MOOIMOM Mamapedia logo
menu icon
close icon
back to MOOIMOM icon

Shop at MOOIMOM

MOOIMOM Mamapedia logo
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )
Tentang
Tentang Mooimom
Lokasi Toko
MOOIMOM Wholesale
MOOIMOM Affiliate Program
Bantuan
Hubungi Kami
Pengiriman
Penukaran Produk
Garansi Produk
Kebijakan Privasi
Informasi Cicilan
MOOIMOM Rewards
Refer a Friend
Installlment (0%)
Logo HSBCLogo DanamonLogo Standard CharteredLogo Permata
Payment Method
Logo MandiriLogo BCALogo ShopeePayLogo AtomeLogo MasterCardLogo ATM BersamaLogo GoPay
Service
E-mail: cs@mooimom.id
Layanan Pelanggan: (021) 24520868
Jam Operasional:
08:00 - 16:00 ( Senin - Jum'at )
08:00 - 13:00 ( Sabtu )
Minggu ( OFF )

Follow us
instagram iconfacebook iconline iconyoutube icon
@ Copyright MOOIMOM PTE. LTD - All Rights Reserved

    4 Permainan untuk Stimulasi Motorik Anak, Latih Jarinya dengan Camilan

    author icon

    Dinda Ayu Saraswati

    calendar icon

    17 Jun 2020

    category icon

    category icon

    4 Permainan untuk Stimulasi Motorik Anak, Latih Jarinya dengan Camilan

    Tahun pertama kehidupan anak akan ditandai dengan perkembangan kemampuan motoriknya. Pada usia empat bulan, si Kecil sudah memiliki kontrol otot yang memadai untuk memutar kepalanya dan mengikuti gerakan sebuah objek.

    Memasuki bulan keenam, sisten syaraf dan kontrol ototnya semakin berkembang dan selaras. Kemampuan geraknya pun berubah, dari yang cepat dan spontan menjadi lebih halus dan terkontrol. 

    Seiring bertambahnya usia, mereka juga akan mengalami peningkatan kemampuan keterampilan motorik kasar dan halus. Kemampuan motorik kasar ini memungkinkan anak bisa duduk, berdiri, berjalan, berlari, menjaga keseimbangan, atau mengubah posisinya.

    Sementara keterampilan motorik halus melibatkan koordinasi gerakan otot-otot kecil, meliputi tangan, jari-jari dan pergelangan tangan. Misalnya menggerakan tangan untuk makan, menggambar, bermain, mengambil mainan atau barang-barang berukuran kecil, menggenggam dan memberikan benda, memasukkan benda ke dalam wadah dan sebagainya.

    Artikel terkait: 5 Kegiatan Sederhana untuk Merangsang Motorik Bayi, Coba Yuk!

    Cotoh Permainan untuk Stimulus Motorik

    Berikut ini beberapa contoh permainan yang bisa dilakukan untuk stimulasi motorik anak:

    1. Bermain Telungkup

    Tentunya dilakukan di bawah pengawasan ibu, posisikan si kecil tertelungkup untuk memperkuat otot leher dan punggungnya. Pancing perhatiannya dengan memegang mainan berwarna-warni serta bunyi yang menarik perhatiannya. Lakukan posisi ini selama 1-2 menit.

    2. Bermain Bola

    Gulirkan bola besar pada si Kecil dan amati keterampilannya. Awalnya mungkin ia hanya seperti ‘menepuk' bola itu. Selanjutnya, ia akan berusaha untuk mendorong balik bola itu.

    3. Bermain Memberi dan Menerima

    Letakkan sesuatu yang dapat digenggam si Kecil, lalu coba tarik atau ambil benda dengan lembut. Aktivitas ini membantu membentuk otot ketika si Kecil berusaha menolak memberikannya.

    4. Latih Jari dengan Makanan Camilan 

    Makanan ringan atau camilan sangat baik untuk melatih kemampuan motorik. Hal ini membuat setiap pengalaman makan menjadi waktu belajar yang menyenangkan baginya. Ajaklah si Kecil untuk mengambil dan menggigit makanan camilan. Sebab itu, penting memilih camilan yang tepat, sehingga si Kecil dapat terbiasa melatih kemampuan motorik dan oromotornya.

    Artikel terkait: Moms, 5 Camilan Ini Tepat Diberikan pada Bayi

    Memilih Finger Food untuk Si Kecil

    Melengkapi kebutuhan nutrisi bayi pada momen makan pertama, Gerber menghadirkan Gerber Graduate Puffs, camilan sehat berbahan organik yang dirancang juga untuk menstimulasi sensor motorik anak. Berbentuk bintang yang mungil, Gerber Graduate Puffs menyesuaikan dengan ukuran tangan si kecil sehingga sang buah hati pun leluasa untuk mencubit dan mengambil benda kecil di sekitarnya.

    "Pemberian makanan kecil yang sesuai dengan tangan si kecil atau dikenal dengan finger food adalah cara yang dianjurkan untuk mendukung koordinasi antara mata dan tangan, mengembangkan kemampuan menjepit dan mencengkeram, serta keterampilan mengunyah. Pemberian finger food merupakan stimulasi yang tepat untuk merangsang pertumbuhan dan mengaktifkan panca indra dan kemampuan motorik halus anak," tambah dr. Muliaman Mansyur.


    Bagikan Artikel


    TRENDING PRODUK

    Artikel Terkait

    free consultation iconfree consultation icon