apa pun.
    8. Daging buah rambutan bisa ditambahkan ke salad buah, puding, es krim, atau makanan penutup lainnya
    9. Pilihan konsumsi lainnya ialah dengan membuat jus rambutan yang menyegarkan.
    10. Moms juga dapat mengolah rambutan menjadi selai, jeli, saus, sirup, dan sorbet.

    Jika Moms belum pernah makan rambutan sebelumnya, dan ingin memulainya saat hamil, tanyakan pendapat dokter lebih dulu. Makanlah buah dalam porsi kecil dan kenali adakah efek samping yang muncul. Apabila Moms mengalami gejala tertentu, segera berhenti mengonsumsi rambutan.


    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon