MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Gejala Virus Corona yang Wajib Moms Ketahui

    author icon

    Dinda Ayu Saraswati

    calendar icon

    03 Mar 2020

    category icon

    category icon

    Gejala Virus Corona yang Wajib Moms Ketahui

    Virus corona kini sudah positif mewabah di Indonesia. Gejala infeksi Virus Corona yang umum terjadi adalah demam ≥38 derajat celcius, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak napas yang bisa berlangsung beberapa hari. Jika ada orang dengan gejala ini pernah melakukan perjalanan ke Cina (terutama Wuhan), atau pernah kontak dengan penderita 2019-nCoV, maka orang tersebut harus menjalani pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

    Bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang lanjut usia, dan anak kecil, ada kemungkinan virus dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius seperti pneumonia atau bronkitis.

    Gejala-gejala ini biasanya ringan dan bermunculan secara bertahap. Namun, ada juga beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan hanya merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80 persen) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang terinfeksi COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas, demikian dikutip dari situs web WHO.

    Gejala Virus Corona yang Wajib Moms Ketahui

    Orang yang terinfeksi 2019-nCoV dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Meski gejalanya sama, tetapi virus penyebabnya bisa berbeda. Kemiripan gejala tersebut membuat identifikasi infeksi Virus Corona tidak mudah dilakukan. Perlu ada pemeriksaan laboratorium untuk mengonfirmasi indikasi seseorang tertular Virus Corona. Oleh karena itu, WHO merekomendasikan agar setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas mencari pengobatan sejak dini. Mereka pun perlu memberitahu petugas kesehatan soal riwayat perjalanannya dalam 14 hari terakhir sebelum gejala muncul. Informasi lainnya ialah riwayat kontak mereka dengan seseorang yang sedang menderita infeksi saluran pernafasan.

    Sekitar 20 persen pasien memiliki kasus penyakit yang parah atau menjadi sakit kritis. Gejala paling umum yang diderita pasien virus corona yang melanda seluruh China adalah demam. Penelitian yang dilakukan di 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan menghasilkan beberapa pola khas gejala virus corona. Di antaranya yakni 99 persen pasien menderita suhu tinggi, dan lebih dari setengahnya mengalami batuk kering dan kelelahan. Tak hanya itu, kurang lebih sepertiganya alami kesulitan bernapas dan nyeri otot.

    Hari ke-1: Pasien demam. Mereka juga mungkin mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil dari mereka mungkin mengalami diare atau mual selama satu atau dua hari sebelumnya.

    Hari ke-5: Pasien mungkin mengalami kesulitan bernapas, terutama jika mereka lebih tua atau memiliki riwayat penyakit yang sudah ada sebelumnya.

    Hari ke-7: Ini adalah berapa lama, rata-rata, sebelum pasien dirawat di rumah sakit, menurut penelitian Universitas Wuhan.

    Hari ke-8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah (15 persen, menurut CDC Cina) mengalami sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), penyakit yang terjadi ketika cairan terkumpul di paru-paru. ARDS seringkali berakibat fatal.

    Hari ke-10: Jika pasien memiliki gejala yang memburuk, ini adalah waktu dalam perkembangan penyakit ketika mereka kemungkinan besar dirawat di ICU. Pasien-pasien ini mungkin mengalami sakit perut dan kehilangan nafsu makan daripada pasien dengan kasus yang lebih ringan. Hanya sebagian kecil yang mati. Tingkat kematian saat ini berkisar sekitar 2 persen.

    Hari ke-17: Rata-rata, orang yang pulih dari virus dikeluarkan dari rumah sakit setelah dua setengah minggu.

    Terdapat beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk mencegah terhindar dari virus corona, seperti dilansir dari laman resmi Kemenkes. Berikut ini di antaranya:

    Sering mencuci tangan menggunakan sabun

    Gunakan masker bila batuk atau pilek

    Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah

    Hati-hati ketika kontak dengan hewan

    Rajin olahraga dan cukup istirahat

    Jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak

    Bila batuk, pilek dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan

    Minum air mineral 8 gelas per hari
     

     


    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon