Mamapedia Logo
Aurel Hermansyah Positif Hamil, Bagaimana Kemungkinan Pengidap Kista Rahim untuk Hamil?

Aurel Hermansyah Positif Hamil, Bagaimana Kemungkinan Pengidap Kista Rahim untuk Hamil?

author iconSalsa
date icon12 05 2021
category iconKehamilan & Menyusui, Masa Kehamilan,

Kabar bahagia kembali menyapa keluarga selebriti yang kali ini datang dari pasangan baru, yakni Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar. Pasalnya, tepat sebulan pernikahan, Aurel positif mengandung buah hati pertama mereka. Kebahagiaan bukan hanya dirasakan oleh Aurel dan Atta yang sebentar lagi akan menyandang status Ibu dan Ayah, namun keluarga besar juga turut bersuka cita.

Banyak wejangan yang didapat dari orang tua pasangan baru ini setelah mendengar kabar kehamilan Aurel, seperti menjadi Ibu hamil yang kuat hingga berusaha mendengar hal-hal yang baik karena apapun yang dipikirkan akan berpengaruh kepada janin. Namun, kilas balik dari perjalanannya, Aurel, artis cantik ini pernah mengalami kista rahim sejak usianya 16 tahun. 

Baca Juga: Aurel Hermansyah Pernah Mengidap Kista Rahim, Kenali Penyebab dan Peluang untuk Hamil 

Walaupun setelah melakukan konsultasi dan mengecek kondisi rahim pasca menikah dan dikejutkan dengan tidak adanya lagi kista dalam rahim Aurel, lalu, bagaimana kemungkinan pengidap kista rahim untuk hamil?

Kista Rahim: Kenali dan Kemungkinan Pengidap untuk Hamil

Ovarium adalah bagian dari sistem reproduksi wanita. Ovarium ini terletak di perut bagian bawah di kedua sisi rahim. Wanita memiliki dua ovarium yang menghasilkan sel telur serta hormon estrogen dan progesteron. Menurut Healthline.com, kantung berisi cairan yang disebut kista akan berkembang di salah satu ovarium. Banyak wanita akan mengembangkan setidaknya satu kista selama hidup mereka. Dalam kebanyakan kasus, kista tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak menimbulkan gejala.

Terdapat beberapa jenis kista rahim atau yang seringkali disebut kista ovarium, seperti kista dermoid dan kista endometrioma. Namun, kista fungsional adalah jenis yang paling umum. Dua jenis kista fungsional yaitu kista folikel dan korpus luteum. Berikut penjelasannya:

  1. Kista folikel

Selama siklus menstruasi wanita, sel telur tumbuh di dalam kantung yang disebut folikel. Kantung ini terletak di dalam ovarium. Dalam kebanyakan kasus, folikel atau kantung ini pecah dan melepaskan sel telur. Tetapi jika folikel tidak pecah, cairan di dalam folikel dapat membentuk kista di ovarium.

  1. Kista korpus luteum

Kantung folikel biasanya larut setelah melepaskan telur. Tetapi jika kantung tidak larut dan folikel terbuka, cairan tambahan dapat berkembang di dalam kantung, dan akumulasi cairan ini menyebabkan kista korpus luteum.

Jenis kista ovarium lainnya meliputi:

  • Kista dermoid: pertumbuhan seperti kantung di ovarium yang dapat berisi rambut, lemak, dan jaringan lainnya
  • Cystadenomas: pertumbuhan non-kanker yang dapat berkembang di permukaan luar ovarium
  • Endometrioma: jaringan yang biasanya tumbuh di dalam rahim dapat berkembang di luar rahim dan menempel pada ovarium sehingga menghasilkan kista.

Lebih lanjut, beberapa wanita mengalami kondisi yang disebut sindrom ovarium polikistik. Kondisi ini berarti ovarium mengandung banyak kista kecil. Ini bisa menyebabkan ovarium membesar. Jika tidak ditangani, ovarium polikistik dapat menyebabkan kemandulan.

Baca Juga: Hanum Mega Hamil dan Idap Kista Endometriosis? Ini Hal yang Perlu Moms Tahu!

Untuk kasus yang dialami Aurel Hermansyah yakni terdapat kista yang sudah menghilang, ternyata dapat dijelaskan secara medis. Dalam artikel Ovarian Cysts yang dihimpun oleh Healthline.com, kebanyakan kista ovarium bersifat jinak dan secara alami hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Kista ini menyebabkan sedikit gejala. Tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, dokter mungkin mendeteksi massa ovarium kistik kanker selama pemeriksaan rutin.

Torsi ovarium adalah komplikasi kista ovarium yang jarang terjadi. Ini terjadi ketika kista besar menyebabkan ovarium berputar atau bergerak dari posisi semula. Jika suplai darah ke ovarium terputus, dan jika tidak ditangani, dapat menyebabkan kerusakan atau kematian pada jaringan ovarium. Meskipun jarang terjadi, torsi ovarium menyebabkan hampir 3% dari operasi ginekologi darurat.

Walaupun jarang terjadi, kista yang pecah dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat dan pendarahan internal. Komplikasi ini meningkatkan risiko infeksi dan dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani. Lalu, untuk wanita pramenopause dengan kista ovarium, kista dapat hilang dalam beberapa bulan. Namun, kista ovarium berulang dapat terjadi pada wanita pramenopause dan wanita dengan ketidakseimbangan hormon.

Selanjutnya, beberapa dokter juga biasanya merekomendasikan operasi untuk mengangkat dan memeriksa kista atau pertumbuhan yang berkembang di ovarium setelah menopause. Ini karena risiko kista kanker atau kanker ovarium meningkat setelah menopause. Beberapa dokter akan mengangkat kista jika diameternya lebih dari 5 sentimeter.

Moms, kista ovarium seringkali dikaitkan dengan penurunan kesuburan sementara yang lainnya seperti endometrioma dan kista dari sindrom ovarium polikistik dapat menurunkan kemampuan wanita untuk hamil. Namun, kista fungsional, kista dermoid, dan kistadenoma tidak berhubungan dengan kesulitan untuk hamil kecuali jika ukurannya besar.

Alana Biggers, MD, MPH menyarankan, jika dokternya Moms menemukan kista ovarium, perawatan yang dijalani mungkin tergantung pada jenis atau ukuran kista. Kebanyakan kista bersifat jinak dan tidak memerlukan intervensi bedah. Namun, Moms mungkin memerlukan pembedahan jika kista yang menuju pada pembentukan kanker atau jika kista pecah atau bengkok (dikenal sebagai torsi), atau ukurannya terlalu besar.

PRENAVITA Milk Vanilla merupakan nutrisi sehari-hari untuk Ibu & calon bayi. Produk ini dirancang untuk kehamilan Moms yang sehat. Pemasalahan dalam kehamilan seperti si Kecil kurang asupan gizi, bahaya keguguran hingga perkembangan bayi yang terhambat dapat dicegah dan diminimalisir. 

PRENAVITA Milk Vanilla mengandung banyak nutrisi vitamin dan manfaat karena mengandung folic acid, vitamin D3 dan milk calcium, O’Young Broccoli dan juga lecithin. Yuk Moms, dapatkan PRENAVITA di www.moooimom.id untuk kehamilan yang sehat dan selalu tampil prima!

 

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE