MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    6 Fungsi Air Ketuban yang Wajib Moms Ketahui

    author icon

    anisyukur

    calendar icon

    27 Jun 2021

    category icon

    Trimester Pertama

    category icon

    Trimester Pertama

    6 Fungsi Air Ketuban yang Wajib Moms Ketahui

    Air ketuban berada di dalam kantung ketuban yang merupakan rumah bagi bayi di dalam rahim. Di dalam kantung ketuban itulah bayi mulai tumbuh kembang membentuk postur tubuh yang sempurna serta melindungi bayi dari benturan. Dilansir dari American Pregnancy pada minggu ke 10 air ketuban sejumlah 30 ml kemudian terus bertambah sampai masa kehamilan 34-36 minggu sebanyak 1 liter.

    Air ketuban mengandung hormon, sel kekebalan tubuh, nutrisi, dan urine bayi. Lalu apa saja sih fungsi air ketuban? Yuk simak penjelasan di bawah ini!

    Fungsi Air Ketuban

    Selain plasenta atau ari-ari, air ketuban merupakan bagian dari janin yang memegang peranan sangat penting. Untuk itulah sangat berbahaya jika ibu hamil mengalami pecah air ketuban dini atau sebelum minggu ke 37. Ada beberapa fungsi air ketuban yang wajib Moms ketahui yaitu:

    1. Menjaga suhu yang sesuai untuk bayi
      Air ketuban mempertahankan suhu yang lebih sedikit tinggi dari suhu sang ibu yaitu sekitar 99,7 F sehingga membuat bayi merasa nyaman.
       
    2. Melindungi bayi dari infeksi
      Air ketuban mencegah perkembangan bakteri tertentu yang bisa saja menginfeksi sang bayi.
       
    3. Ruang gerak untuk bayi
      Dengan air ketuban, bayi bisa berenang di dalamnya untuk mendapatkan nutrisi yang cukup dan oksigen.
       
    4. Membantu perkembangan otot bayi
      Pergerakan bayi di dalam kandungan membantu memperkuat perkembangan otot serta tulang bayi.
       
    5. Melindungi bayi dari benturan
      Apabila terjadi benturan, air ketuban akan melindungi bayi dari guncangan dan benturan dengan perut sang ibu.
       
    6. Membantu pertumbuhan sistem pencernaan sang bayi
      Pertumbuhan sistem pencernaan ditentukan saat bayi menelan air ketuban.

    Baca juga: Ciri-Ciri Ketuban Pecah, Perhatikan Tekstur dan Warna Rembesan Cairan

    Air Ketuban Pecah

    Saat hamil ada beberapa cairan yang akan keluar dari vagina termasuk urine, air ketuban, pendarahan, dan keputihan. Air ketuban biasanya berwarna bening dan kekuningan hampir mirip dengan urine yang membedakan adalah dari aromanya. Trimester ketiga adalah masa yang rentan terjadi kebocoran air ketuban, maka Moms harus menjaga air ketuban agar tetap aman. Air ketuban yang pecah menandakan akan datangnya masa persalinan yang terjadi setelah masa kehamilan 37 minggu. Lalu bagaimana jika air ketuban pecah sebelum masa kehamilan 37 minggu? Air ketuban yang pecah sebelum masa kehamilan tersebut disebut juga dengan PPROM (pretern premature rupture of membranes) dapat menyebabkan bayi terlahir prematur. Mengingat fungsi air ketuban, apabila terjadi kebocoran sebelum masa kehamilan 37 minggu maka harus segera mendapatkan penangan oleh dokter.

    Untuk mengetahui apakah terjadi kebocoran air ketuban biasanya dokter akan melakukan beberapa test yaitu:

    • Tes keasaman
      Air ketuban memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi daripada cairan vagina lainnya.
       
    • Menggunakan mikroskop
      Air ketuban yang telah mengering akan membentuk pola seperti daun pakis dan untuk melihat pola tersebut dibutuhkan mikroskop.
       
    • Tes pewarna
      Tes ini dilakukan dengan menyuntikkan pewarna biru ke dalam kantung ketuban dan meminta Moms menggunakan pembalut . Jika pewarna muncul di dalam pembalut maka benar yang keluar adalah air ketuban.
       
    • Menggunakan spekulum
      Dokter akan memasukkan spekulum ke dalam vagina, setelah dimasukkan cairan akan keluar dari leher rahim dan menggenang di dalam spekulum.

    Baca juga: Ciri-ciri Air Ketuban Rembes yang Kerap Tidak Disadari

    Masa kehamilan adalah masa yang memerlukan ekstra perhatian mulai dari asupan nutrisi hingga menjaga kondisi janin dalam kandungan. Selain itu dengan kondisi perut yang semakin besar, Moms akan sering merasakan nyeri punggung dan pinggang. Untuk mengatasi hal tersebut Moms bisa gunakan korset hamil dari Mooimom yang akan membuat Moms merasa nyaman dan mampu menyesuaikan bentuk perut.

     

    ibu hamil
    tips kehamilan
    kesehatan ibu hamil

    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait



    free consultation iconfree consultation icon