MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Bayi Sungsang, Apa Saja Risikonya Untuk Ibu dan Janin?

    author icon

    Ika

    calendar icon

    02 Jan 2021

    category icon

    category icon

    Bayi Sungsang, Apa Saja Risikonya Untuk Ibu dan Janin?

    Bahkan, di dalam perut, bayi-bayi juga banyak bergerak. Tidak heran ada beberapa Moms yang mengalami kehamilan sungsang. Sayangnya, hingga saat ini belum diketahui secara jelas apa saja penyebab bayi berada pada posisi sungsang.

    Apa itu sungsang?

    Untuk pergerakan yang normal, pergerakan itu akan membawa bayi pada posisi kepala di bawah ketika waktu melahirkan sudah dekat. Namun dalam beberapa kasus, ada kalanya posisi yang terjadi justru sebaliknya alias sungsang. Umumnya pada usia kehamilan 36 minggu biasanya kepala bayi sudah berada di bawah. Namun, sebagian kasus lainnya posisi tersebut tidak berubah, sungsang hingga proses persalinan.

    Penyebab sungsang?

    Konon sebagian kehamilan dan kelahiran sungsang disebabkan karena pergerakan bayi. Namun ada pula faktor lain seperti, kehamilan kembar, kelahiran prematur, cairan ketuban terlalu banyak atau sedikit, atau pula kehamilan yang kesekian kali yang membuat rahim ibu sangat elastis. Selain itu, ada pula tumor panggul, tumor rahim, letak plasenta, atau janin kecil yang tidak sesuai dengan usia kehamilan, juga bisa menjadi faktor penyebab kelahiran sungsang. Ada juga faktor cacat bawaan pada bayi yang mengakibatkan kondisi ini. Misalnya, seperti tidak sempurnanya bentuk tulang tengkorak bayi dan kepala janin besar terisi cairan.

    Cara mengatasi

    Kelahiran atau posisi melahirkan sungsang sebenarnya bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya komplikasi atau cedera yang dialami Si Kecil. Biasanya pada masa kehamilan dokter akan merekomendasikan ibu untuk melakukan senam khusus di rumah. Tujuannya jelas, untuk mengubah posisi janin sungsang ke posisi normal. Hal yang perlu digarisbawahi, jangan sekali-kali mencoba senam atau olahraga yang tidak dianjurkan oleh dokter.

    Ada kalanya dokter juga akan menyarankan beberapa posisi tidur terbaik, bukan hanya demi kenyamanan ibu hamil, namun juga memperbaiki posisi Si Kecil.

     

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon