MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    Ada Benjolan pada Payudara Saat Menyusui, Apa Saja Gejala Penyertanya?

    author icon

    Ika

    calendar icon

    09 May 2021

    category icon

    Tips Menyusui

    category icon

    Tips Menyusui

    Ada Benjolan pada Payudara Saat Menyusui, Apa Saja Gejala Penyertanya?

    Saat sedang melakukan “sadari” atau periksa dada sendiri, Moms mendapati ada benjolan di salah satu atau kedua payudara, padahal Moms tengah menyusui. Mungkin Moms khawatir apakah benjolan karena saluran air susu yang tersumbat ataukah gejala penyakit lain. Terkadang, benjolan akan hilang dengan sendirinya, atau, cukup perawatan di rumah. Namun, bagaimana jika benjolan adalah gejala dari penyakit yang serius? 

    Penyebab dan Gejala yang Menyertai

    Ada banyak kemungkinan penyebab benjolan di payudara saat menyusui. Simak ulasannya beserta gejalanya yang patut diwaspadai, seperti berikut ini.

    1. Saluran ASI Tersumbat

    Benjolan pada payudara karena saluran air susu yang tersumbat merupakan masalah paling umum saat menyusui. Gejalanya, antara lain, terdapat benjolan lembut seukuran kacang polong hingga sebesar buah persik, ada lepuh berwarna putih dan kecil di puting, dan payudara menjadi sensitif. Ada beberapa faktor penyebabnya, yakni:

    • Bayi tidak menyusu dengan baik
    • Payudara terlalu lama tidak dikosongkan
    • Pakaian Moms terlalu ketat di sekitar payudara

    Karena benjolan ini menyebabkan Moms merasakan sakit atau nyeri. Si kecil pun menjadi rewel karena frustasi dengan berkurangnya aliran ASI dari payudara yang salurannya tersumbat.

    2. Payudara Mengalami Pembengkakan

    Pembengkakan terjadi saat payudara belum dikosongkan, misalnya karena bayi belum cukup sering menyusu sementara suplai ASI banyak. Jika payudara Moms membengkak, akan terlihat dan terasa benjolan di sekitar ketiak. Gejala lain dari payudara membengkak seperti:

    • Payudara terasa keras, kencang, dan nyeri
    • Puting datar dan kencang
    • Mengalami demam ringan

    Jika tidak diobati, pembengkakan dapat menyebabkan saluran ASI tersumbat atau mastitis.

    3. Mastitis

    Mastitis adalah peradangan atau pembengkakan jaringan payudara. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi, saluran susu yang tersumbat, atau alergi. Adapun gejala dari mastitis, ialah:

    • Payudara membengkak
    • Area sekitar payudara kemerahan
    • Rasa nyeri pada payudara 
    • Muncul sensasi terbakar saat menyusui
    • Tubuh menggigil, sakit kepala, atau gejala seperti flu
    • Demam 38 derajat atau lebih

    Sebuah penelitian pada tahun 2008 di Amerika Serikat mengungkapkan, mastitis umum terjadi pada sekitar 10 persen ibu menyusui. Meskipun umum, jika tidak segera ditangani akan berbahaya bagi ibu. 

    4. Abses

    Abses adalah benjolan payudara yang terlihat membengkak dan terasa nyeri. Abses merupakan kelanjutan dari mastitis yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Jika Moms mengalami abses, Moms akan merasakan benjolan yang berisi, menjadi merah, dan panas saat disentuh. Gejala lainnya muncul demam dan seperti flu. Abses membutuhkan pertolongan medis seperti pembedahan.


    Baca juga:
    Jaga Dosis Ibuprofen Selama Menyusui


    bannerbanner

    5. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

    Kelenjar getah bening yang membengkak, benjolannya terasa lunak, membesar, dan mungkin terasa di bawah salah satu atau kedua lengan. Benjolan juga bisa meluas sampai ke ketiak. Penyebabnya bisa karena infeksi atau mastitis yang akut.

    6. Galactocele

    Galactocele merupakan kista berisi jaringan jinak yang berkembang di payudara. Kista jenis ini mungkin terasa halus, dan lembut saat disentuh. Benjolan ini tidak menyakitkan tetapi membuat tidak nyaman. Dokter akan mengambil sampel jaringan untuk memastikan apakah kista tersebut jinak atau tidak. Jika memang Galactocele biasanya hilang dengan sendirinya saat Moms berhenti menyusui Si Kecil. 

    7. Kanker Payudara

    Mengalami kanker payudara saat menyusui sangat jarang terjadi. Namun, konsultasikan dengan dokter jika Moms memiliki satu atau beberapa gejala berikut ini:

    • Keluar cairan selain ASI dari puting
    • Payudara terasa nyeri dan rasanya menetap 
    • Puting dan kulit sekitar payudara berwarna kemerahan atau bersisik
    • Terjadi iritasi kulit di area payudara
    • Puting mengalami retraksi atau berputar ke dalam
    • Terlihat bengkak bahkan saat tidak ada benjolan

    Cara Mengobati Benjolan

    Jika benjolan pada payudara disebabkan saluran susu yang tersumbat, Moms dapat terus menyusui dengan payudara yang tersumbat itu. Isapan dari mulut Si Kecil akan membantu payudara kosong secara perlahan. Tetapi jika terlalu menyakitkan, coba menyusui dengan payudara yang aman dari sumbatan. Untuk mengatasi payudara yang tersumbat, berikut ini beberapa cara pengobatannya.

    • Jika isapan Si Kecil kurang membantu mengosongkan payudara, cobalah mengeluarkan ASI dengan pompa atau tangan Moms, untuk mencegah penyumbatan terjadi lebih serius.
    • Ambil handuk hangat dan handuk dingin, kompreskan pada payudara yang tersumbat secara bergantian.
    • Mandi air hangat atau mandi air panas beberapa kali sehari.
    • Pijat payudara dengan lembut sebelum dan di antara waktu menyusui. 
    • Kompres payudara yang tersumbat dengan es 
    • Kenakan pakaian longgar dan nyaman agar tidak membuat payudara atau puting iritasi.

    Apabila Moms telah mencoba berbagai cara namun benjolan tak juga mereda, maka pergi segera ke dokter. Selain itu, temui dokter jika area di sekitar benjolan berwarna merah dan ukurannya bertambah, mengalami demam tinggi, atau Moms mengalami kesakitan yang luar biasa dan sangat tidak nyaman.

    Jangan lupa gunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump sebagai alat untuk menapung ASI ketika Moms sedang berusaha mengosongkan payudara. Berbahan silicone lembut sehingga tidak akan melukai payudara. Dapatkan di www.mooimom.id yah!

    benjolan saat menyusui

    ibu menyusui
    asi eksklusif
    pejuang asi
    kesehatan ibu menyusui

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon