MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Beragam Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil dan Bayinya

    author icon

    fallin

    calendar icon

    23 Jun 2019

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    Beragam Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil dan Bayinya

    Anda penggemar berat cokelat dan tidak bisa berhenti memakannya meskipun sedang hamil? Jangan khawatir, asalkan tidak berlebihan, makan cokelat saat hamil ternyata memiliki manfaat untuk perkembangan janin dan kesehatan kehamilan Anda. Apa saja manfaat makan cokelat untuk ibu hamil? Berikut ulasan lengkapnya.

     

    Makan cokelat saat hamil menurunkan risiko preeklampsia

    Penelitian yang telah dilakukan oleh Yale Center for Perinatal, Pediatric and Environmental Epidemiology, Yale University di Amerika Serikat, menemukan bahwa makan cokelat saat hamil bisa mengurangi risiko preeklampsia. Preeklampsia sendiri adalah kondisi berbahaya yang ditandai dengan naiknya tekanan darah ibu hamil, padahal sebelumnya tidak pernah punya riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi). 

     

    Penelitian yang dilakukan dengan survei ini melibatkan lebih dari 2.000 ibu hamil yang baru melahirkan. Mereka mendapat pertanyaan berapa banyak cokelat yang dikonsumsi pada trimester pertama dan ketiga ketika hamil. Kemudian, para peneliti memeriksa kadar thebromine, yakni salah satu zat kimia dalam cokelat, pada plasenta bayi baru lahir.

     

    Apa hasilnya? Ibu yang makan cokelat saat hamil hingga lima kali atau lebih setiap minggu mengalami penurunan risiko preeklampsia hingga 50 persen.  Penelitian ini juga menemukan bahwa konsumsi cokelat pada trimester pertama maupun trimester ketiga bisa memberikan perlindungan yang sama.

     

    Ibu hamil yang suka makan cokelat saat hamil memiliki kadar theobromine yang tinggi

    Keracunan kehamilan atau preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang menjadi salah satu penyebab kematian ibu hamil dan janin. Keracunan kehamila berisiko menghambat tumbuh kembang janin. Bahkan bisa menyebabkan janin lahir prematur.

     

    Elizabeth Triche, ketua tim penelitian ini menyimpulkan hal tersebut terjadi karena zat kimia theobromine telah memperlancar aliran darah dalam plasenta dengan menghambat zat kimia yang berkaitan dengan stres. 

     

    Selain itu, theobromine juga dapat meningkatkan fungsi jantung, melemaskan otot-otot jantung, dan memperbesar pembuluh darah ibu hamil. Kesimpulannya, ibu dengan kadar theobromine yang tinggi menghadapi risiko preeklampsia yang lebih rendah dibandingkan ibu hamil dengan kadar theobromine rendah. 

     

    Kandungan flavonoid berpengaruh pada fungsi plasenta

    Tidak hanya itu, penelitian yang dilakukan oleh Universite Laval Quebec City di Kanada, menemukan bahwa makan cokelat saaat hamil sebanyak 30 gram setiap hari baik bagi perkembangan janin.

     

    Kandungan flavonoid di dalam cokelat bisa menurunkan risiko masalah pembuluh darah dan jantung sekaligus menurunkan kolesterol. Semakin gelap warna cokelat yang Anda makan, maka semakin banyak kandungan flavonoid di dalam cokelat.

     

    Menurut dr. Emmanuel Bujold dalam Medical News Today, cokelat berpengaruh pada fungsi plasenta dan perkembangan janin karena kandungan flavonoid yang dikenal sangat kaya akan antioksidan.

     

    Berapa banyak ibu hamil boleh mengonsumsi cokelat?

    Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun Anda disarankan tidak berlebihan makan cokelat saat hamil. Sebanyak 2-3 kali seminggu atau minum satu gelas susu cokelat setiap hari tidak akan berbahaya. Konsumsilah cokelat dalam takaran yang wajar atau secukupnya. 

     

    Anda harus ingat bahwa cokelat juga mengandung kafein. American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan asupan harian kafein bagi ibu hamil harus di bawah 200 miligram per hari. Semakin gelap warna cokelat yang Anda makan, maka semakin besar juga kandungan kafeinnya.

     

    Anda disarankan untuk mengonsumsi satu ons cokelat per hari, dengan kandungan sekitar 150 kalori. Selain itu, kombinasikan dengan buah-buahan dan kacang-kacangan untuk mendapatkan kandungan lemak baik dan antioksidan. 

     

    Namun jika ibu hamil mengidap diabetes gestasional atau tergolong dalam kehamilan berisikon, makakonsultasikan dengan dokter dan ahli gizi Anda untuk merancang pola makan terbaik dengan cokelat. 

    ibu hamil
    info kehamilan
    trimester pertama
    trimester kedua
    trimester ketiga
    kesehatan ibu hamil

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon