MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Ciri-ciri Hamil Tapi Haid Lancar, Gimana Ya Moms?

    author icon

    Anggraini Nurul F

    calendar icon

    21 Jan 2022

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    Ciri-ciri Hamil Tapi Haid Lancar, Gimana Ya Moms?

    Kehamilan adalah momen yang dinanti oleh seorang wanita sepanjang kehidupannya. Namun untuk melalui masa 40 minggu kehamilan tanpa hambatan, bukan hal yang mudah. Keluar darah seperti haid saat hamil seringkali membuat Moms panik. 

    Jika terjadi keluar darah sperti haid saat hamil, Moms pun akan bertanya-tanya, apakah yang terjadi pada janin? Apakah ini tanda keguguran?

    Sebelum khawatir yang berlebihan, Moms harus tahu bahwa keluar darah saat hamil adalah hal biasa. Menurut penelitian, sekitar 20% ibu mengalami perdarahan di awal kehamilan. Pendarahan ini dikatakan normal ketika ada jumlah minimal darah yang habis, yaitu hanya sebuah titik atau bercak bewarna cokelat.

    Meski demikian, penting memahami perbedaan antara perdarahan normal dan yang harus segera mendapat pertolongan medis. Sebelum pergi ke dokter dan stres, ada baiknya Bunda mengenali bercak apa yang melekat di celana dalam jika keluar darah saat hamil.

    Penyebab keluar darah saat hamil seperti haid

    ciri ciri hamil tapi haid lancar

     

    Pada trimester pertama kehamilan, wanita akan mengalami rasa ngidam, mudah lapar, lelah dan sakit di daerah pelviks. Ini adalah sesuatu yang normal namun ada batasannya. Perdarahan saat hamil muda juga harus dicermati lebih jauh.

    Ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama berupa flek atau tetesan darah yang tampak pada pakaian dalam. Kedua, perdarahan yang alirannya lebih banyak dan membutuhkan pembalut agar tidak membasahi pakaian dalam.


    Baca Juga:

    Perhatikan! Ini 15 Ciri-ciri Orang Hamil Sebelum Haid Terlambat


    bannerbanner

    Tapi ketika darah terus keluar tak berhenti, Bunda harus pergi ke dokter kandungan. Begitu juga jika darah keluar dalam jumlah banyak dan tak lagi berbentuk bercak. Atau ketika darah keluar disertai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah. Di bawah ini adalah penyebab keluar darah saat hamil.

    1. Implantasi Sel Telur

    Pendarahan umum terjadi pada beberapa wanita ketika implantasi sel telur. Saat sel telur akan menempel pada dinding rahim, akan ada darah yang terlepas dari dalam rahim.

    2. Tanda Kehamilan Ektopik

    Bercak darah yang tak berhenti bisa menjadi tanda kehamilan ektopik. Ini adalah kondisi di mana embrio tumbuh di luar rahim.

    3. Iritasi pada Serviks

    Kehamilan banyak mengubah banyak hal di dalam tubuh. Hormon hamil dapat menyebabkan iritasi pada serviks pada awal kehamilan, yang juga dapat menyebabkan bercak.

    4. Hubungan seks saat hamil

    Berhubungan seks selama kehamilan bisa menyebabkan keluarnya bercak darah. Ini benar-benar normal. Namun, Bunda disarankan untuk mengikuti petunjuk dari ginekolog sebelum terlibat dalam tindakan tersebut.

    5. Plasenta Previa

    Perdarahan pada trimester kedua atau ketiga bisa disebabkan oleh berbagai alasan seperti plasenta previa atau persalinan jangka pendek.

    Tindakan yang bisa dilakukan jika keluar darah seperti haid saat hamil

    Penyebab umum perdarahan saat hamil muda adalah proses pelekatan sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim, yang dikenal sebagai perdarahan implantasi. Hal ini tampak sebagai bercak darah atau perdarahan ringan selama beberapa jam atau hari, tapi tidak selama dan sebanyak menstruasi.


    Baca Juga:
    Hamil 9 Bulan : Kontraksi Palsu Hingga Pendarahan Vagina pada Ibu Hamil


    Penyebab lain adalah iritasi karena gesekan saat hubungan intim, infeksi, atau perubahan hormon. Keluar darah saat hamil muda bisa juga disebabkan oleh faktor lain yang lebih berisiko, seperti keguguran, hamil anggur atau kehamilan ektopik.

    Untuk mengetahui penyebab perdarahan, kemungkinan dokter akan melakukan pemeriksaan USG abdomen (perut) atau transvaginal. Jika Moms mengalami perdarahan saat hamil muda, penanganan awal yang bisa dilakukan adalah berisitirahat dengan berbaring sesegera mungkin. Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan, yaitu:

    • Berbaring dan minimalkan waktu berdiri dan berjalan. Jika perlu, minta izin untuk tidak masuk kerja.
    • Hindari berhubungan seks selama perdarahan berlangsung dan jangan pernah menggunakan pembersih vagina.
    • Pakai pembalut agar lebih mudah menghitung seberapa banyak perdarahan yang terjadi. Hindari penggunaan tampon.
    • Perhatikan warna dari darah yang keluar, misalnya merah muda, merah kecokelatan, merah terang, dan lain-lain.

    Waspadai perdarahan jika keluar semakin deras menyerupai haid, berwarna merah segar, atau diiringi kram perut. Selain itu, perlu juga dicermati perdarahan yang terjadi secara terus menerus selama hamil muda.

    Selain mengenal penanganan awal, Moms hamil juga harus mengenali kondisi darurat yang harus segera mendapat pertolongan dokter. Kondisi yang paling harus diwaspadai adalah jika terjadi perdarahan berat atau perdarahan yang disertai rasa sakit atau kram yang tidak tertahankan pada bagian bawah perut.

    Selain itu, perdarahan yang disertai dengan keluarnya jaringan dari vagina juga wajib diwaspadai. Jaringan apa pun yang keluar saat perdarahan sebaiknya jangan dibuang, kemungkinan dibutuhkan saat pemeriksaan dokter.

    Nah, Moms, meski umumnya normal, namun perdarahan saat hamil muda seperti haid harus disikapi dengan tepat, agar terhindar dari hal-hal yang membahayakan bagi ibu dan janin.

    Moms, krim stretch mark ibu hamil harus disiapkan sebelum perut semakin membesar. Kini Anda dapat memiliki kulit yang elastis dan bersih tanpa noda sedikit pun dengan harga yang sangat terjangkau dengan krim anti stretch mark untuk ibu hamil ini.

    bannerbanner

    masalah kehamilan

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon