MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Makanan Penyebab Kista Ovarium, Hindari Ya Moms!

    author icon

    Ika

    calendar icon

    07 Jan 2021

    category icon

    category icon

    Makanan Penyebab Kista Ovarium, Hindari Ya Moms!

    Kista ovarium termasuk penyakit yang tidak berbahaya. Bisa sembuh dengan sendirinya. Meski demikian, terdapat beberapa jenis kista ganas yang memicu nyeri akut. Kista memang tak bisa serta-merta diobati. Hanya dapat dicegah. Salah satu pencegahannya adalah mengatur menu diet sehat. Diet dibutuhkan lantaran makanan tertentu dinilai dapat memicu kista ovarium.

    Dua di antara makanan pemicu kista ovarium adalah daging merah dan keju. Semasa diet, Moms sebaiknya menghindari makanan tinggi kalori dan menggantinya dengan kacang-kacangan.

    Ovarium berfungsi sebagai penghasil sel telur. Bagian dari sistem reproduksi ini turut memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Keduanya ikut mengatur siklus menstruasi serta mempersiapkan tubuh perempuan semasa kehamilan, hingga waktunya bersalin.

    Kista ovarium sebetulnya termasuk penyakit yang umum. Sebagian besar tak diiringi keluhan besar. Meski begitu, ada beberapa gejala yang tetap perlu dikenali dan diperhatikan, ya, Moms.

    - Nyeri panggul.

    Lumrahnya benjolan kista berukuran kecil. Namun, ketika membesar, kista akan memicu nyeri pada panggul dan perut bagian bawah menjelang menstruasi. Kista yang membesar juga dapat memicu perut kembung.

    - Nyeri saat berhubungan intim.

    Disebut juga dyspareunia, rasa nyeri pada panggul terasa saat berhubungan intim. Nyerinya masih berlanjut sesudah berhubungan intim.

    - Gangguan pada sistem pencernaan.

    Terasa nyeri ketika buang air besar. Bisa terjadi sembelit atau diare.

    - Lebih sering lagi buang air kecil.

    Ketika hamil, Moms kerap buang air kecil, kan? Nah, ketika ada kista ovarium, frekuensi buang air kecilnya lebih kerap lagi. Kadang lancar. Tetapi kadang-kadang pula seperti tertahan, sulit keluar.

    - Siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

    Selain tidak teratur, darah yang keluar pun tak konstan. Kadang-kadang banyak. Kadang-kadang sedikit.

    tips kesehatan
    gaya hidup
    gaya hidup sehat
    diet sehat

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon