MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Apa Itu Kehamilan Gemeli? Kenali Serba Serbinya Yuk!

    author icon

    Dinda Ayu Saraswati

    calendar icon

    18 Nov 2021

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    Apa Itu Kehamilan Gemeli? Kenali Serba Serbinya Yuk!

    Kehamilan gemeli atau kembar terbagi menjadi 2 jenis, yaitu kembar identik dan nonidentik. Kembar identik terjadi ketika 1 sel telur dibuahi oleh 1 sel sperma, kemudian sel telur yang sudah dibuahi tersebut membelah dan membentuk 2 embrio atau bakal janin.

    Gemeli sendiri adalah istilah medis dari kehamilan kembar atau lebih dari satu janin. Jumlah janin yang dikandung bisa dua, tiga, bahkan empat janin sekaligus atau lebih. Agar Moms lebih nyaman dan aman dalam menjalani kehamilan kembar, yuk, ketahui fakta penting seputar kehamilan gemeli berikut ini.

    Sementara itu, kembar nonidentik terjadi ketika 2 sel telur dibuahi oleh 2 sel sperma dalam waktu yang bersamaan, sehingga menghasilkan 2 embrio.

    Berbagai Fakta Seputar Kehamilan Gemeli

    kehamilan gemeliJika Moms dan Dads sedang mengharapkan atau menantikan kehadiran anak kembar, ada baiknya bila Moms mengetahui beragam fakta seputar kehamilan gemeli berikut ini:

    1. Kebutuhan kalori lebih banyak

    Jika mengandung lebih dari satu janin, ibu hamil membutuhkan asupan kalori yang lebih besar, yaitu sekitar 2.700 kalori per hari. Selain itu, ibu hamil kembar juga butuh asupan nutrisi seperti protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin, termasuk asam folat, yang lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan janin.

    2. Lebih sering terjadi pada wanita usia di atas 30 tahun

    Wanita berusia lebih dari 35–40 tahun berpeluang lebih tinggi untuk melepaskan 2 sel telur atau lebih pada masa ovulasi. Oleh karena itu, peluang untuk hamil kembar lebih besar dibandingkan wanita dengan usia yang lebih muda.


    Baca Juga:
    21 Inspirasi Nama Bayi Kembar Laki-laki dan Perempuan Beserta Artinya


    bannerbanner

    3. Persalinan sering terjadi lebih awal

    Proses persalinan pada kehamilan gemeli biasanya terjadi saat usia kandungan memasuki usia 36 atau 37 minggu, bahkan bisa juga lebih awal dari itu.

    Kondisi tersebut tentu dapat memengaruhi kondisi bayi kembar. Dengan demikian, Moms disarankan untuk lebih rutin memeriksakan kondisi kandungan apabila sedang menjalani kehamilan gemeli.

    4. Risiko komplikasi kehamilan lebih tinggi

    Dibandingkan ibu yang hamil 1 janin, ibu yang hamil kembar memiliki risiko lebih besar mengalami komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional, anemia, hipertensi, dan preeklamsia.

    Tak hanya menimbulkan dampak pada ibu hamil, kehamilan gemeli juga bisa berdampak pada janin. Bayi yang terlahir kembar diketahui lebih berisiko terlahir dengan berat badan rendah.

    5. Gejala morning sickness terasa lebih parah

    Morning sickness yang kerap dialami ibu hamil disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan. Janin kembar di dalam kandungan bisa membuat gejala tersebut lebih parah daripada kehamilan tunggal, karena kadar hormon kehamilan yang lebih tinggi.


    Baca Juga:
    7 Gejala dan Tanda-Tanda Hamil Kembar, Apakah Moms Sedang Mengalami?


    6. Mengalami kenaikan berat badan lebih banyak

    Pertumbuhan berat badan ibu hamil pada kehamilan gemeli umumnya lebih besar, sebab ada lebih dari satu janin. Selain itu, plasenta dan cairan ketuban pun juga lebih banyak.

    Rata-rata pertambahan berat badan pada kehamilan tunggal adalah 11 kg, sedangkan ibu yang hamil kembar bisa mengalami peningkatan berat badan hingga 15–16 kg.

    7. Risiko terjadinya twin-to-twin transfusion syndrome

    Komplikasi lain yang bisa terjadi pada kehamilan gemeli adalah twin-to-twin transfusion syndrome (TTS). Kondisi ini ini terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan aliran darah dari plasenta menuju janin, sehingga salah satu janin menerima lebih banyak darah dan nutrisi daripada janin lainnya.

    Kehamilan gemeli atau kembar memang lebih berisiko dibandingkan kehamilan normal dengan 1 janin. Namun, bukan berarti Moms tidak dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan aman.

    Hal yang perlu selalu Moms ingat saat hamil kembar adalah periksakan kondisi kehamilan secara rutin ke dokter. Dengan demikian, dokter bisa selalu memantau kondisi janin dan mendeteksi sejak dini jika ada masalah dalam kehamilan, sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

    trimester pertama
    trimester kedua
    trimester ketiga
    kehamilan kembar
    hamil kembar

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon