MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Fimosis Pada Bayi, Kenali Tanda-tanda serta Cara Penanganannya

    author icon

    Farhan Emerald

    calendar icon

    20 May 2021

    category icon

    0-6 bulan

    category icon

    0-6 bulan

    Fimosis Pada Bayi, Kenali Tanda-tanda serta Cara Penanganannya

    Kondisi Fimosis pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

    Fimosis pada bayi merupakan kondisi bawaan lahir dan normal dialami bayi. Fimosis umumnya tidak memerlukan perawatan khusus karena pelekatan kulup dan kepala penis sejatinya akan terpisah secara alami saat anak menginjak usia 5-7 tahun.

    Pada sebagian anak, fimosis dapat terjadi hingga ia memasuki usia pubertas. Jika kondisi ini dialami anak Anda, jangan khawatir berlebih selama tidak ada keluhan lain yang menyertainya.

    Namun, jika fimosis disertai dengan gejala kemerahan, nyeri, bengkak, atau sulit untuk berkemih, segera bawa anak Anda ke dokter. Pasalnya, kondisi ini memerlukan penanganan dan pengobatan medis. 

    Cara Merawat Fimosis pada Bayi

    Tidak ada perawatan khusus untuk mengatasi fimosis pada bayi. Anda tidak disarankan untuk menarik kulup dari kepala penis secara paksa karena hal ini bisa menyebabkan nyeri dan kerusakan kulit kulup penis.

    Jadi, cukup bersihkan penis secara teratur menggunakan air hangat dan sabun berbahan lembut setiap memandikan anak. Setelahnya, keringkan secara perlahan dan hindari menaburkan bedak ke penis anak karena ini dapat memicu iritasi kulit.

    Cara Mengatasi Fimosis pada Bayi

    Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menilai gejala fimosis yang dialami oleh bayi untuk memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi yang dialaminya. Langkah pengobatan yang mungkin diberikan dapat berupa:

    Krim kortikosteroid

    Krim kortikosteroid yang diresepkan dokter harus dioleskan pada ujung kulit kulup penis hingga 3 kali sehari, selama 1 bulan. Tujuan penggunaan krim ini adalah untuk membantu mengendurkan kulit.

    Sunat

    Sunat dianggap pilihan pengobatan yang terbaik untuk fimosis. Pastikan Anda konsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait operasi sunat untuk bayi. Tanyakan metode, risiko, dan kapan waktu yang tepat untuk anak disunat.

    Fimosis pada bayi perlu diatasi dengan tepat. Penanganan fimosis pada bayi, berbeda dengan fimosis pada masa kanak-kanak atau masa pubertas, sehingga Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar bayi Anda mendapatkan penanganan yang sesuai. Jika moms sedang mencari keperluan baju yang nyaman, moms bisa langsung beli HAMAKO 2Way Zipped serta dapatkan penawaran dengan harga terbaik! 

    perkembangan bayi
    tumbuh kembang bayi
    0-6 bulan
    7-12 bulan

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon