Homepage Loading Icon
Apa Penyebab Nyeri Panggul saat Hamil Tua?

Apa Penyebab Nyeri Panggul saat Hamil Tua?

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon23 04 2020
category iconKehamilan & Menyusui, Masa Kehamilan, Tips,

Bagi ibu yang sedang hamil tua pasti merasakan berbagai macam keluhan. Salah satunya merasakan nyeri dan sakit pada panggul sehingga membuat Moms khawatir. Tenang, Moms tidak sendiri karena hampir 80 persen ibu hamil mengalami hal serupa.

Nyeri pada panggul atau bokong biasanya akan dialami ibu hamil ketika memasuki trimester ketiga. Nyeri panggul terjadi pada sendi dan otot di bagian tulang panggul dan punggung bagian bawah. Biasanya ketika Moms mencoba bangun dari tempat tidur atau berdiri dari posisi duduk, rasa nyeri dan sakit pun bisa dirasakan.

Nyeri panggul saat hamil tentunya tidak boleh dibiarkan, selain membuat tidak nyaman, nyeri panggul juga bisa jadi mengganggu kesehatan. Lalu, apa yang menyebabkan nyeri panggul terjadi ketika hamil? Bagaimana cara mengatasinya?
Simak ulasan berikut ini ya, Moms!

Penyebab Nyeri Panggul

Meskipun nyeri panggul seringkali terjadi pada ibu hamil, Moms perlu mengetahui apa penyebabnya. Penyebab paling umum dari nyeri panggul saat hamil adalah karena adanya tekanan yang semakin berat dari sendi panggul.

Kondisi seperi ini biasa disebut dengan Symphysis Pubis Disfunction (SPD), di mana adanya peningkatan hormon estrogen, prgesteron, dan relaxin.

Menurut seorang ahli fisioterapi spesialis kesehatan panggul wanita dan pendiri The Pelvic Expert , Heba Shaheed di Sydney, Australia, peningkatan hormon-hormon tersebut bisa menyebabkan ligamen panggul menjadi lebih rileks dan lunak, sehingga membuat persendian mulai ikut melunak.

Hal inilah yang membuat sendi di depan panggul menjadi tidak stabil dan menimbulkan rasa nyeri pada panggul ibu hamil.

Selain karena masalah sendi, nyeri panggul yang terjadi di trimester ketiga bisanya terjadi karena perut yang semakin membesar. Semakin besar perut tentu memungkinkan tekanan ke daerah panggul terjadi dan membuat saraf yang mengalir dari vagina ke kaki menjadi lebih cepat.

Kontraksi palsu juga bisa menjadi penyebab terjadinya nyeri panggul, hal ini karena adanya gerakan bayi atau Moms sedang mengalami dehidrasi. Jika Moms merasa seperti itu, sebaiknya segera menghubungi dokter untuk menanyakan perihal tersebut.

Konsultasi ke Dokter jika Merasa Nyeri Berlebih

Meskipun nyeri panggul sering terjadi pada ibu hamil trimester terakhir, namun apabila Moms tidak tahan dengan rasa sakitnya, segera konsultasikan dengan dokter kandungan.

Dokter akan membantu mengurangi rasa sakit dan menghindari ketidaknyaman dalam jangka waktu yang panjang. Biasanya dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya nyeri panggul yang Moms rasakan.

Tes yang akan dilakukan biasanya meliputi:

- Pemeriksaan fisik. Ini dilakukan untuk mencari area yang sakit pada perut dan panggul Moms.

- Ultrasonografi panggul (transvaginal). Dokter biasanya melakukan ini agar bisa melihat dengan jelas kondisi rahim, saluran tuba, vagina, ovarium, dan organ-organ lain dalam sistem reproduksi. Tes ini dilakukan menggunakan tongkat yang dimasukkan ke dalam vagina, yang nantinya mentransmisikan gelombang suara ke layar komputer untuk pengecekan.

- Tes darah dan urin juga bisa dilakukan untuk mencari tanda-tanda apakah penyebab nyeri panggul terjadi karena ada infeksi atau tidak.

Cara Mengatasi Nyeri Panggul

Nyeri panggul bisa menghilang dengan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, namun pastikan sebelumnya untuk berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Namun, ada juga cara untuk mengatasi nyeri panggul yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Diantaraya adalah:

1. Tempelkan botol air panas di perut untuk membantu meringankan rasa nyeri. Cara lainnya adalah dengan mandi ari hangat.

2. Gunakan bantal kram saat tidur. Penggunaan bantal kram bisa meredakan nyeri panggul berlebih. Pilih Bantal Kram MOOIMOM yang bisa memberikan rasa nyaman saat Moms tidur, serta memberikan tidur yang berkualitas bagi Moms.

3. Lakukan beberapa latihan panggul dengan memiringkan panggul dan berbaring dengan pinggul terangkat. Atau bisa juga dengan meninggikan kaki ke tembok untuk membantu meringankan nyeri panggul dan nyeri yang memengaruhi punggung bawah atau paha.

4. Pijat kehamilan untuk mengurangi rasa sakit. Namun yang perlu dipastikan adalah untuk selalu memilih terapis yang sudah bersertifikat untuk merawat ibu hamil.

5. Cobalah yoga, yoga prenatal, dan meditasi yang juga dapat bermanfaat untuk manajemen nyeri.

6. Minum herbal seperti kulit pohon willow juga dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Itulah penyebab dan cara mengatasi nyeri panggul ketika masa kehamilan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi pada dokter kandungan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat ya, Moms.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
Rekomendasi Produk
Sloped Pillow Bantal Bayi
Sloped Pillow Bantal Bayi

Rp 449,000

MOOIMOM Multifunction Pregnancy Pillow Bantal Hamil
MOOIMOM Multifunction Pregnancy Pillow Bantal Hamil

Rp 599,000

Mooimom Anti-Leg Cramp Pregnancy Pillow Bantal Hamil
Mooimom Anti-Leg Cramp Pregnancy Pillow Bantal Hamil

Rp 499,000

Mooimom Maternity & Nursing Pillow
Mooimom Maternity & Nursing Pillow

Rp 699,000

MOOIMOM Flat-head Prevention Pillow - Bantal Bayi
MOOIMOM Flat-head Prevention Pillow - Bantal Bayi

Rp 315,000

Service

E-mail cs@mooimom.id
Customer Care 081212188862
Opening Hours Mon - Fri (09.30 - 17.30)

FOLLOW US ON

Follow MOOIMOM Instagram https://www.instagram.com/mooimom.id/Follow MOOIMOM Line https://line.me/R/ti/p/%40mau7665rFollow MOOIMOM Facebook https://www.facebook.com/mooimomid/Follow MOOIMOM Youtube https://www.youtube.com/channel/UCrRvWHrQqd_lwAAwo-A2xMg

Get updates on new maternity and nursingwear products!

Copyright © MOOIMOM PTE. LTD. All Rights Reserved