Mamapedia Logo
Ini 5 Mitos tentang Selulit, Moms Masih Percaya?

Ini 5 Mitos tentang Selulit, Moms Masih Percaya?

author iconDinda Ayu Saraswati
date icon24 07 2020
category iconGaya Hidup, Kecantikan, Gizi & Kesehatan,

Selulit mungkin tidak terlihat seperti masalah kesehatan kronis. Tetapi dilansir dari Elite Daily, selulit sangat mengganggu penampilan dan menunrunkan kepercayaan diri.

Selulit itu sendiri adalah sel yang meradang atau terinfeksi, biasanya muncul di daerah panggul. Menurut Profesor Rossella Ghigi, yang menerbitkan tesisnya tentang selulit pada Desember 2004, selulit berhubungan dengan lemak dan berkaitan dengan diagnosis medis.

Di sisi lain, bertentangan dengan kepercayaan umum, selulit tidak selalu merupakan hal yang buruk. Dendy Engelman, MD, seorang ahli bedah kulit bersertifikat di Manhattan Dermatology and Cosmetic Surgery, mengatakan selulit sebenarnya lebih umum daripada yang dipikirkan banyak orang.

Dendy mengatakan sebanyak 93 persen wanita memiliki selulit. Bahkan orang yang sangat kurus pun bisa memiliki selulit dan dianggap normal dari sudut pandang medis.

5 Mitos Selulit yang Masih Banyak Dipercaya

Karena itu, dilansir dari The Healthy, kita perlu mengetahui beberapa mitos tentang selulit yang banyak dipercaya oleh orang umum.

1. Hanya Orang yang Kelebihan Berat Badan yang Mengembangkan Selulit

Ellen Marmur, MD, dokter kulit di Marmur Medical dan seorang profesor klinis dermatologi di Mount Sinai Medical Center di New York City, mengatakan selulit tidak hanya dimiliki oleh orang dengan kelebihan berat badan. Orang kurus seperti model pun bisa memiliki selulit.

Penyebab selulit masih belum diketahui. Tetapi, gen dan hormon mungkin turut berperan. Selulit terjadi ketika sel-sel lemak mendorong kulit ke atas jaringan ikat berserat yang mengikat kulit ke otot.

Baca Juga: Moms, Kapan Waktu Terbaik Menggunakan Stretch Mark Cream?

2. Selulit Tidak Bisa Dihilangkan

Deanne Mraz Robinson, MD, FAAD, salah seorang pendiri Modern Dermatology of Connecticut, mengatakan ada banyak sekali ramuan yang menjanjikan untuk menghilangkan selulit. Tapi faktanya, tidak ada yang berhasil mengatasinya

Karena, semua jenis perawatan itu tidak mengatasi penyebab struktural yang mengakibatkan selulit. Deanne pun menyarankan solusi perawatan Cellfina untuk mengatasi selulit. Perawatan ini bisa memberikan hasil dalam tiga hari untuk menghilangkan selulit dan bisa berlangsung sampai tiga tahun.

Nah, sebelum Moms melakukan tindakan penyembuhan, lebih baik Moms lakukan tindakan pencegahan dengan menggunakan Belly Cream MOOIMOM.

Terlebih saat Moms hamil yang sangat rentan mengalami munculnya stretch marks sangat membutuhkan Belly Cream MOOIMOM ini untuk mencegah timbulnya stretch marks pasca melahirkan.

Belly Cream MOOIMOM berbahan aman untuk digunakan ibu hamil karena bebas paraben dan cepat menyerap. Dapatkan Belly Cream MOOIMOM hanya di www.mooimom.id.

3. Hanya Orang Tua yang Mendapat Selulit

Dr. Robinson mengatakan selulit terlihat pada wanita sejak usia remaja. Bahkan, selulit bisa dilihat dalam rahim wanita.

"Orang tua memang lebih rentan mengalami selulit, karena kulit menjadi kendur seiring bertambahnya usia dan saat kulit kendur itu membuat selulit menjadi lebih jelas," kata Robinson.

4. Hanya Perempuan yang Memiliki Selulit

Wanita jauh lebih mungkin mempunyai selulit daripada pria. Tapi, bukan berarti pria tidak akan memiliki selulit. Dr. Jason Emer, MD, seorang ahli bedah kulit di Beverly Hills, California, mengatakan hormon seks wanita yang disebut estrogen berhubungan dengan kecenderungan wanita memiliki selulit.

Karena, estrogen merangsang penyimpanan lemak subkutan. Sedangkan, pria memiliki lapisan lemak subkutan yang jauh lebih tipis. Sehingga pria tidak memiliki kecenderungan memiliki selulit.

"Jika pria mengembangkan selulit, biasanya selulit disebabkan oleh penurunan berat badan yang lebih besar," kata Dr. Emer.

5. Selulit Selalu Ada Penyebabnya

David Shafer, MD, ahli bedah plastik New York City, mengatakan selulit dapat disebabkan oleh genetika, penggunaan hormon, kondisi medis, penambahan dan penurunan berat badan. Beberapa orang juga memiliki selulit tanpa sebab yang diketahui.

Dr. Emer pun mengatakan liposuction yang buruk atau tidak tepat juga dapat menyebabkan selulit.

Nah, itu dia Moms 5 mitos selulit yang sering dipercaya oleh banyak orang. Jadi mulai sekarang, cari tahu dahulu ya sebelum telanjur mempercayainya.

Share IconBagikan Artikel

Facebook ShareTwitter Share
YOU MAY ALSO LIKE